Kios Terbakar, Kerugian Pedagang Pasar Kliwon Ditaksir Rp 300-500 Juta

  • Bagikan
GARIS POLISI: Kondisi kios di Pasar Kliwon, Kabupaten Kudus usai terbakar pada Selasa (16/2/2021). (MAULANA AINUL YAKIN/KORAN LINGKAR JATENG)
GARIS POLISI: Kondisi kios di Pasar Kliwon, Kabupaten Kudus usai terbakar pada Selasa (16/2/2021). (MAULANA AINUL YAKIN/KORAN LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkar.co – Satu kios di Blok A Pasar Kliwon, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terbakar sekitar pukul 16.00 WIB pada Selasa (16/2/2021). Kerugian yang dialami pemilik kios berisi pakaian tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Koordinator Pasar Kliwon Sugito mengatakan, pemilik kios di Pasar Kliwon yang terbakar mengalami kerugian sekitar Rp 300 hingga Rp 500 juta. Meski begitu, masih ada sebagian barang di kios tersebut yang terselamatkan dari amukan Si Jago Merah.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Pemilik memanfaatkan kios tersebut untuk gudang penyimpanan pakaian. Barang yang ada di bagian belakang kios ludes terbakar. Namun, Sebagian barang yang ada di bagian depan kios masih bisa terselamatkan,” katanya kepada Lingkar.co Rabu (17/2/2021).

Sugito menjelaskan, tidak ada orang yang menjaga kios saat peristiwa kebakaran terjadi. Sehingga, api baru diketahui sejumlah warga saat kepulan asap keluar dari dalam kios.

“Saat warga tahu ada kepulan asap, langsung melakukan sejumlah langkah termasuk menghubungi pihak pemadam kebakaran. Beberapa warga juga membantu proses pemadaman api,” jelasnya.  

Lanjut Sugito, peristiwa kebakaran tersebut juga membuat sejumlah pedagang panik. Mereka ketakutan api akan merambat ke kios yang lain. Sehingga, beberapa pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan yang masih berada dalam kios.

“Beberapa pedagang panik dan menyelamatkan barang dagangannya. Bahkan, hingga menyebabkan sejumlah fasilitas pasar rusak. Karena terbentur dengan barang-barang milik pedagang yang akan diselamatkan. Beberapa fasilitas yang rusak seperti kaca ekskalator dan kaca pasar,” ujarnya.

Terkait penyebab kebakaran, menurut Sugito, ada dugaan karena korsleting listrik. Namun, pihaknya belum berani memastikan penyebab kebakaran tersebut. “Untuk pastinya masih dalam penyelidikan petugas kepolisian,” tuturnya.

Sugito beraharap agar ada langkah antisipasi agar potensi terjadinya kebakaran di Pasar Kliwon semakin kecil. Tak hanya itu, ia juga mengingkan agar sejumlah fasilitas pasar yang rusak bisa segera ada perbaikan.(kin/lut)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.