Pemkot Madiun Gunakan 24 Gerbong Medis Darurat Buatan PT INKA sebagai Ruang Isolasi Pasien Covid-19

  • Bagikan
Wali Kota Madiun Maidi (kiri) bersama jajaran didampingi perwakilan PT INKA meninjau kereta medis darurat atau "Emergency Medical Train" (EMT) di PT INKA (Persero) Madiun, Rabu (20/1/2021). (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)
Wali Kota Madiun Maidi (kiri) bersama jajaran didampingi perwakilan PT INKA meninjau kereta medis darurat atau "Emergency Medical Train" (EMT) di PT INKA (Persero) Madiun, Rabu (20/1/2021). (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)

MADIUN, Lingkar.coPemerintah Kota (Pemkot) Madiun gunakan 24 gerbong medis darurat  sebagai ruang isolasi pasien COVID-19 di Kota Madiun, Jatim dan sekitarnya yang kini kondisinya telah penuh.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, Emergency Medical Train (EMT) atau kereta medis darurat PT Industri Kereta Api (INKA) memiliki tiga trainset atau rangkaian dengan total 24 gerbong.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Ia melanjutkan, 18 gerbong untuk pasien dan enam gerbong untuk tenaga medis yang bertugas. Kereta medis darurat tersebut dapat menampung 252 pasien dan tenaga 72 medis.

“Saya berterimakasih sekali kepada PT INKA yang menyiapkan gerbong-gerbong atau kereta untuk ruang isolasi. In syaa Allah akan kita pinjam untuk Kota Madiun dan sekitarnya,” ujar Wali Kota Maidi, belum lama ini.

Emergency Medical Train (EMT) di PT INKA (Persero) Madiun, Rabu (20/1/2021). (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)
Emergency Medical Train (EMT) di PT INKA (Persero) Madiun, Rabu (20/1/2021). (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)

Ia menambahkan, kereta khusus isolasi pasien COVID-19 itu akan mulai digunakan pada 28 Januari 2021.

“Kami sudah koordinasikan dengan RSUD dr Soedono Madiun. Akan ada 20 perawat dan enam dokter yang bertugas di EMT,” lanjutnya, Senin (25/1).

Pihaknya membenarkan, Kota Madiun daerah berstatus zona merah atau risiko tinggi penyebaran COVID-19 di Jatim. (ara/aji)

 Sumber:  Koran Lingkar Jateng

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.