Mengenal Aipda Hariyanto, Polisi Penyandang Disabilitas dengan Segudang Prestasi

BANGGA: Aipda Hariyanto penyandang disabilitas dengan segudang prestasi menunjukkan sejumlah medali yang didapatkannya. (MUKHTARUL HAFIDH/LINGKAR.CO)
BANGGA: Aipda Hariyanto penyandang disabilitas dengan segudang prestasi menunjukkan sejumlah medali yang didapatkannya. (MUKHTARUL HAFIDH/LINGKAR.CO)

SRAGEN, Lingkar.co – Keterbatasan fisik bukan menjadi halangan seseorang untuk meraih prestasi, seperti atlet panahan penyandang disabilitas asal Bumi Sukowati, Hariyanto. Berbagai penghargaan dari kompetisi tingkat lokal hingga nasional mampu ia torehkan.

Keterbatasan fisik Hariyanto terjadi setelah nasib nahas menimpanya. Kecelakaan sepulang melaksanakan tugas dinas mengakibatkan kaki kanannya harus teramputasi. Meski disabilitas, Hariyanto tercatat aktif bertugas sebagai Kanit Intelkam Polsek Karangmalang, Polres Sragen, Jawa Tengah.

Baca Juga: Polres Sragen Pasang Kamera Portabel, Pelanggar Tak Bisa Lagi Mengelak

“Sepulang tugas dinas pengamanan, yang saya anggap ini takdir. Saya kecelakaan dan beberapa kali perawatan. Pada akhirnya harus ada tindakan amputasi,” kata Aipda Hariyanto yang juga ternyata Pengurus Gowes Sragen.

Aipda Hariyanto sudah menorehkan berbagai prestasi dan penghargaan. Yakni di tahun 2016, ia mendapat satu medali perunggu dari ajang olahraga tingkat kabupaten. Kemudian, pada 2018, ia mendapat dua medali perak pada kejuaraan tingkat provinsi. Selanjutnya, pada 2019, ia meraih satu medali emas kejuaraan tingkat provinsi.

Awalnya Hobi Menembak, Jatuh Cinta Cabor Panahan sejak 2014

Awalnya, Hariyanto memiliki hobi menembak. Namun, sejak 2014, ia jatuh cinta dengan cabang olahraga panahan. Ia mengaku, memilih olahraga panahan, mengingat salah satu faktor yakni kondisi salah satu kakinya.

Png-20230831-120408-0000

Baca Juga: Kapolres dan PJU Polres Sragen Nyatakan Jadi Orang Tua Asuh Pelajar Asal Papua di Sragen

“Berawal dari hobi menembak pada 2014, karena keterbatasan fisik saya mau memilih olah raga lain karena sedikit kesulitan. Akhirnya saya memilih olahraga panahan dan setelah itu saya mencoba untuk naik ke tingkat yang serius,” papar Hariyanto.

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *