Arsip Tag: Gen Z

Gen Z Dominasi! Sewa iPhone di Semarang Laris Manis Jelang Lebaran

Lingkar.co – Tren persewaan iPhone di Kota Semarang mulai menggeliat memasuki pertengahan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Permintaan bahkan disebut meningkat dua sampai tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.

Pemilik usaha Persewaan iPhone Nusantara Cabang Semarang, Kasyful Albab Al Musthofa, mengatakan lonjakan signifikan biasanya terjadi pada 10 hari terakhir Ramadan.

“Kalau sudah mendekati Lebaran itu naiknya bisa dua sampai tiga kali lipat,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan, kondisi berbeda justru terjadi pada awal Ramadan. Saat itu, permintaan cenderung menurun karena berbagai kegiatan seperti konser, touring, hingga wedding banyak yang libur sehingga kebutuhan dokumentasi ikut berkurang.

“Awal Ramadan malah turun. Karena kegiatan-kegiatan itu pada off,” katanya.

Memasuki pertengahan hingga akhir Ramadan, permintaan mulai merangkak naik. Mayoritas penyewa menggunakan iPhone untuk dokumentasi kegiatan buka bersama (bukber), berbagi takjil, hingga acara organisasi.

“Biasanya buat bukber sama bagi-bagi takjil. Ada juga organisasi yang sewa untuk dokumentasi,” jelasnya.

Dari sisi demografi, penyewa didominasi kalangan Generasi Z dengan rentang usia 17 hingga 25 tahun. Mereka umumnya mencari kualitas kamera yang lebih baik untuk kebutuhan konten media sosial.

“Rata-rata usia 17 sampai 25 tahun yang paling banyak,” ujarnya.

Untuk tarif, harga sewa dibanderol mulai Rp10.000 per hari tergantung tipe dan durasi pemakaian. Unit yang paling laris adalah iPhone 11 dan iPhone 12 yang dikenal dengan sebutan iPhone “boba” karena desain dua kameranya.
Selain itu, iPhone XR dan iPhone 8 Plus masih diminati untuk kebutuhan foto standar.

Sementara seri lebih tinggi seperti iPhone 13 dan iPhone 14 banyak dipilih karena telah dilengkapi fitur mode sinematik untuk perekaman video.

Adapun sistem penyewaan cukup sederhana. Pelanggan hanya perlu menyerahkan identitas asli seperti KTP atau SIM sebagai jaminan selama masa sewa.

“Yang penting identitas lengkap dan asli, itu sudah cukup,” pungkasnya. ***

Pramono Anung Tantang Gen Z Cari Solusi Macet dan Sampah di DKI, Hadiah Liburan ke New York

Lingkar.co – Gubernur DKI jakarta Pramono Anung memberi tantangan besar kepada Generasi Z (Gen-Z) untuk memecahkan masalah kronis kemacetan dan sampah di Jakarta. Hal itu ia sampaikan dalam acara peluncuran Program Pelatihan Gig Economy di Jakarta Creative Hub pada Kamis (18/12/2025).

Inisiatif ini digagas dalam rangka menyambut 500 tahun Kota Jakarta. Pramono mengatakan, akan ada hadiah menarik bagi anak muda yang dapat memberikan ide dan inovasi guna mengatasi persoalan perkotaan yang hingga kini belum tuntas.

“Pokoknya, hadiahnya akan kami buat menarik, dan kalau perlu Gen Z ini nanti kita fasilitas untuk melihat dunia. Apakah melihat Beijing, New York, dan sebagainya, kami fasilitas untuk itu,” Kata Pramono.

Tantangan tersebut nantinya akan dibuka selama dua bulan agar Gen Z memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan gagasan terbaik mereka.

“Program seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi Gen Z, tetapi juga bagi masa depan ekonomi Jakarta dan Indonesia,” ucap Pramono.

Dengan adanya lomba cari solusi sampah dan macet Jakarta ini, diharapkan muncul terobosan nyata yang mampu meningkatkan kualitas hidup warga. Jakarta yang bersih, tertib, dan bebas macet menjadi cita-cita bersama yang hanya bisa terwujud melalui kerja sama semua pihak.

Penulis : Putri Septina

Pesan Veteran Untuk Gen Z: Jaga Kerukunan dan Keutuhan NKRI

Lingkar.co – Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November kembali diperingati dengan khidmat di Kabupaten Kendal. Upacara yang digelar di Alun-Alun Kendal pada Senin (10/11/2025) ini dihadiri oleh Bupati Kendal, Wakil Bupati, Forkopimda, serta sejumlah veteran pejuang kemerdekaan.

Usai pelaksanaan upacara, Bupati Kendal bersama Forkopimda menyerahkan bantuan paket sembako kepada para veteran sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Cabang Kendal, Mayor Infanteri (Purn) Dwi Susanto, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang terus memberikan perhatian kepada para pejuang. Ia mengatakan, semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang masih menghargai jasa-jasa para pahlawan. Kepada generasi muda, mari isi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif dan menjaga persatuan serta kesatuan bangsa,” ujar Dwi Susanto.

Dalam kesempatan itu, Dwi Susanto juga berpesan kepada generasi muda, khususnya generasi Z, agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, setelah kemerdekaan diraih, tugas seluruh rakyat Indonesia adalah menjaga kerukunan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Zaman boleh berubah, tapi semangat perjuangan jangan pernah padam. Tugas kita sekarang menjaga kerukunan dan keutuhan NKRI,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peran media sosial di era digital saat ini. Dwi Susanto mengimbau generasi muda agar lebih bijak dan dewasa dalam bermedia sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang membangun. Jangan mudah terpengaruh berita bohong atau provokasi yang bisa memecah belah bangsa,” pesannya.

Peringatan Hari Pahlawan tahun ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pejuang sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Kendal dalam menjaga persatuan Indonesia. (*)

Penulis: Yoedhi W

Jaga Regenerasi dan Ketahanan Pangan, Wagub Jateng Taj Yasin Dorong Anak Muda Jadi Petani

Lingkar.co – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) terus mendorong agar anak muda mau berkarya di bidang pertanian. Sehingga terjadi regenerasi petani. Hal ini untuk menjaga ketahanan pangan di wilayahnya.

Hal itu disampaikan oleh Taj Yasin saat meresmikan gelaran Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) Pertanian Jateng 2025 di Agro Center Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jumat (18/7/2025).

Menurut dia, pentingnya akses generasi muda terhadap pertanian. Ia berharap masyarakat tak lagi menganggap bertani sebagai profesi kelas dua.

“Sektor pertanian ini bukan pelengkap, tapi fondasi. Kita harus tempatkan petani di hati masyarakat,” ucapnya.

Ia menegaskan, pertanian menjadi sektor penting untuk menjaga ketahanan pangan. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto sejak awal mengingatkan pentingnya membangun kemandirian pangan sebagai langkah antisipatif terhadap situasi global yang tak menentu.

“Kita patut bersyukur diberi Tuhan tanah yang subur. Di tengah ekonomi dunia yang menghimpit, orang akan kembali ke makanan, ke pertanian. Presiden kita pun feeling-nya kuat, bahkan sebelum krisis terjadi , sudah bicara soal ketahanan pangan,” kata Yasin.

Ia juga mengapresiasi peran generasi milenial dan gen Z yang kini ikut menyokong sektor pertanian. Apalagi, banyak inovasi pertanian yang justru ditemukan oleh para inovator muda.

Oleh karenanya, Taj Yasin mendorong agar menjaga keberlanjutan lahan pertanian. Ia mengimbau agar pembangunan perumahan tidak menggerus lahan produktif, dan menyarankan alternatif seperti pembangunan rumah bertingkat agar ruang pertanian tetap tersedia.

Taj Yasin berharap PADI 2025 menjadi pemantik semangat bersama untuk menempatkan sektor pertanian sejajar dengan sektor lain dalam kontribusi pembangunan.

“Kita beri jaminan sektor pertanian tidak kalah dengan sektor lain,” ucapnya.

Sebagai informasi kegiatan PADI 2025 ini mengusung tema “Menumbuhkan Inovasi dan Teknologi Pertanian Menuju Jateng sebagai Penumpu Pangan Nasional”. Kegiatan ini menjadi expo pertanian terbesar di Jawa Tengah yang digagas oleh petani milenial. Event ini juga sebagai ajang temu inovasi lintas sektor pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, De Fransisco Dasilva Tafares mengatakan, PADI 2025 tidak hanya menampilkan promosi dan pameran teknologi, namun juga dirancang sebagai wadah edukasi dan regenerasi petani muda.

“Acara ini mempertemukan pemangku kepentingan dari kalangan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat umum, untuk memperkenalkan teknologi terkini sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda terhadap sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan,” katanya.

Acara yang dilaksanakan mulai 18 hingga 23 Juli 2025 ini diramaikam 186 gerai, yang terdiri dari unsur sponsorship, perusahaan mitra, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) provinsi dan kabupaten/kota.

Selain itu juga pelaku UMKM mitra tani, kuliner, hingga stan-stan inovasi dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Tercatat pula 25 inovator muda dari berbagai daerah berkompetisi dalam lomba inovasi teknologi dan produk pertanian.

Rangkaian acara PADI 2025 diawali dengan penyerahan simbolis Kartu Zilenial dan bantuan usaha KUR kepada tujuh penerima, dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang ditandai dengan pemukulan kentongan raksasa oleh Wakil Gubernur.

PADI 2025 juga menyuguhkan berbagai agenda menarik seperti kompetisi inovasi pertanian, workshop digitalisasi, festival kopi dan tembakau, kontes domba, lomba mancing, parade budaya dan kuliner, hingga :Agro Bersholawat’ sebagai penutup. (*)

Masukkan Gen Z Dalam Pengurusan PKK Kendal, Mbak Niken Harapkan Organisasi Ikuti Perkembangan Teknologi

Lingkar.co – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. (PKK) Kabupaten Kendal, Niken Larasati berharap agar organisasi perempuan yang ia pimpin bisa mengikuti perkembangan teknologi. Untuk itu dirinya memasukkan generasi muda atau gen Z dalam kepengurusan.

“Di periode ini banyak gen Z yang masuk di PKK. Kami berharap dengan masuknya gen Z ini PKK bisa mengikuti perkembangan teknologi. Sehingga PKK tidak lagi disebut sebagai organisasinya ibu-ibu sepuh. Tetapi PKK juga bisa melahirkan, mewujudkan program-program yang berkaitan dengan generasi muda, serta bisa mengikuti perkembangan zaman,” ujar Niken Larasati.

Ia menyampaikan hal itu dalam pelantikan pengurus TP PKK Kabupaten Kendal yang digelar di pendopo kabupaten, Kamis (8/5/2025).

Ia juga menegaskan, ada beberapa program yang menjadi prioritas program TP PKK periode lima tahun kedepan.

Hal ini ia sampaikan usai dikukuhkan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari sebagai Ketua TP PKK Kendal, di Gedung DPRD Paripurna Kendal, Rabu 7 Mei 2025.

Baca juga: Pemkot Semarang Terus Kawal Pengusulan KH. Sholeh Darat Sebagai Pahlawan Nasional

Diantaranya, Pandu Cinta (Pelayanan Terpadu Untuk Pencegahan Kekerasan dan Perkawinan Anak), Kader Perak (Kader Paralegal PKK Penggerak Rumah Kecamatan), Rabu Pon (Gerakan Ibu Menanam Pohon), Kikih (Keluarga Indonseia Bebas Kemiskinan Ekstrim), Peling (Spesialis Anak Keliling).

Niken Larasati melanjutkan, selain program tersebut juga ada program PKK Sigap (Sadar, Siaga dan Tanggap Bencana).

Dimana TP PKK Kendal menggandeng generasi Z dalam susunan pengurusannya saat ini, termasuk putri Bupati Kendal, Nattaya.

Niken yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD Kendal menyebut tantangan pembangunan keluarga semakin kompleks, mulai dari kesehatan, pendidikan, ketahanan ekonomi keluarga, dan permasalahan sosial yang tentunya memerlukan perhatian dan aksi nyata dari seluruh kader PKK.

“Walaupun kita berangkat dari latar belakang berbeda, tetapi disini kita menjadi satu keluarga untuk menyamakan visi dan persepsi kita bahwa kita siap siaga sebagai mitra pemerintah daerah untuk membantu menjalankan program dan visi misi Bupati Kendal lima tahun kedepan,” imbuhnya.

Istri Wabup Kendal ini menambahkan, pihaknya juga akan bersinergi dengan sejumlah pihak untuk mengatasi persoalan sampah yang saat ini menjadi salah satu prioritas Pemkab Kendal.

“Kita sudah bekerjasama dengan bank sampah. Jadi kita akan mengajak para kades PKK hingga tingkat desa untuk menyampaikan informasi, mensosialisasikan kepada maayarakat untuk kita lebih peduli kepada lingkungan kita,” tandasnya.

Sementara Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan PKK harus bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan agar program-programnya selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah.

“Salah satu program yang sejalan dengan TP PKK adalah percepatan penurunan stunting. Kita berharap dengan keterlibatan yang aktif dari PKK dapat bisa menurinlan angka stunting di Kendal. Dan generasi yang dilahirkan dapat tumbuh sehat dan berkualitas,” ujar Bupati Tika

Ia juga berharap pengurus TP PKK yang baru saja dilantik dapat bersinergi dalam membantu menyukseskan program-program pemerintah daerah.

“Apalagi Mbak Niken ini kan sudah teruji. Insya Allah dibawah kepemimpinan Mbak Niken ini PKK Kendal lebih baik dan maju. Apa lagi Mbak Niken juga anggota DPRD Kendal. PKK adalah mitra strategis, dan banyak program-program dari OPD yang selaras dengan PKK,” urainya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

TP PKK Kendal Gaet Gen Z, Wajah Baru dalam Struktur Pengurusan

Lingkar.co – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Niken Larasati menjelaskan, ada beberapa program yang menjadi prioritas program TP PKK selama periode lima tahun kedepan.

Hal ini ia sampaikan usai dikukuhkan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari sebagai Ketua TP PKK Kendal, di Gedung DPRD Paripurna Kendal, Rabu (7/5/2025).

ACARA: Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari kukuhkan kepengurusan TP PKK Kendal baru di Gedung DPRD Paripurna Kendal, Rabu (7/5/2025). (Foto: Istimewa)

Beberapa program tersebut yaitu, Pandu Cinta (Pelayanan Terpadu Untuk Pencegahan Kekerasan dan Perkawinan Anak), Kader Perak (Kader Paralegal PKK Penggerak Rumah Kecamatan), Rabu Pon (Gerakan Ibu Menanam Pohon), Kikih (Keluarga Indonseia Bebas Kemiskinan Ekstrim), Peling (Spesialis Anak Keliling).

Niken menyebut, selain program diatas juga ada program PKK Sigap (Sadar, Siaga dan Tanggap Bencana). Dimana TP PKK Kendal menggandeng generasi Z dalam susunan pengurusannya saat ini, termasuk putri Bupati Kendal, Nattaya.

“Di periode ini banyak gen Z yang masuk di PKK. Kami berharap dengan masuknya gen Z ini PKK bisa mengikuti perkembangan teknologi. Sehingga PKK tidak lagi disebut sebagai organisasinya ibu-ibu sepuh. Tetapi PKK juga bisa melahirkan, mewujudkan program-program yang berkaitan dengan generasi muda, serta bisa mengikuti perkembangan zaman,” ujar Niken Larasati.

Niken yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD Kendal menyebut tantangan pembangunan keluarga semakin kompleks, mulai dari kesehatan, pendidikan, ketahanan ekonomi keluarga, dan permasalahan sosial yang tentunya memerlukan perhatian dan aksi nyata dari seluruh kader PKK.

Baca Juga: Jubir KPK: UU Baru BUMN Larang Tangkap Direksi dan Komisaris yang Korupsi

“Walaupun kita berangkat dari latar belakang berbeda, tetapi disini kita menjadi satu keluarga untuk menyamakan visi dan persepsi kita bahwa kita siap siaga sebagai mitra pemerintah daerah untuk membantu menjalankan program dan visi misi Bupati Kendal lima tahun kedepan,” imbuhnya.

Istri Wabup Kendal ini berkomitmen, bahwa pihaknya akan bersinergi dengan sejumlah pihak untuk mengatasi persoalan sampah yang saat ini menjadi salah satu prioritas Pemkab Kendal.

“Kita sudah bekerjasama dengan bank sampah. Jadi kita akan mengajak para kades PKK hingga tingkat desa untuk menyampaikan informasi, mensosialisasikan kepada maayarakat untuk kita lebih peduli kepada lingkungan kita,” tandasnya.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan PKK harus bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan agar program-programnya selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah.

“Salah satu program yang sejalan dengan TP PKK adalah percepatan penurunan stunting. Kita berharap dengan keterlibatan yang aktif dari PKK dapat bisa menurinlan angka stunting di Kendal. Dan generasi yang dilahirkan dapat tumbuh sehat dan berkualitas,” ujar Bupati Tika

Ia juga berharap pengurus TP PKK yang baru saja dilantik dapat bersinergi dalam membantu menyukseskan program-program pemerintah daerah.

