Gencar Kampanye Daring “Hentikan Olimpiade Tokyo” Juli Mendatang

MENJELANG: Olimpiade Tokyo pada 23 Juli mendatang masih tetap berlangsung steelah Pemerintahkan mengeluarkan keputusan Jepang Darurat Covid-19. (ANTARA/LINGKAR.CO)
MENJELANG: Olimpiade Tokyo pada 23 Juli mendatang masih tetap berlangsung steelah Pemerintahkan mengeluarkan keputusan Jepang Darurat Covid-19. (ANTARA/LINGKAR.CO)

TOKYO, Lingkar.co – Dalam dua hari sejak peluncuran kampanye daring “Hentikan Olimpiade Tokyo” telah mengumpulkan lebih dari 187.000 tanda tangan.

Mendekati angka 200.000 ini menunjukkan bahwa masyarakat merasa prihatin dengan penyelenggaraan ajang olahraga bergengsi di Jepang tersebut.

Dukungan secara daring untuk pembatalan Olimpiade tersebut muncul di tengah kekhawatiran publik yang meningkat atas penyelenggaraan Olimpiade dalam masa pandemi.

Baca juga:
Twitter Bakal Tutup Akun yang Berafiliasi dengan Medsos Donald Trump

Dengan waktu kurang dari tiga bulan sebelum mulai Olimpiade musim panas yang telah tertunda selama satu tahun karena pandemi virus corona.

Menyisakan pertanyaan tentang bagaimana Tokyo dapat mengadakan ajang global itu sambil menjaga para relawan, atlet, petugas, dan publik Jepang tetap aman dari Covid -19 dalam waktu yang bersamaan.

Menteri Ekonimi Jepang mengatakan, bahwa Pemerintah Jepang sendiri hingga kini masih berusaha untuk memperpanjang masa keadaan darurat di Tokyo dan tiga daerah lainnya hingga akhir Mei.

Png-20230831-120408-0000

Baca juga:
Sebanyak 80.244 Pasien Covid-19 Sembuh dari Wisma Atlet Kemayoran

Menurut survei di Jepang sendiri telah menunjukkan bahwa mayoritas publik menentang pelaksanaan Olimpiade, yang akan berlangsung mulai 23 Juli mendatang.

Seorang penyelenggara petisi daring “Hentikan Olimpiade Tokyo”, Kenji Utsunomiya,mengungkapkan bahwa kini pihaknya tengah melakukan seruan kepada masyarakat agar ikut melakukan gerakan yang sama dengannya.

“Kami sangat menyerukan pencegahan penyebaran virus corona dan perlindungan kehidupan dan mata pencaharian dengan menggunakan sumber daya yang tersedia untuk menghentikan Olimpiade,” tergasnya.

Baca juga:
Dampak Pandemi, Pedagang Batik Pekalongan Kurangi Karyawan hingga Tutup Toko

Kenji menyayangkan kebijakan dari penelenggaran olimpiade yang masih saja nekat akan melanjutkan perlombaan tersebut.

Namun, pihak penyelenggara telah berulang kali mengatakan bahwa Olimpiade akan tetap dilanjutkan, dengan mengungkapkan protokol COVID-19 yang terperinci untuk para atlet dan petugas. (ara/luh)

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *