Rumah Kontrakan Penjual Cilok di Karanganyar Terbakar, Satu Sepeda Motor dan Uang Rp 4 juta Ludes

  • Bagikan
Rumah kontrakan penjual cilok yang berada di Cangakan, Karanganyar Kota, ludes terbakar, Selasa (26/1) pagi. (PUJOKO/LINGKAR.CO)
Rumah kontrakan penjual cilok yang berada di Cangakan, Karanganyar Kota, ludes terbakar, Selasa (26/1) pagi. (PUJOKO/LINGKAR.CO)

KARANGANYAR, Lingkar.co – Sebuah rumah kontrakan pelaku usaha cilok di Cangakan Timur RT 01 RW 01, Kecamatan Karanganyar sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (26/1/2021) pagi.

Akibatnya, satu unit sepeda motor serta uang Rp 4 juta ludes terbakar pada peristiwa tersebut.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang menghabiskan rumah kontrakan tersebut.

Pada saat kejadian, rumah tersebut ditinggal jualan oleh karyawan pelaku usaha cilok tersebut.

Menurut Arya, saat kejadian ia mendengar suara teriakan minta tolong dari arah lokasi kejadian. Kepulan asap muncul dari arah belakang rumah kontrakan. Saat kejadian kondisi rumah tersebut sepi.

“Tadi kepulan asap berasal dari belakang. Orang di belakang rumah teriak ada kebakaran. Pintu terkunci dan saya dobrak pintu samping. Api sudah besar. Rumah kondisi kosong,” kata Arya.

Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran Satpol PP Karanganyar, dikerahkan untuk mengatasi kebakaran itu.

Petugas berusaha mengatasi kobaran api ,agar tidak merembet ke pemukiman warga lainnya. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 10.45 WIB.

Sebelumnya, warga yang mengetahui kebakaran tersebut berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun usaha warga gagal membuat hasil. .

Salah satu penghuni rumah kontrakan yang terbakar itu, Wahyu menyatakan, saat kejadian ia tengah berjualan cilok dan rumah dalam keadaan kosong.

Wahyu mengaku saat meninggalkan rumah kontrakan tersebut, ia lupa mematikan mesin pendingin.

“Sekitar pukul 09.00 pagi saya tinggal jualan keliling di Alun-alun. Saya tahunya  saat di telepon. Dugaannya karena hubungan pendek arus listrik. Karena mesin pendingin saya hidupkan untuk mendinginkan cilok dan langsung saya tinggal jualan,” jelas Wahyu. (jok/aji)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.