Delapan Santriwati Terinfeksi Covid-19, Asrama Putri Dikosongkan

  • Bagikan
Pelaksanaan swab PCR di Asrama Putri Ponpes di daerah Paulan, Colomadu, Sabtu (16/1/2021). (PUJOKO/LINGKAR.CO)
Pelaksanaan swab PCR di Asrama Putri Ponpes di daerah Paulan, Colomadu, Sabtu (16/1/2021). (PUJOKO/LINGKAR.CO)

KARANGANYAR, Lingkar.co – Asrama sebuah Pondok pesantren (Ponpes) di Paulan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar dikosongkan. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah penularan Covid-19 lebih masif usai sebagian santriwati di Ponpes tersebut terinfeksi. 

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Purwati mengatakan, awalnya delapan santriwati positif Covid-19 diketahui Jumat (15/1). Setelah, hasil swab PCR di RSAU dr Siswanto Lanud Adi Soemarmo keluar.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Lima santriwati yang dinyatakan positif di karantina di Asrama Haji Donohudan. Lalu ada lima santriwati lainnya yang mengalami gejala demam. Hasil swab PCR pada Jumat kemarin tiga diantaranya positif covid-19,” kata Purwati kepada wartawan, Sabtu (16/1/2021). 

Pemeriksaan mereka dipicu seorang santriwati yang terpapar Covid-19 usai mengalami demam. Kondisi demam salah satu santriwati itu dapat diketahui setelah diperiksa di sebuah RS di Sukoharjo. Lalu pihak pesantren memberi tahu orang tua santriwati tersebut.

Pada perkembangannya kemudian dilakukan penelusuran kontak erat. Hasilnya, 66 orang yang berkontak erat menjalani rapid tes antigen. Hasil rapid tes antigen memperlihatkan ada 14 santriwati yang reaktif dan 5 diantaranya positif Covid-19 usai pemeriksaan berlanjut swab PCR di RSAU dr Siswanto Lanud Adi Soemarmo.

Sementara bagi santriwati nonreaktif tetap berada di asrama namun dipisah dari lain untuk menjalani isolasi mandiri. Purwati mengatakan, terdapat sekitar 200 santriwati di gedung asrama. Usai kemunculan delapan santriwati positif Covid-19, pihak pesantren diminta segera memulangkannya ke keluarga.

“Namun sebelum dipulangkan, mereka wajib menjalani swab antigen terlebih dulu. Bagi yang reaktif akan di swab PCR. Apabila terbukti positif Covid-19, diberikan penanganan lebih lanjut sesuai persetujuan orangtua,” urainya.(jok/lut)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.