Ungkap Keistimewaan Mahfud MD, Yenny: Paling Rajin Hadiri Haul Gus Dur

Putri Gus Dur, Yenny Wahid Ungkap Keistimewaan Mahfud MD. Foto: Istimewa
Putri Gus Dur, Yenny Wahid Ungkap Keistimewaan Mahfud MD. Foto: Istimewa

Lingkar.co – Putri kedua Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh yang dikenal Yenny Wahid ungkap keistimewaan Mahfud MD di mata Gus Dur.

Cawapres nomor urut 3 itu, kata Yenny, rajin menghadiri haul Gus Dur. Pasalnya, Mahfud MD merupakan satu di antara murid Gus Dur.Sehingga, kedatangan Mahfud dalam acara Haul ke-14 Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur tidak dicurigai sebagai sebuah kampanye terselubung dalam acara tersebut.

“Beliau paling rajin (hadir dalam haul Gus Dur) karena memang kadernya Gus Dur sejak dulu. Pak Mahfud ini istimewa sekali,” kata Yenny Dalam acara Haul ke-14 Gus Dur di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (6/1/2024).

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Yenny juga ungkap keistimewaan Mahfud MD bagi Nahdlatul Ulama (NU). Mahfud dinilai memiliki kedekatan dengan NU.

Lebih lanjut, Yenny juga bercerita bahwa pada saat diangkat menjadi Presiden RI, Gus Dur menyadari bahwa Mahfud sangat cocok mengisi kabinet di bagian keamanan dan pertahanan negara meski saat itu belum banyak dikenal publik. Ini juga sebagai eksperimen Gus Dur terhadap Mahfud MD.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

“Pak Mahfud diangkat jadi bosnya para aparat, menjadi Menteri Pertahanan waktu itu ketika Gus Dur jadi Presiden,” imbuh Yenny.

Png-20230831-120408-0000

Di samping itu, Yenny menyebut Gus Dur mempercayakan jabatan Menhan kepada Mahfud juga karena karakternya yang tak pernah gentar dan tak pernah takut.

“Menteri Pertahanan itu adalah jabatan yang sangat strategis dan sangat rawan untuk disadap. Tapi Prof Mahfud tidak pernah takut disadap,” pungkas dia.

Dalam haul Gus Dur ke-14 itu, Mahfud dan Yenny mengikuti pembacaan tahlil dan pengajian akbar bersama Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin beserta Pengasuh Ponpes Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo KH Agoes Ali Masyhuri.

Hadir juga Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) di Australia dan New Zealand, H Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir bersama ribuan masyayikh, santri, dan masyarakat dari berbagai daerah di Jatim. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *