Perlintasan KA Tanpa Palang di Sragen, Kembali Merenggut Nyawa Petani

  • Bagikan
EVAKUASI: Kepolisian bersama relawan saat melakukan evakuasi korban jiwa. (MUKHTARUL HAFIDH/LINGKAR JATENG)
EVAKUASI: Kepolisian bersama relawan saat melakukan evakuasi korban jiwa. (MUKHTARUL HAFIDH/LINGKAR JATENG)

SRAGEN, Lingkar.co – Perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di Sragen kembali menelan korban jiwa. Kali ini korbannya, seorang petani Suraji (70) warga Purwosari Rt 07, Desa, Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Korban ditabrak KA Pertamina di perlintasan KA perlintasan KA tanpa Palang Km.258+ 6-7 Dukuh Kaponan Rt. 03, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Kapolsek Sidoharjo AKP Agung Ari mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menyampaikan, korban yang saat itu mengendarai motor Honda Supra nopol AD 4583 FN melaju dari arah selatan menuju ke utara.

Namun sesampainya korban di tengah perlintasan Kereta Api ada Kerata Api Pertamina CC 2017805 yang melintas arah timur ke barat dan menabrak korban hingga korban meninggal dunia.

“Kronologi kejadian, korban dari sebelah selatan rel kereta api hendak menyebrang ke arah utara. Namun sesampainya korban di tengah perlintasan kereta api ada kerata api Pertamina yang melintas dan menabrak korban hingga meninggal dunia,” terang Agung Ari mewakili Kapolres Sragen.

Agung mengatakan, korban yang setiap harinya beraktifitas menyebrangi perlintasan kereta api tanpa palang tersebut untuk membeli ampas tahu untuk sapi miliknya.

Korban langsung di bawa ke RSUD Sragen untuk dilakukan otopsi. Agung menambahkan palang tersebut tidak ada petugas yang menjaga.

“Palang kereta api ini tidak ada petugas yang menjaga, hanya rambu saja,” jelasnya.

Menindaklanjuti kecelakaan itu, Agung menyampaikan pihaknya nanti akan melakukan koordinasi dengan Pemda Sragen. (fid/aji)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.