“Apalagi Mbak Niken ini kan sudah teruji. InsyaAllah dibawah kepemimpinan Mbak Niken ini PKK Kendal lebih baik dan maju. Apa lagi Mbak Niken juga anggota DPRD Kendal. PKK adalah mitra strategis, dan banyak program-program dari OPD yang selaras dengan PKK,” ungkap Bupati Tika.

Tika-Benny Gelar Muda Bersatu Fest 2024, Gaet Milenial Untuk Menangkan Pilbup Kendal

Lingkar.co – Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari dan Benny Karnadi (Tika-Benny) serius untuk memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kendal 2024.

Tidak hanya menyasar para orang tua dalam kampanye, Tim Pemenangan Tika-Benny juga menggaet generasi milenial dan zilenial (Generasi Z) dengan menggelar Muda Bersatu Fest 2024 di Posko Pemenangan, Sabtu (9/11/2024) malam.

Event tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional 2024. Karena itu, Tim Pemenangan Tika-Benny berharap bisa menstimulasi kreativitas dan menyalurkan bakat generasi milenial dan Zilenial.

Nampak para milenial dan zilenial unjuk kebolehan dalam bermain musik, fun skateboard, live grafiti, seni barongan hingga festival UMKM. Pada kesempatan tersebut Tika-Benny juga mengukuhkan tim Muda Bersatu sebagai garda terdepan paslon Tika-Benny untuk meraup suara dari milenial dan gen z.

Mbak Tika, sapaan akrab Dyah Kartika Permana Sari mengaku bersyukur atas dukungan tim Muda Bersatu. Ia yakin generasi.muda tentu mempermudah pemenangan kontestasi politik Pilbup Kendal. Sebab, kata dia dua generasi itu mendominasi daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada 2024.

“Alhamdulillah kami ada tim yang khusus menyasar gen z ini. Tim Muda Bersatu ini mengajak mereka melalui kegiatan seperti malam ini, kegiatan yang memang disukai sama milenial dan gen z,” ujarnya.

Menurut dia, milenial dan gen z harus dilibatkan dalam pemerintahan untuk pembangunan dan kemajuan Kabupaten Kendal lebih baik lagi.

“Kita akan bersama-sama libatkan gen z, kita rangkul agar mereka nantinya juga bisa menjadi pemimpin untuk memajukan Kabupaten Kendal ini,” tandasnya.

Ketua Tim Pemenangan Tika-Benny, Iwan Laksono menuturkan, Muda Bersatu adalah wadah anak-anak muda yang telah mempunyai hak pilih di Pilkada 2024 yang mana pada Hari Pahlawan ini mereka mendeklarasikan diri untuk memenangkan paslon Tika-Benny pada Pilkada 2024 ini.

“Di momen Hari Pahlawan ini meskipun tanpa mengangkat senjata, tim Muda Bersatu bertekad untuk berjuang memenangkan Tika-Benny menjadi bupati dan wakil bupati Kendal,” tegasnya.

Tidak Asal Deklarasi Dukungan, Pemilih Pemula Berani Beri Masukan Kepada Yoyok-Joss

Lingkar.co – Tidak hanya sekedar asl deklarasi dukungan kepada Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang nomor urut 02, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss). Lebih dari itu para anak muda ibu kota Jawa Tengah juga melakukan dialog interaktif dengan peserta dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa perguruan tinggi di Kota Semarang.

Dialog bertajuk Diskusi Panel Pemimpin Perspektif Anak Muda “Membentuk Pemimpin Masa Depan: Suara Anak Muda Untuk Perubahan” tersebut diinisiasi oleh DPC Penentu Arah Kota Semarang dan Forum OSIS Kota Semarang.

Bertempat di kedai kopi Borjuis, Jalan Kapten Piere Tendean, Sekayu, Rabu (16/10/2024) malam, diskusi panel ini berjalan dengan santai dan interaktif. Para generasi Z menyampaikan keresahan atas persoalannya kepada Yoyok Sukawi-Joko Santoso.

Di antara berbagai persoalan yang ditanyakan oleh para pemilih pemula ini ialah peningkatan kualitas pendidikan dan akses lapangan pekerjan yang lebih luas. Ada pula yang menanyakan tentang ruang kreatif yang bisa mewadahi potensi anak-anak muda supaya bisa terus berkembang.

Nathan, salah satu siswa SMA negeri di Semarang mengeluhkan tentang minimnya ruang kreativ bagi anak-anak muda untuk menyalurkan hobi dan potensinya. Dia juga berharap agar anak-anak muda ke depannya bisa dilibatkan dalam pembangunan Kota Semarang.

Deklarasi dukungan untuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 2, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) pada Pilwalkot 2024 di Kedai Kopi Borjuis, Jalan Kapten Piere Tendean, Sekayu, Semarang, Rabu (16/10/2024) malam. Foto: istimewa
Deklarasi dukungan untuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 2, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) pada Pilwalkot 2024 di Kedai Kopi Borjuis, Jalan Kapten Piere Tendean, Sekayu, Semarang, Rabu (16/10/2024) malam. Foto: istimewa

“Kami berharap pemimpin ke depan bisa mendukung kapasitas dan peningkatan skill anak-anak dengan pelatihan maupun kami diberikan akses untuk bisa berkolaborasi terlibat dalam pembangunan Kota Semarang,” kata Gen Z tersebut kepada Yoyok Sukawi.

Mendengar pertanyaan itu, Yoyok Sukawi menyampaikan bahwa pihaknya memiliki sejumlah program yang bisa dimanfaatkan oleh anak-anak muda. Dia menawarkan program pra kerja berupa pelatihan untuk para lulusan SMA, SMK, dan juga perguruan tinggi.

“Kita punya program Pra Kerja untuk Generasi Z yang baru lulus SMA dan SMK dan juga kuliah. Pemerintah kota nantinya akan punya Balai Latihan Kerja, nah itu para fresh graduate akan dibekali keterampilan selama tiga bulan dan juga akan diberi insentif,” ungkap Yoyok.

Sadar Potensi Gen Z Dalam Pemilu 2024, Caleg PKB Ini Gelar Turnamen Play Station

Lingkar.co – Sadar potensi generasi Z (Gen Z) dalam menentukan hasil pemilu, Calon Legislatif Dapil I Kendal (Pegandon, Patebon, Ngampel, dan Kendal) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kendal, Nanang Fardiansyah menggelar kampanye dengan lomba bermain play station.

.
Turnamen permainan Play Station dilaksanakan di Desa Dawungsari Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal Jawa Tengah, Selasa (30/1/2024)

Menurutnya, generasi muda lebih segar pola pikirnya, mereka menguasai teknologi dan memahami politik, asal cara pendekatan yang dilakukan sesuai dengan kegemaran mereka.

“Saya memilih generasi z ini sebab mereka pola pikirnya masih fresh, bahkan kalai masalah IT mereka pasti menguasai, sehingga dengan lomba game ini secara politik juga menguasai, sehingga bisa dimanfaatkan, sebab pemilu tahun ini mayoritas generasi muda,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda lebih segar pola pikirnya, mereka menguasai teknologi dan memahami politik, asal cara pendekatan yang dilakukan sesuai dengan kegemaran mereka.

“Saya memilih generasi z ini sebab mereka pola pikirnya masih fresh, bahkan kalai masalah IT mereka pasti menguasai, sehingga dengan lomba game ini secara politik juga menguasai, sehingga bisa dimanfaatkan, sebab pemilu tahun ini mayoritas generasi muda,” ujarnya.

Dengan demikian, ia bisa melakukan sosialisasi pencoblosan saat pelaksanaan lomba berlangsung.

Di lain sisi, milenial dan Gen Z yang terbiasa dengan media sosial juga cukup kritis terhadap iklan kampanye. Mereka memperhatikan apakah iklan tersebut didasarkan pada fakta yang valid atau bukan. Juga paham iklan tersebut disajikan pada platform yang kredibel atau tidak.

Mulyadi salah satunya, ia ikut lomba game play station dan merasa senang karena selain bisa menyalurkan hobi, juga mendapatkan ilmu cara mencoblos dari Caleg PKB, Nanang Fardiansyah.

“Ini merupakan caleg yang cerdas, bisa memanfaatkan peluang dan kesempatan, dengan menggandeng generasi milenial dan generasi Z, maka dia akan memperoleh suara banyak,” katanya.

Sebagai informasi, Generasi Z merupakan salah satu kelompok pemilih pemula pada Pemilu 2024. Secara demografis Gen Z merupakan generasi yang paling aktif dan menjadi pemilih terbesar pada pemilu 2024.

Oleh karena itu, peran Gen Z dianggap penting dan tidak dapat diremehkan. Bahkan bisa dikatakan, Gen Z aakan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perolehan suara kandidat pada pemilu 2024. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat