PPKM Bikin Angka BOR Menurun Drastis pada Dua Rumah Sakit di Semarang

  • Bagikan

SEMARANG, Lingkar.co – Penerapan PPKM berdmpak menurunnya jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang.

Hal tersebut berdasarkan angka keterisian tempat tidur atau BOR (bed occupancy rate) menurun 99,59 persen.

“Dari 497 bangsal perawatan pasien Covid-19, saat ini hanya terisi dua pasien yang dirawat jalani pemulihan,” kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, dr Lia Sasdesi Mangiri, SpRad (K), Selasa (5/10/2021).

“Ini menunjukkan jumlah pasien Covid-19 yang dalam perawatan di rumah sakit menurun,” lanjutnya.

Dia menyebut, berkurangnya keterisian pasien Covid-19 sejak dua bulan terakhir, atau dari Agustus 2021, jumlah pasien Covid-19 mulai berangsur menurun.

Menurutnya, penurunan jumlah pasien Covid-19 juga karea penerapan aturan PPKM Darurat pada Juli-Agustus.

Dengan melandainya kasus penularan Covid-19, kata Lia, layanan medis fokus pada pasien yang punya komorbid lainnya.

“Para nakes juga telah diberi pengarahan untuk tetap memberikan pelayanan maksimal dengan mengutamakan protokol kesehatan,” jelasnya.

RS TUGUREJO

Penurunan pasien Covid-19 juga terjadi di RSUD Tugurejo Semarang. Bahkan, saat ini tersisa empat pasien.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tugurejo Semarang, dr Prihatin Imam Nugroho, mengatakan, kondisi pelayanan medis juga sudah berangsur normal.

Jumlah pasien covid-19 yang masih dapat perawatan, kata dia, kini tersisa empat orang

“Situasinya di RS Tugu sudah normal, tapi jumlah pasien non Covid-19 belum seperti waktu sebelumnya,” kata Imam Nugroho.

Terkait keterisian bangsal khusus Covid-19 telah menurun 85 persen. Terdapat 82 tempat tidur pasien covid-19 yang kosong.

Dia mengatakan, saat ini fungsi bangsal beralih untuk pemberian layanan rawat inap bagi pasien umum.

“Sebagian sudah difungsikan sebagai bangsal reguler seperti semula. Karena BOR di tempat kita turunnya hampir 85 persen. Cuma empat pasien Covid-19 yang dirawat dari total ketersediaan tempat tidur sebanyak 82 buah,” pungkasnya.***

Penulis : Tito Isna Utama

Editor : M. Rain Daling

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: