Arsip Tag: Jalan Macet

Pramono Anung Tantang Gen Z Cari Solusi Macet dan Sampah di DKI, Hadiah Liburan ke New York

Lingkar.co – Gubernur DKI jakarta Pramono Anung memberi tantangan besar kepada Generasi Z (Gen-Z) untuk memecahkan masalah kronis kemacetan dan sampah di Jakarta. Hal itu ia sampaikan dalam acara peluncuran Program Pelatihan Gig Economy di Jakarta Creative Hub pada Kamis (18/12/2025).

Inisiatif ini digagas dalam rangka menyambut 500 tahun Kota Jakarta. Pramono mengatakan, akan ada hadiah menarik bagi anak muda yang dapat memberikan ide dan inovasi guna mengatasi persoalan perkotaan yang hingga kini belum tuntas.

“Pokoknya, hadiahnya akan kami buat menarik, dan kalau perlu Gen Z ini nanti kita fasilitas untuk melihat dunia. Apakah melihat Beijing, New York, dan sebagainya, kami fasilitas untuk itu,” Kata Pramono.

Tantangan tersebut nantinya akan dibuka selama dua bulan agar Gen Z memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan gagasan terbaik mereka.

“Program seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi Gen Z, tetapi juga bagi masa depan ekonomi Jakarta dan Indonesia,” ucap Pramono.

Dengan adanya lomba cari solusi sampah dan macet Jakarta ini, diharapkan muncul terobosan nyata yang mampu meningkatkan kualitas hidup warga. Jakarta yang bersih, tertib, dan bebas macet menjadi cita-cita bersama yang hanya bisa terwujud melalui kerja sama semua pihak.

Penulis : Putri Septina

Jalan Purwodadi-Blora Terendam Banjir, Warga Inisiatif Bantu Atur Lalu Lintas

Lingkar.co – Jalan Purwodadi-Blora terendam banjir yang menyebabkan macet hingga satu kilometer, Jumat (15/3/2024). Bahkan, banyak kendaraan roda dua yang mogok akibat memaksa menerjang banjir.

Masyarakat pun berinisiatif melakukan pengaturan lalu lintas, tepatnya di Dukuh Krajan, Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan. Hal ini dilakukan karena debit air semakin tinggi dan arus banjir makin deras, sehingga membayakan bagi pengguna jalan.

Menurut keterangan warga sekitar, air sudah menutupi jalan sejak Kamis (14/3/2024) sekira pukul 23.00 WIB. Hingga Jumat (15/3/2024), genangan banjir semakin tinggi.

“Ini malah lebih tinggi, dari pada tadi siang maupun tadi malam,” ungkap Andi, warga sekitar, Jumat (15/3/2024).

Menurutnya, arus air yang menggenangi Jalan Purwodadi-Blora juga semakin deras, sehingga membahayakan pengendara sepeda motor.

“Selain debit air tinggi, arus banjir juga semakin deras, sehingga menyebabkan banyak kendaraan roda dua mati,” ujarnya.

Ia berharap pengaturan lalu lintas yang dilakukan oleh warga dapat sedikit membantu para pengendara, khususnya pengguna roda dua supaya tidak terseret oleh derasnya arus banjir.

“Harapannya banjir segera surut, sehingga tidak membuat warga semakin was-was,” harapnya.

Sementara itu, salah satu sopir truk, Nuri mengaku membutuhkan waktu sekira setengah jam untuk melewati jalan ini.

“Sekitar satu kilo meter panjang antrean. Kalau saat ini berapa saya kurang tau,” katanya.

Ia pun khawatir debit air semakin tinggi, sehingga membuat perjalanan menuju dan dari Blora makin tersendat.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan, pada Jumat (15/3/202), banjir telah menggenang 105 desa di 13 kecamatan. Banjir disebabkan curah hujan tinggi dan kiriman air dari hulu Sungai Lusi. (*)

Penulis: Miftahus Salam