Ramayana Siantar Belum Terapkan Aplikasi Pedulilindungi

  • Bagikan
Ramayana, pusat perbelanjaan terbesar di Pematangsiantar, Jumat (1/10/2021). FOT): Matius Gea/Lingkar.co
Ramayana, pusat perbelanjaan terbesar di Pematangsiantar, Jumat (1/10/2021). FOT): Matius Gea/Lingkar.co

SIANTAR, Lingkar.co – Ramayana, Pusat perbelanjaan terbesar di Pematangsiantar belum menerapkan aplikasi PeduliLindungi kepada para pengunjung.

Pantauan Lingkar.co, pihak pengelola Ramayana tidak mewajibkan pengunjung (calon pelanggan) untuk menunjukkan sertifikat vaksin yang bisa diakses dari aplikasi Peduli lindungi.

Padahal, Ramayana merupakan salah satu tempat pusat perbelanjaan yang terbesar di Kota Pematangsiantar, dan cukup ramai pengunjung apalagi pada hari libur.

Saat wartawan hendak mausk ke Ramayana, Jumat (1/10/2021), sekira jam 13.30 WIB, seorang petugas jaga depan pintu dengan kemeja putih hanya mengucapkan selamat datang.

Kemudian, melakukan pemeriksaan suhu tubuh wartawan yang hendka masuk ke dalam Ramayana.

Wartawan pun bertanya keapda petugas tersebut, apakah tidak mewajibkan bagi pengunjung untuk menunjukkan kartu vaksin atau aplikasi Peduli Lindungi sesuai dengan instruksi walikota Siantar.

Pegawai wanita yang tidak mau menyebutkan namanya itu, hanya menjawab tidak mengetahui pasti terkait hal tersebut.

“Kalau itu bang tidak tau. Kebetulan saya di bagian belakang, saya hanya mengantikan sementara saja di sini,” jawabnya, kepada wartawan.

Dalam pantauan media ini, tidak ada satu pun alat untuk penggunaan aplikasi Pedulilindungi, seperti di beberapa daerah lainnya.

Padahal, penggunaan apliaksi PeduliLindungi telah ada dalam Instruksi Wali Kota PematangSiantar Nomor 7 Tahun 2021.

Instruksi yang diterbitkan pada 21 September 2021 itu, tentang pembatasan kegiatan masyarakat level 3,2 dan 1 di wilayah Kota Pematangsiantar.

Dalam instruksi tersebut, pada huruf (h) tertera Supermarket dan pasar swalayan beroperasi mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Selanjutnya, kepada pengelola agar mempersiapkan aplikasi peduli lindungi.

Berdadarkan penulusuran media ini, sejumlah supermarket dan pasar swalayan di wilayah Kota Pematangsiantar, masih belum menerpakan aturan tersebut.

Banyak swalayan tidak mewajibkan penggunaan aplikasi Pedulilindungi kepada pengunjung.*

Kontributor Sumut : Matius Gea

Editor : M. Rain Daling

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!