Berita  

Selebaran Penanganan Kasus Dugaan Jual Beli Kios Pasar Randublatung Blora Bikin Heboh, Ternyata Ini Musababnya

Selebaran penanganan kasus dugaan jual beli kios Pasar Randublatung, Kecamatan Randublatung bikin heboh. (lingkar.co/Lilik Yuliantoro)
Selebaran penanganan kasus dugaan jual beli kios pasar Randublatung bikin heboh

Lingkar.co – Beredarnya selebaran penanganan kasus dugaan jual beli kios Pasar Randublatung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang tersebar di WhatsApp membuat heboh masyarakat.

Bagaimana tidak, pasalnya dalam isi selebaran tersebut tertulis gamblang “Kejaksaan Negeri Blora melalui Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus memeriksa 3 orang saksi yang terkait dengan perkara Dugaan Jual Beli Kios Pasar Randublatung”.

Ketika Lingkar.co menulusuri di akun resmi https://kejari-blora.kejaksaan.go.id, juga terlihat selebaran itu di mana di dalamnya juga bertuliskan nama-nama saksi yang diperiksa, terkait penyidikan perkara dugaan jual beli kios Pasar Randublatung periode tahun anggaran 2018.

Para saksi tersebut yaitu (Ms) selaku mantan ASN di Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop dan UKM) Blora, sedangkan kedua saksi lainya (P) serta (S) yang saat ini masih selaku ASN di Dindagkop dan UKM Blora.

Bahkan untuk lebih memastikan hal tersebut, awak media ini pada Rabu (26/04/2023) sore, kembali menghubungi Kasi Intel Kejari Blora, Jatmiko melalui pesan WhatsApp.

Ia, pun membenarkan bahwasanya telah memenggil ketiga saksi tersebut untuk, dimeminta keterangan.

Png-20230831-120408-0000

“Kita sudah tingkatkan status penanganannnya ke tahap penyidikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa kedepan Kejari Blora juga akan memanggil saksi lainnya terkait kasus tersebut.

“Hari ini ada tiga orang dan minggu depan lagi, dengan saksi yang berbeda,” tandasnya.

Perlu diketahui beredarnya selebaran penangan kasus dugaan jual beli kios Pasar Randublatung menjadi perbincangan sebagian masyarakat Blora dan khususnya di Randublatung.

Bahkan, Salah satu warga Randublatung Agus (37) menanggapi selebaran yang beredar di WhatsApp tersebut, mengaku sangat mendukung Kejari Blora dan meminta agar hukum di tegakan.

“Allhmdulilah, saya mendukung sekali yang dilakukan Kejari blora. Dan harapannya kasus ini cepat selesai, tak berlarut-larut. Semoga dalam waktu dekat sudah ada tersangkanya,” tegasnya.

Penulis : lilik Yuliantoro

Editor : Mickel Wobowo

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *