Harga Beras di Pasar Kendal Naik Rp2000 Per Kilo

Salah satu pedy beras di pasar Kendal. Foto: Wahyudi/Lingkar.co

Lingkar.co – Harga beras di pasar tradisional Kendal sudah satu bulan ini merangkak naik. Bahkan setiap hari harga beras mengalami kenaikan sekalipun sedikit. Kenaikan semua jenis beras rata-rata Rp2000 per kilogram.

Salah satu pedagang beras Pasar Kendal, Sodik mengatakan, selama satu bulan ini, harga beras untuk semua jenis secara perlahan terus mengalami kenaikan.

“Kenaikan beras sudah berjalan satu bulan, namun saat ini kenaikanya tiap kali pengiriman beras naik. Katakanlah tiap minggu naik,” ungkap Sodik kepada awak media Lingkar, Kamis (7/9/2023).

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Kenaikan harga beras mengakibatkan omset pedagang beras mengalami penurunan hingga 25%. Biasanya, dalam satu hari bisa terjual hingga 500 Kg, namun ia hanya mampu menjual sekitar 350 Kg dalam sehari.

“Akibatnya penjualan kami menurun. Mungkin warga membeli sedikit dan uangnya untuk kebutuhan lain,” sambungnya.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Penyebab kenaikan beras karena harga gabah sudah tinggi sehingga membuat harga beras ikut naik.

Png-20230831-120408-0000

Sebagai informasi, untuk harga beras medium saat ini Rp13.500 dari semula Rp11.500, sedangkan beras jenis premium yang sebelumnya Rp13.500 menjadi Rp14.500 per kilogram.

Selanjutnya, harga beras jjenis mentik yang semula Rp15.000, saat ini naik jadi Rp16.000. Dengan demikian, kalau 25 Kg dalam satu sak sebelumnya seharga Rp290.000 sekarang menjadi Rp 310 ribu per sak .

Keluhan senada juga diungkapkan pembeli beras. Kokom salah satunya. Perempuan paruh baya ini mengaku terpaksa harus mengurangi belanja beras karena ia lebih memilih menggunakan uang untuk kebutuhan lain.

“Karena harga beras naik maka untuk pembelianya dikurangi. Biasanya 15 Kg, namun karena naik belinya 10 Kg. Uangnya untuk beli kebutuhan lain,” ungkapnya.

Kokom berharap, pemerintah segera mengambil kebijakan terkait dengan harga beras agar kondisi tersebut tidak berlangsung lama.

“Harapanya, pemerintah bisa menstabilkan harga besar, sehingga masyarakat kecil bisa menikmati beras yang berkwaklitas,” ucapnya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *