Mawar Hartopo Minta PHBS Diterapkan dalam Kehidupan Sehari – Hari

  • Bagikan
SAMBUTAN: Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo memberikan sambutan dalam penilaian visitasi Lomba PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Selasa (21/9)./Lingkar.co
SAMBUTAN: Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo memberikan sambutan dalam penilaian visitasi Lomba PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Selasa (21/9)./Lingkar.co

KUDUS, Lingkar.co – Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo mengatakan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus diterapkan dalam aktivitas sehari – hari. Ia mengharapkan, setelah Lomba PHBS Tatanan Rumah Tangga tingkat Kabupaten Kudus usai, setiap desa bisa tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Saya harap, berawal dari Lomba PHBS nanti bisa diimplementasikan ke kehidupan sehari – hari,” kata Mawar saat melakukan visitasi tim juri Lomba PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Selasa (21/9).

Dia menerangkan, setiap tahun Lomba PHBS diadakan untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya hidup bersih dan sehat. Lomba ini digelar Dinas Kesehatan Kabupatan (DKK) Kudus dan lintas sektor terkait yaitu Dinas Sosial P3AP2KB dan Dinas PKPLH bersama TP PKK Kabupaten setempat.

Baca Juga:
Promosikan 20 Jenis Kopi Nusantara, Indonesia Jadi Sorotan di Coffex Istanbul 2021

“PHBS jangan hanya berjalan ketika ada perlombaan saja, namun setelah jni juga harus tetap diterapkan. Jadi jika nanti ada lomba lagi tidak perlu mempersiapkan banyak hal karena memang dalam aktivitas sehari – hari sudah diterapkan,” ungkapnya. 

Dalam rangkaian kunjungan ini, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus tidak hanya melakukan visitasi penilaian lomba saja. Melainkan juga menyerahkan PMT pemulihan ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) dan mengunjungi Kampung Anggur yang menjadi potensi Desa Tanjungrejo.

“Masyarakat bisa mendukung penuh potensi wisata di Kudus. Supaya daerah ini tidak dipandang sebelah mata oleh para wisatawan dari luar daerah,” ujarnya.

Mawar menambahkan, Pemerintah Desa Tanjungrejo juga harus bisa menggali potensi wilayah setempat. Karena, lanjutnya, pengembangan potensi desa perlu ada dukungan penuh dari pihak desa dan masyarakat.

“Potensi desa jika dikembangkan nantinya bisa ikut membantu masyarakat sekitar. Contohnya masyarakat bisa berjualan makanan ataupun oleh – oleh bagi wisatawan yang datang,” ucapnya.

Untuk diketahui, saat ini Lomba PHBS Tatanan Rumah Tangga tingkat Kabupaten Kudus sudah memasuki tahap penilaian visitasi. Tim juri melakukan penilaian pada tahapan ini dengan meninjau langsung pelaksanaan PHBS di desa terpilih. (isa)

Penulis : NISA HAFIZHOTUS SYARIFA / LINGKAR JATENG
Editor : NADIN HIMAYA

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!