Berita  

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia dan Singapura

Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan uang senilai Rp10,2 triliun dari Kejaksaan Agung (Kejagung) ke Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026). Foto: Istimewa.

Lingkar.co – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kepuasannya setelah menerima laporan bahwa gaji hakim di Indonesia kini disebut lebih tinggi dibandingkan hakim di Malaysia hingga Singapura.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan uang ke kas negara di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Prabowo mengatakan informasi tersebut diperoleh dari Ketua Mahkamah Agung yang baru menghadiri pertemuan para ketua mahkamah agung negara-negara ASEAN.

“Saya harus cerita begini karena saya ada suatu kepuasan minggu lalu, Ketua Mahkamah Agung ketemu saya. Dan beliau sampaikan ke saya, beliau habis rapat ketua-ketua Mahkamah Agung se-ASEAN. Kemudian Ketua Mahkamah Agung Malaysia sampaikan ke Ketua Mahkamah Agung Indonesia,” kata Prabowo.

“Disampaikan, ‘Yang Mulia, saya salut sama Indonesia’, dia bilang, ‘pertama kali gaji hakim Indonesia di atas gaji hakim Malaysia’. Dan gaji hakim paling junior Indonesia, ceritanya ya, yang paling junior sudah hampir dua kali gaji hakim paling junior Malaysia,” ujarnya.

Prabowo menyebut pemerintah sebenarnya ingin menaikkan gaji hakim hingga 300 persen. Namun, usulan tersebut akhirnya disetujui sebesar 280 persen oleh Kementerian Keuangan.

“Karena pemerintah yang saya pimpin, salah satu langkah kita pertama adalah menaikkan gaji-gaji hakim kita hampir 300 persen. Saya maunya 300 persen, tapi Menteri Keuangan hanya setuju 280 persen,” jelasnya.

Selain Malaysia, Prabowo juga mengaku menerima laporan dari Ketua Mahkamah Agung RI Sunarto terkait apresiasi dari Ketua Mahkamah Agung Singapura.

“Kemudian Ketua Mahkamah Agung Indonesia, Profesor Sunarto ya, laporkan lagi ke saya, ‘Pak, Ketua Mahkamah Agung Singapura juga sampaikan ke saya, selamat Yang Mulia, penghasilan Anda sekarang, penghasilannya Ketua Mahkamah Agung Indonesia sudah di atas penghasilannya Ketua Mahkamah Agung Singapura,” jelasnya.

Prabowo menilai peningkatan kesejahteraan hakim penting dilakukan guna memperkuat integritas lembaga peradilan serta menekan praktik suap.

“Karena itu hakim-hakim kita harus kita hormati, harus dipilih dengan baik dan harus dikasih penghasilan yang cukup supaya hakim-hakim kita tidak bisa disogok. Saya juga sudah instruksikan Menteri Perumahan Rakyat untuk membuat rumah jabatan untuk semua hakim,” tuturnya.

Penulis: Putri Septina