Arsip Tag: Sesarengan Mbangun Blora

Gandeng Pertamina, Arief Rohman Perjuangkan Pendidikan Melalui Beasiswa

Lingkar.coBupati Arief Rohman masih melanjutkan progam memajukan pendidikan dalam rangka Sesarengan Mbangun Blora. Hal itu ia lakukan dengan menemui Presiden Direktur Pertamina Foundation untuk melakukan program beasiswa, pada Hari Jumat (10/2/2023).

Selain itu, Arief Rohman juga berkunjung ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komisi IX DPR RI, BPSDM ESDM.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jakarta selama tiga hari, Bupati Arief Rohman terus berupaya agar dapat memberikan manfaat bagi Kabupaten Blora.

Ia, berharap agar nantinya institusi itu dapat membantu agar anak-anak di Kabupaten Blora yang berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi untuk memperoleh beasiswa.

“Melihat kondisi kemiskinan di wilayah kami salah satu upaya kita dengan menyekolahkan anak-anak yang tidak mampu dengan memberikan bekal pendidikan,” ucapnya.

Dengan begitu, dia berharap angka kemiskinan di Kabupaten Blora akan terus menurun.

“Upaya ini kita lakukan, agar angka kemiskinan di Blora turun. Dan kita juga terus bersinergi dengan seluruh stakeholder salah satunya andalan kami dari Pertamina. Harapannya, nanti Blora bisa keluar dari kemiskinan,” ungkapnya.

Pihaknya juga menggandeng berbagai Perguruan Tinggi termasuk Universitas Pertamina. Selain terkait beasiswa, mereka juga dapat memberikan pendampingan dan pengembangan potensi di Blora.

“Kita mendorong untuk Pertamina bisa optimal di wilayah kami. Potensi-potensi KSO yang masih bisa untuk diberdayakan. Disisi lain kita juga mohon dibantu untuk mengatasi problem kami terkait pendidikan, kesehatan, stunting, dan sebagainya ini,” terangnya.

Sementara itu, Teguh (42) salah satu masyarakat yang berjualan angkringan di jJalan A. Yani Blora mengaku mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Bupati Arief Rohman dalam mewujudkan dan mengentaskan problem yang ada di Kota Sate ini.

Dia berharap agar kedepannya apa yang dilakukan Bupati untuk terus melakukan lobi-lobi membuahkan hasil dan berdampak pada kemajuan dan berkelanjutan sesarengan Mbangun Blora.

“Kita patut mengapresiasi perjuangan yang dilakukan Bupati, salah satunya melobi ke Pertamina kemarin. jangan hanya kita memberikan kritik (masukan) saja. Akan tetapi kita sebagai masyarakat juga harus bersama-sama mencari atau memecahkan masalah yang dihadapi kota kita,” katanya, Minggu (12/2/2023).

“Kalau cuma mengritik, kita sebagai masyarakat bisa mengritik, tapi bisakah kritikan diimbangi solusi kita sendiri sebagai masyarakat ? Jadi boleh mengritik tapi harus diimbangi solusinya, intinya bergotong royong membangun Blora,” imbuhnya.

dalam hari yang sama, Arief Rohman juga berkunjung ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komisi IX DPR RI, BPSDM ESDM.

Penulis : Lilik Yuliantoro

Editor : Muhammad Nurseha

Blora Raih Peringkat 7 Nasional JDIHN Awards 2022

BLORA, Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten Blora ditetapkan sebagai Terbaik 7 Nasional Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dalam acara JDIHN Awards 2022 yang digelar Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia pada hari Selasa (18/10/2022) di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta.

Penyerahan penghargaan JDIHN Awards 2022 ini langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly, kepada Bupati Blora, Arief Rohman. Dan para pimpinan daerah lainnya yang masuk 10 besar Nasional.

Bupati Arief Rohman menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Hukum dan HAM yang telah menetapkan Kabupaten Blora sebagai daerah pengelola JDIH terbaik ke-7 nasional.

“Penghargaan ini buah kerja keras tim, bukan kerja Bupati semata. Terimakasih kepada seluruh tim pengelola JDIH Kabupaten Blora dari Bagian Hukum Setda yang telah bekerja dengan baik hingga masuk 7 besar nasional. Maturnuwun Pak Menteri Yasonna. Semoga ini menjadi penyemangat kami untuk terus belajar berinovasi membangun JDIH yang lebih baik kedepannya agar dalam memberikan pelayanan informasi hukum kepada publik bisa semakin baik,” ucap Bupati.

Sementara itu dalam sambutan Menteri Yasonna menyampaikan apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dalam penyediaan dokumentasi dan informasi Hukum secara digital dan terintegrasi secara nasional dengan pengelola JDIHN Pusat. Menteri berharap daerah daerah se Indonesia bisa terus meningkatkan inovasinya agar kebutuhan informasi Hukum dan dokumentasi Hukum bisa masyarakat dapatkan secara mudah, cepat, dan akurat.

“Saya lihat beberapa daerah sudah konsisten, ada yang meningkat, ada yang baru masuk. Seperti Banyuwangi, Sukoharjo, Sleman, Blora, Sumedang dan lainnya. Apalagi saat ini tantangan kemajuan teknologi dan komunikasi terus berkembang. Keinginan masyarakat dalam mendapatkan informasi dokumentasi Hukum dan informasi Hukum semakin tinggi. Maka kita sebagai petugas pemerintah harus mampu memberikan data secara mudah, cepat dan akurat. Melalui JDIH inilah kita ingin membangun satu data Hukum Indonesia secara terpadu dalam bentuk digital,” ucap Menteri Yasonna.

1220 Instansi telah Terintegrasi dengan Pusat

Selain itu pada kesempatan yang sama Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kemenkumham RI, Widodo Ekatjahjana, menyampaikan bahwa instansi penyedia informasi hukum dan dokumentasi hukum di Indonesia sebanyak 1650 instansi.

“Ada 1220 instansi yang website nya sudah terintegrasi dengan JDIHN. Ini sebagai basis data dokumen hukum tingkat nasional, dalam bentuk regulasi dan non regulasi. Data yang sudah masuk kurang lebih 467.795 dari 1220 instansi yang telah terintegrasi mulai pusat hingga daerah, bahkan hingga peraturan desa,” ungkapnya.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat menyerahkan penghargaan kepada Bupati Blora Arief Rohman. HUMAS/LINGKAR.CO

Pihaknya mendorong agar adanya peningkatkan koordinasi kerjasama yang efektif antara pusat dan daerah dalam mengelola sintem informasi dokumentasi hukum secara terintegrasi.

Untuk diketahui, pada tahun sebelumnya Blora pernah masuk peringkat 10 nasional pengelola JDIH. Dan kali ini meningkat menjadi peringkat 7 nasional. Adapun peringkat satu sampai sepuluh tahun 2022 ini secara berurutan di raih Banyuwangi, Sukoharjo, Wonosobo, Batang, Sleman, Magelang, Blora, Pemalang, Sumedang, dan Semarang.

Dan sebagai informasi acara tersebut diikuti lembaga kementerian, lembaga negara setingkat kementerian, Pemprov, Pemkot, Pemkab, hingga Perguruan Tinggi. Dalam kesempatan itu juga dilakukan Penandatanganan Mou JDIH dengan JDIHN, untuk mewujudkan database dokumen hukum yang lengkap, mudah, dan cepat secara nasional.(adv)

Penulis: Lilik Yuliantoro

Editor: Muhammad Nurseha

Siap Hadapi Inflasi, Pemkab Blora Salurkan BLT di 24 Kelurahan

BLORA, Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten Blora (Pemkab Blora) mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT). Dalam rangka penanganan dampak inflasi di Kabupaten Blora tahap I ke masyarakat kurang mampu di 24 kelurahan.

Penyerahan perdana, pada Senin (17/10/2022) di Kantor Kelurahan Bangkle, kecamatan Blora kota. Dengan dihadiri dan dilaunching secara langsung oleh Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati.

Secara simbolis, Wakil Bupati menyerahkan BLT kepada perwakilan penerima di Kelurahan itu. Masing- masing penerima akan memperoleh bantuan dengan nominal 150 ribu rupiah tiap bulannya.

Untuk penyaluran kali ini untuk periode 2 bulan (September- Oktober), sehingga warga menerima Rp 300 ribu rupiah.

Wabup Tri Yuli mengemukakan, Pemkab Blora menyiapkan sekira 3 ribu paket/kuota bantuan BLT untuk masyarakat kurang mampu di 24 kelurahan.

“Kita launching bantuan langsung tunai BLT dampak inflasi untuk 24 kelurahan. Launching kita lakukan di Kelurahan Bangkle, hari ini ada dua kali penyaluran, untuk dua bulan jadi 300 ribu. Ini penyaluran September dan Oktober, untuk nanti bulan November dan Desember jadi ada 4 bulan untuk 2022. Mohon diterima nggih Bapak Ibu,” ucapnya.

Wabup berharap, agar masyarakat dapat memanfatkan bantuan tersebut dengan baik oleh masyarakat yang membutuhkan di kelurahan-kelurahan tersebut.

Wabup yang hadir bersama dengan Kepala Inspektorat Blora, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Blora. Kemudian Polres Blora, Kodim Blora, juga mewanti-wanti agar jangan sampai ada pemotongan bantuan.

“Hari ini dari Inspektorat, Kejaksaan dan APH hadir ingin ikut mengawasi apakah bantuan ini sampai panjenengan semuanya. Kalau ada oknum atau seseorang yang mengatasnamakan siapapun kalau mau minta hak panjenengan jangan mau,” tegasnya.

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati dan Kepala Dinas Sosial Indah Purwaningsih saat memberikan Bantuan Langsung Tunai secara simbolis. LILIK/LINGKAR.CO

Alokasikan Anggaran Penanganan Dampak Inflasi

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Blora Dra Indah Purwaningsih, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat meminta daerah mengalokasikan belanja wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi tahun anggaran 2022.

“Pemkab Blora melalui Dinsos P3A menyusun beberapa program dalam rangka penanganan dampak inflasi di Kabupaten Blora. Salah satunya adalah pemberian bantuan langsung tunai akibat dampak inflasi kepada kelurahan,” ungkap Indah

Indah juga menuturkan, bahwa bantuan kali ini khusus di berikan kepada kelurahan. Berbeda dengan desa yang sudah memiliki anggaran bersumber dana desa sehingga bisa memberikan BLT DD.

“Bantuan ini khusus untuk kelurahan karena Blora ada 24 kelurahan dan dari kelurahan tidak ada BLT DD, sehingga kami memberi kesempatan untuk dapat melayani masyarakst terdampak inflasi untuk di kelurahan,” paparnya

Di Kelurahan Bangkle, pihaknya mengatakan sudah melalui berbagai tahapan, data Dinsos yang sudah diserahkan ke kelurahan kemudian dilakukan verifikasi lapangan kepada 152 penerima.

“Setiap bulan warga mendapat 150 ribu, kita setiap kali pencairan untuk dua bulan. Jadi sekali penyaluran mereka menerima 300 ribu dan tidak ada pemotongan administrasi,” tandasnya.(adv)

Penulis: Lilik Yuliantoro

Editor: Muhammad Nurseha

Wujudkan Sesarengan Mbangun Blora, Bupati Arief Tandatangani Mou dengan UMN

BLORA, lingkar.co – Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati terus menggalakkan Tagline Sesarengan mBangun Blora, untuk mewujudkan Blora yang unggul dan berdaya saing. Pada Selasa (10/11/2022) Bupati Arief mendatangi Kampus Universitas Multimedia Nusantara (UMN) di Jakarta untuk menandatangani MoU antara Pemkab Blora dan UMN.

Menurut Bupati, untuk membangun Blora butuh banyak sekali sumber daya dan tenaga. Untuk itu, pihaknya membuka kesempatan kerjasama sebesar-besarnya dengan berbagai instansi.

“Alhamdulillah satu lagi perguruan tinggi yang akan membantu Blora. Kami sadar, dalam membangun daerah tidak bisa sendiri. Oleh karena itu seluruh stakeholder kita ajak bersama-sama untuk Sesarengan mBangun Blora, termasuk salah satunya UMN,” ungkap Bupati Arief.

Bupati mengungkapkan, saat ini di Blora ada 48 desa zona merah kemiskinan. Pihaknya punya cita-cita perguruan tinggi yang kerjasama dengan Pemkab, bisa masing-masing perguruan tinggi mendampingi satu desa.

“Dengan begitu kami yakin desa itu akan terangkat ekonominya, meningkat kualitas SDM nya. Termasuk program kami satu desa dia sarjana tentu kita harapkan bisa mengangkat masyarakat,” lanjut Bupati.

Penyerahan plakat kenang-kenangan. HMS/LINGKAR.CO

Selain beasiswa pendidikan, Bupati Blora berharap UMN bisa memilih satu desa di kawasan hutan yang masuk zona merah kemiskinan menjadi desa binaannya.

Tak hanya itu kerja sama lainnya, seperti pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Blora.

“Sekaligus membantu beasiswa kuliah untuk mahasiswa kurang mampu dalam program Satu Desa Dua Sarjana. Kemudian penanggulangan stunting, teknologi pengolahan limbah peternakan, dan lain sebagainya,” tuturnya.

Dengan demikian tentunya sesuai dengan program Kampus Merdeka yang saat ini juga sedang digencarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Jadi ibarat tidak hanya mempelajari ilmunya di langit, namun juga membumi, melaksanakan ilmunya langsung ke masyarakat.

“Semakin banyak Perguruan Tinggi yang membantu kita lewat Tri Dharma Perguruan Tingginya, maka akan semakin baik. Apalagi jika nanti masing-masing memiliki desa binaan di Blora, maka penanganan kemiskinan juga bisa kita lakukan berbasis pemberdayaan masyarakat dengan pendampingan dari Perguruan Tinggi,” kata Bupati.

UMN Sambut Baik Kerjasama dengan Pemkab Blora

Sementara itu Rektor UMN Ninok Leksono dalam sambutannya secara daring menyanbut baik kedatangan pemerintah kabupaten Blora ke kampus UMN.

“Kami sangat senang sekali dengan kehadiran pak Bupati bersama rombongan. Semoga nantinya pada kemudian hari dapat terjalin kerjasama bauk akademik maupun non akademik,” jelas Rektor.

Rektor menjelaskan pada prinsipnya banyak yang bisa kita lakukan kerja sama mulai dari universitas maupun lainnya.

“Saya harap kunjungan Pemkab Blora bisa mendapat yang diharapkan, untuk memajukan daerah dari kerjasama,” ucapnya.(adv)

Penulis: Lilik Yuliantoro

Editor: Muhammad Nurseha