Pemkab Sragen Siapkan Pendidikan Tatap Muka April Mendatang

  • Bagikan
SIAPKAN: Pemerintah Kabupaten Sragen mulai mempersiapkan Pendidikan Tatap Muka (PTM) April mendatang. (MUKHTARUL HAFID/LINGKAR.CO)
SIAPKAN: Pemerintah Kabupaten Sragen mulai mempersiapkan Pendidikan Tatap Muka (PTM) April mendatang. (MUKHTARUL HAFID/LINGKAR.CO)

SRAGEN, Lingkar.co – Pendidikan Tatap Muka (PTM) Kabupaten Sragen siap April mendatang. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati membenarkan hal tersebut. Ia menyampaikan saat ini pihaknya tengah menggencarkan upaya vaksinasi kepada guru dan tenaga pendidik,  sebagai upaya mempersiapkan PTM mendatang.  

Sejalan dengan hal tersebut, pemkab Sragen juga telah melaksanakan proses vaksinasi pada Senin (15/3). Pada tahap awal ini, vaksinasi menyasar guru dan tenaga pendidik yang berusia lebih dari 50 tahun terlebih dahulu.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

”Kami mendahulukan guru dan tenaga pendidik yang sudah berusia lebih dari 50 tahun,  karena kesehatannya yang lebih rentan,” ujar Yuni.

Pihaknya mengungkapkan jumlah guru yang terdata ada sekitar 9.000 orang, yang nantinya akan melakukan vaksinasi secara bertahap karena keterbatasan jumlah vaksin yang ada.

Yuni menambahkan bahwa target pelaksanaan Pendidikan Tatap Muka April mendatang masih belum terlambat bagi siswa yang ingin naik ke jenjang perkuliahan.

”Disdikbud telah memetakan mana saja sekolah yang siap menggelar PTM,” imbuhnya.   

Menurutnya Pemkab Sragen sebenarnya sangat siap melaksanakan PTM namun adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro membuat PTM tertunda.

”Sudah mau menggelar PTM tapi karena ada PPKM ora sido-sido (tidak jadi-jadi),” ungkapnya.

Lantas Yuni menjabarkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga sudah memberi wewenang kepada masing-masing daerah yang ingin melaksanakan PTM selama daerah itu sanggup.

”Kalau kemarin kan memang Kemendikbud tidak mengizinkan PTM,” terang Yuni.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto menyampaikan kondisi Sragen sebagian besar desa sudah zona hijau. Selain itu PPKM Mikro dalam pengawasannya berdasarkan zona per RT, sehingga lebih terpantau.

”Saat ini sekitar 170 desa sudah hijau, siap untuk mengelar sekolah,” pungkasnya. (fid/luh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.