Warga Tunggu Kejelasan Penggusuran Lahan

  • Bagikan
warga-tunggu-kejelasan-penggusuran-lahan
PERINGATAN: Salah satu warga Kandang Doro RT 3 RW 6 Kestalan, Banjarsari, Surakarta menunjukkan surat peringatan PT KAI. (GALUH SEKAR KINANTHI/LINGKAR JATENG)

SURAKARTA, Lingkar.co – Warga Kandang Doro RT 3 RW 6 Kestalan, Banjarsari, Surakarta masih belum mendapatkan kejelasan terkait penggusuran lahan warga untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI). Padahal sudah enam hari melayangkan surat peringatan kedua, PT KAI belum mengambil langkah apapun.

Salah satu poin dari SP kedua dengan nomor KA.2P3/II/15/DO.6-2021 tersebut tertulis PT KAI memberikan kelonggaran waktu paling lambat lima hari terhitung sejak surat peringatan tersebut warga terima. Waktu terakhir bertepatan dengan hari Jum’at (26/2) kemarin.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Lurah Kestalan Suyono mengatakan, sampai kemarin belum menerima kabar mengenai penggusuran lahan warga. Pasalnya, pihaknya belum menerima pemberitahuan lanjutan dari PT KAI maupun kepolisian terkait penggusuran.

“Kalau pasti kemarin ya pasti sudah ada koordinasi terlebih dahulu. Tapi sampai sekarang masih aman,” ujar Kepala Kelurahan yang akrab dengan sapaan Yono tersebut.

Yono menambahkan, sebelumnya kepala kepolisian Kecamatan Banjarsari sempat menyambangi warga sempat. Kunjungan tersebut digelar langsung di kediaman warga, ditanah yang akan digusur oleh pihak KAI tersebut.

“Hal ini mungkin karena warga sempat menyurati KAI, jadi ada pertimbangan lagi mungkin. Warga pun juga masih kondusif, aman aman saja tidak ada pemberontakan yang membahayakan dan anarkis. Hanya saja memang warga masih menunggu ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Warga Yulianto mengaku, warga masih merasa was was jika suatu saat terjadi penggusuran paksa. Pihaknya juga masih menunggu gerakan dari pemerintah untuk dirinya dan warga Kandangdoro yang terdampak penggusuran tersebut.

“Sampai saat ini belum ada perkembangan apapun. Kami masih menunggu semoga Pak Ganjar masih mau membantu kami, dan semoga dengan adanya pemimpin baru di Kota Solo setidaknya bisa menjadi payung kami untuk menghadapi permasalahan ini,” tutupnya. (luh/dha)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.