Dilanda Kekeringan, Dirut PDAM Semarang Pastikan Distribusi Air Aman

Dirut PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo. Foto: Alan/Lingkar.co

Lingkar.co – Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo mengatakan, meski berbeda dengan pelanggan PDAM, namun dirinya memastikan pasokan distribusi air relatif aman.

“Untuk saat ini produksi rata-rata air kami di akhir September 2023 mencapai 3.469 liter per detik dan rata-rata ini tidak ada perubahan sejak awal tahun 2023 hingga saat ini, yang artinya pasokan distribusi untuk pelanggan PDAM relatif aman, dan untuk stok air baku ke depan hingga musim penghujan tiba diprediksikan aman,” ujarnya saat ditemui, Jumat (20/10/2023).

Hal itu terbukti dengan pantauan pelayanan call center PDAM untuk dampak gangguan pengaruh musim kemarau relatif minim.

Meskipun ada beberapa kendala yang dihadapi petugas teknik PDAM segera lakukan perbaikan, sehingga aduan air mati pelanggan PDAM sifatnya tidak lama.

Ia mengakui beberapa Wilayah di Kota Semarang mengalami kekeringan di musim kemarau 2023, seperti Kelurahan Gondoriyo, Jabungan, Gedawang dan wilayah lain.

Oleh karena itu, katanya, banyak permintaan sambungan rumah di daerah-daerah yang biasa mengandalkan sumur artetis karena mengalami kekeringan.

Png-20230831-120408-0000

“Dengan beroperasinya IPA Jatibarang proyek KPPBU, sumber air kami cukup handal untuk dapat melayani pelanggan eksisting maupun siap untuk menambah jumlah pelanggan,” katanya.

Yudi menambahkan, pihaknya fokus pada layanan pelanggan wilayah Semarang Selatan, karena Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pudak Payung sudah beroperasi.

“Ditambah tahun ini sudah beroperasi IPA Pudak Payung berkapasitas 100 liter per detik yang kami fokuskan melayani pelanggan di wilayah selatan Kota Semarang,” imbuhnya.

Yudi mengakui jika ada penurunan debit untuk sumber mata air dan sumur dalam, tapi masih dapat diatasi dengan manajemen aliran air oleh petugas aliran dengan mencermati output sumber dan demand atau kebutuhan air pelanggan saat ini.

“Kami juga berharap hujan segera turun agar ketahanan air baku kami semakin aman, maka Senin (16/10) lalu teman-teman dari dewan pengawas, direksi dan pegawai muslim beriktihar melaksanakan sholat istisqo di halaman kantor pusat yang mengharapkan hujan segera turun,” tambahnya.

Penulis: Alan Henry

Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *