DPRD Pati Nilai Pembelajaran Daring Kurang Efektif

DPRD Pati
Kegiatan pembelajaran tatap muka di salah satu sekolah di Kabupaten Pati, sebelum diterapkannya daring. (Falaasifah/Lingkar.co)

PATI, Lingkar.co – Meskipun mendukung pembelajaran secara daring di masa pendemi, namun Anggota Komisi D DPRD Pati Muntamah berharap sistem pendidikan di Kabupaten Pati bisa berjalan normal kembali. Sehingga antara guru dan murid bisa tatap muka lagi. 

“Saya mendukung kebijakan pemerintah terkait pembelajaran daring ini, tapi harapan kami tidak berlangsung lama,” kata Muntamah kemarin.

Whats-App-Image-2022-11-29-at-13-41-21

Menurutnya pembelajaran daring kurang efektif, tapi meskipun begitu dalam kondisi saat ini dengan angka kasus Covid-19 yang terus melonjak, ia merasa kebijakan tersebut sudah tepat. 

DPRD Pati Dorong Seleksi P3K Berpihak pada Tenaga Honorer

“Ya kalau pembelajaran tatap muka tetap terselenggara, lalu menjadi kluster sekolah malah berbahaya, walaupun pembelajaran tatap muka tentu lebih efektif,” terangnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga meminta masyarakat untuk melakukan tiga hal sebagai pencegahan. Yaitu: vaksinasi, taat prokes, dan menjalani pola hidup sehat. Ia optimis, dengan melakukan hal tersebut secara serempak, akan mampu menanggulangi diri dari wabah Covid-19. Sehingga sistem pendidikan bisa berjalan normal kembali. 

“Saya kira masyarakat sudah jenuh dengan prokes dan wali murid juga sudah jenuh dengan pembelajaran online. Oleh karena itu, demi sehat walaupun jenuh dan bosan, tapi semua lapisan masyarakat harus mendukung pemerintah. Masyarakat dihimbau melaksanakan hal itu,” pungkasnya. (Lingkar Network | Falaasifah – Lingkar.co)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *