Berita  

SMAN 2 Kendal Gelar Kirab Budaya, Budayawan Kendal Romo Sindhu Wongso Beri Apresiasi

Lingkar.co – Tidak banyak anak muda yang mengenal budaya dan tradisi lokal. Namun, di Kendal, Jawa Tengah, siswa-siswi SMA Negeri 2 Kendal menggelar Kirab Budaya (18/5/23) dan Tradisi Lokal untuk mengenalkan sekaligus melestarikan budaya dan tradisi lokal Kendal. Mulai dari kesenian daerah, kuliner khas, hingga tradisi yang mengakar di masyarakat diangkat dalam kirab ini agar generasi sekarang selalu mengenal dan melestarikan budaya Indonesia.

Kirab Budaya dan Tradisi Lokal ini diselenggarakan Rabu sore dengan rute berkeliling sekitar SMA Negeri 2 Kendal, Jawa Tengah.

Kesenian seperti barongan, jaran kepang, hingga tari opak abang yang merupakan khas Kendal ditampilkan siswa dengan semangat.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Sementara tradisi yang mengakar di masyarakat seperti serah-serahan pengantin, mitoni atau tujuh bulan, hingga sedekah laut dan panen padi juga ditampilkan siswa secara maksimal.

Budayawan Kendal, Romo Sindhu Wongso, mengapresiasi dan mengacungkan jempol dengan kirab budaya dan tradisi lokal ini.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye
Romo Sindhu Wongso, Budayawan Kendal. Foto oleh Wahyudi Lingkar,co

“Menurutnya, baru kali ini sekolah berani menampilkan kirab budaya dan tradisi lokal yang bagi generasi sekarang sudah jarang dikenal. Menurutnya, ini sangat bagus bagi generasi muda, dan di Kendal baru kali ini sekolah berani menyelenggarakan kirab budaya sebagai upaya untuk menggali kearifan lokal tradisi kebudayaan,” kata Romo Sindhu Wongso, budayawan.

Png-20230831-120408-0000

Disebutkan, kegiatan ini bisa ditiru sekolah lain disaat perkembangan teknologi yang mulai mengikis kepekaan terhadap kebudayaan lokal.

Kirab budaya ini juga menjadi pendongkrak dan menumbuhkan motivasi generasi sekarang untuk melestarikan budaya dan kesenian yang mengedepankan kearifan lokal.

Sementara Kepala SMA Negeri 2 Kendal, Siswanto, mengatakan kegiatan ini untuk menguatkan budaya lokal siswa. Dikatakannya, saat ini banyak gempuran kebudayaan dari luar yang mengancam generasi muda, sehingga dengan mengangkat budaya lokal bisa mengangkat dan terus dipahami dan semakin dikenal oleh siswa.

“Yang diangkat dalam kirab ini adalah kearifan lokal, budaya dan kesenian serta tradisi yang ada di Kabupaten Kendal. Ia berharap siswa semakin mengenal budaya lokal ini dan terus melestarikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak akan punah,” ujar Siswanto, Kepala SMA Negeri 2 Kendal.

Penulis: Wahyudi

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *