Berita  

Pilkades Serentak, Ketua DPRD Demak Harap Pemilih Cerdas Pilih Pemimpin

DIALOG: Ketua DPRD Demak, Sri Fahrudin Bisri Slamet saat berdialog di Radio Suara Kota Wali (RSKW) 104.8 FM pada Rabu, 21 September 2022 membahas tentang Pilkades Serentak di Kabupaten Demak. (Tomi Budianto/Lingkar.co)
DIALOG: Ketua DPRD Demak, Sri Fahrudin Bisri Slamet saat berdialog di Radio Suara Kota Wali (RSKW) 104.8 FM pada Rabu, 21 September 2022 membahas tentang Pilkades Serentak di Kabupaten Demak. (Tomi Budianto/Lingkar.co)

DEMAK, Lingkar.co – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Demak pada 16 Oktober 2022 mendatang akan diikuti 183 desa. Akan tetapi, ada satu desa yang dimungkinkan tidak ikut karena ada permasalahan sehingga hanya diikuti 182 desa. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Demak, Sri Fahrudin Bisri Slamet saat talkshow di Radio Suara Kota Wali (RSKW) 104.8 FM pada Rabu, 21 September 2022.

“Kemungkinan satu desa tidak ikut pada Pilkades tahun ini, karena ada permasalahan suatu hal. Saat ini kita tinggal nunggu SK dari Bupati Demak, apakah desa tersebut batal ikut Pilkades tahun ini,” ungkap Sri Fahrudin Bisri Slamet pada Rabu, 21 September 2022.

Whats-App-Image-2022-11-29-at-13-41-21

Lebih lanjut, pihaknya mengungkapkan bahwa ada tiga tahap dalam pemilihan kepala desa (kades) di Kabupaten Demak.

“Di Kabupaten Demak ini ‘kan ada 243 desa, jadi pada tahap yang pertama rencananya diikuti 183 desa. Yang tahap kedua ada 54 desa yang mengikuti dan akan dilaksanakan pada tahun 2023. Kemudian, sisanya akan mengikuti di tahap yang ketiga,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Pilkades Serentak pada tahap yang pertama ini kemungkinan terdapat satu desa yang gagal mengikuti Pilkades pada Oktober 2022 mendatang.

“Untuk tahap yang pertama ini ada sesuatu hal sehingga ada satu desa yang kemungkinan tidak ikut dalam pelaksanaan Pilkades tahap pertama, sehingga nanti akan diikutkan dalam tahap berikutnya. Pastinya seperti itu. Semoga saja dinamika politik di desa yang ada di tahun ini bisa diperbaiki nanti untuk Pilkades tahun depan,” tuturnya.

Sri Fahrudin Bisri Slamet juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas dalam memilih pemimpin untuk desanya.

“Selamat dan sukses menjalankan Pilkades serentak nanti pada tanggal 16 Oktober 2022. Jadilah pemilih yang cerdas yang bisa memilih pemimpin untuk masyarakat desanya. Kepada peserta, jadilah peserta yang baik, sehingga dapat terpilih dengan cara yang bermartabat sehingga tercipta Pilkades yang damai,” terangnya.

Dirinya juga menyampaikan pesan kepada para panitia Pilkades untuk bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku supaya dalam pemilihan kades kali ini bisa berjalan dengan baik.

“Kepada para panitia bertindaklah sesuai aturan-aturan yang ada, sehingga Pilkades ini bisa sukses tanpa ekses (tindakan yang keliru, red) artinya guyub rukun bangun desa ini bisa tercapai apabila Pilkades ini terlaksana dengan baik tanpa menimbulkan ekses-ekses yang jelek. Kemudian setelah Pilkades, masyarakat bisa guyub rukun kembali terutama bagaimana bisa membangun desa yang baik dan masyarakat desa ini bisa menjadi sejahtera,” pungkasnya. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Koran Lingkar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *