Arsip Tag: ali Badrudin

Safin Diisukan Bakal Dapat Rekom PDIP, Ali: Saya Akan Ikuti Perintah Partai

Lingkar.co – Rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) Pati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kabarnya bakal diberikan kepada Saiful Arifin (Safin).

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Pati Ali Badrudin mengatakan bahwa rekomendasi menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Apapun keputusan DPP, pihaknya akan mengikutinya.

“Ya gapapa, kalau nanti partai memilih Pak Arifin, saya selaku pengurus partai PDIP harus tegak lurus menjalankan perintah partai,” kata Ali, Senin (5/08/2024).

Namun hingga kini, pihaknya belum mengetahui nama yang bakal direkomendasikan partai berlambang banteng ini untuk Pilbup Pati 2024.

“Untuk saat ini saya masih menunggu, karena itu merupakan otoritas DPP partai. Kalau saya bisa mengeluarkan ya sudah saya keluarkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan DPC PDIP Pati telah mengusulkan lima nama ke DPP PDIP untuk maju sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Pati periode 2024-2029.

“Ada Saiful Arifin, Wahyu, Slamet Warsito, Agus camat Dukuhseti, Novi,” sebutnya.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) telah mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.

Dimana sesuai PKPU tersebut, tahapan penyelenggaraan diawali dengan pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan yang dimulai pada 5 Mei sampai 19 Agustus 2024, pengumuman pendaftaran pasangan calon 24 sampai 26 Agustus 2024, pendaftaran pasangan calon 27 sampai 29 Agustus 2024, dan penelitian persyaratan calon 27 Agustus sampai 21 September 2024.

Kemudian, penetapan pasangan calon 22 September 2024. Pelaksanaan kampanye 25 September sampai 23 November 2024 dan pelaksanaan pemungutan suara 27 November 2024.

Dilanjutkan penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara 27 November sampai 16 Desember 2024. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Terima Banyak Dukungan, Ketua DPRD Tegaskan Tak Ingin Maju Pilkada Pati

Lingkar.co – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ali Badrudin menegaskan tidak ingin maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Padahal, beberapa pihak telah banyak yang menjagokan Ketua DPC PDIP Pati ini untuk maju dalam pemilihan calon bupati (cabup) 2024. Bahkan, balihonya sebagi cabup juga sudah banyak bertebaran di berbagai titik di Kabupaten Pati.

Ali Badrudin mengakui memang banyak pihak yang mendukung dirinya untuk maju dalam Pilkada 2024. Meski begitu, dirinya tetap kekeh tidak ingin maju sebagai calon Bupati Pati.

Ali juga berharap agar Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri tidak menugaskan dirinya untuk maju. Karena meskipun dirinya tidak ingin maju, tapi ketika ada perintah dari ketum, maka tidak bisa menolaknya.

“Saya kan orang partai, jadi tidak perlu mendaftar. Tergantung dari ibu ketua umum, semoga saja tidak diperintah, itu yang jadi doa kami (saya),” ujarnya, kemarin.

Dirinya juga mempersilahkan kepada siapa pun yang ingin mendaftar dan maju dalam Pilkada Pati melalui PDIP. Asalkan mendapatkan mandat dari Megawati, maka pihaknya akan sepenuhnya mendukung dan ikut memenangkannya.

“Siapa pun yang direkomendasikan DPP partai, tentunya saya selaku ketua partai di Pati wajib untuk memenangkan yang diusung,” kata dia.

Saat ditanya soal koalisi, dirinya mengaku hingga kini belum melakukan komunikasi dengan partai lain.

Hanya saja dalam waktu dekat, pihaknya bakal membuka komunikasi dengan partai-partai yang memiliki kursi di DPRD Pati.

“Koalisi itu nanti, penting kita komunikasi dengan partai lain. Mana yang mempunyai visi misi, ideologi, dan tujuan yang sama untuk kesejahteraan masyarakat Pati,” tandasnya.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) telah mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.

Dimana sesuai PKPU tersebut, tahapan penyelenggaraan diawali dengan pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan yang dimulai pada 5 Mei sampai 19 Agustus 2024, pengumuman pendaftaran pasangan calon 24 sampai 26 Agustus 2024, pendaftaran pasangan calon 27 sampai 29 Agustus 2024, dan penelitian persyaratan calon 27 Agustus sampai 21 September 2024.

Kemudian, penetapan pasangan calon 22 September 2024. Pelaksanaan kampanye 25 September sampai 23 November 2024 dan pelaksanaan pemungutan suara 27 November 2024.

Dilanjutkan penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara 27 November sampai 16 Desember 2024. (*)

Penulis: Miftahus Salam

PDIP Bakal Tambah Empat Kursi DPRD Pati, Ali: Belum Capai Target

Lingkar.co – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bakal mendapat tambahan empat kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Pati Ali Badrudin setelah mengetahui hasil rekapitulasi suara Pemilu 2024 di tingkat kecamatan.

Ia menyampaikan bahwa partainya pada Pemilu 2024 akan mendapatkan sebanyak 14 kursi DPRD Pati. Perolehan ini meningkat dibanding pada Pemilu 2019 yang mendapatkan 10 kursi.

Perolehan 14 kursi tersebut berasal dari hampir semua dapil di Pati yang masing-masing mendapatkan tiga kursi. Hanya di dapil IV, katanya, PDIP mendapatkan dua kursi.

Meski demikian, menurutnya capaian ini belum mencapai yang ditargetkan oleh DPC PDIP Pati, yakni sebanyak 17 kursi DPRD Pati.

“Insya Allah dari 10 jadi 14 kursi. Meski sebelumnya kami mentargetkan 17 kursi, tetapi perolehan ini juga sudah luar biasa,” kata Ketua DPRD Pati itu, kemarin.

Menurutnya, hasil yang diraih sesuai dengan kinerja para kader PDIP. Ditambah lagi, setiap caleg sudah memiliki desa binaan yang digunakan untuk

“Intinya kalau PDIP sesuai dengan perolehan di lapangan, karena kita punya wilayah tempur masing-masing,” ujarnya.

Disinggung apakah dirinya bakal duduk di kursi Ketua DPRD Pati lagi, Ali mengatakan masih menunggu instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Artinya meskipun sudah menjabat dua periode, dirinya kemungkinan masih bisa menjabat kembali sesuai dengan kinerja dan pengalamannya sebagai pimpinan partai sekaligus pimpinan DPRD.

Di sisi lain, dirinya mengimbau supaya masyarakat menunggu hasil rekapitulasi dan penetapan dari KPU Kabupaten Pati.

“Mengenai hasil Pileg, sebaiknya masyarakat menunggu keputusan resmi dari KPU Pati,” katanya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Jelang Liga 2, Ali Badrudin Berharap Persipa Berlaga di Pati

PATI, Lingkar.co – Jelang Liga 2, tim Persatuan Sepakbola Indonesia Pati (Persipa) gencar melakukan berbagai persiapan. Tidak lolosnya rumput Stadion Joyokusumo saat verifikasi beberapa waktu lalu, membuat pihak manajemen Persipa Pati berupaya keras untuk menjadikan Stadion Joyokusumo sebagai home base.

Bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Persipa bakal dibuatkan lapangan baru supaya pertandingan Liga 2 dapat dimainkan di Pati. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin saat ditemui awak media, belum lama ini.

“Lapangan baru Persipa kita masih menunggu,” ungkap Ali.

Joni Kurnianto Sebut Persipa Pati Bakal Tambah Pemain Baru

Lanjut Ali, ia tetap mengupayakan pertandingan Liga 2 Persipa Pati dimainkan di Stadion Joyokusumo. Ia mengaku optimis Stadion Joyokusumo bisa digunakan lantaran setelah dilakukan penyelidikan, ternyata rumput Stadion Joyokusumo sudah standar Federation International de Football Association (FIFA).

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Umum Persipa Pati, Joni Kurnianto sekaligus Wakil Ketua I DPRD Pati. Pihaknya telah melakukan konfirmasi bahwa rumput Stadion Joyokusumo sudah berstandar FIFA.

Pada intinya, Ali berharap Persipa Pati bisa berlaga di kotanya sendiri tanpa perlu menggunakan stadion kota lain.

“Kita akan berkoordinasi dengan eksekutif (DPUTR dan Dinporapar) untu mencari solusinya. Kalau rumputnya standar FIFA, ya ngapain kita buat? Waktu dekat ‘kan untuk laga Liga 2, supaya bisa berlaga di Pati,” tutup politisi dari Fraksi PDI-P ini. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkar.co)

DPRD Pati Siap Tindaklanjuti APBD 2021 Melalui Badan Anggaran

PATI, Lingkar.co – Seluruh Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati siap menindaklanjuti laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati tahun anggaran 2021 yang telah disampaikan oleh Bupati Pati, Haryanto beberapa waktu lalu pada sidang paripurna.

Bersama dengan seluruh anggota dewan, Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin mengaku siap untuk menindaklanjuti melalui Badan Anggaran (Banggar).

“Jawaban Pak Bupati hari ini merupakan kelanjutan pandangan umum fraksi yang ada di Kabupaten Pati kemarin. Semua fraksi menyampaikan secara kolektif yang diwakilkan saudara Suriyanto. Hari ini dijawab Bupati Haryanto sesuai kinerja. Setelah ini, akan ditindaklanjuti oleh Badan Anggaran,” papar Ali saat ditemui awak media pasca rapat paripurna.

Ali Badrudin Usulkan Siti Aisyah Gantikan Kursi Dewan Noto Subiyanto

Melalui Badan Anggaran ini nanti, seluruh anggota dari masing-masing Fraksi yang ada di DPRD Pati akan memberikan masukan, saran dan kritik terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2021.

Selain itu, Ali menambahkan, jika nantinya masih ada ketidakpuasan dari anggota dewan terhadap penggunaan APBD 2021 yang belum bisa diselesaikan melalui Banggar, bakal ditindaklanjuti melalui masing-masing komisi yang menaungi.

“(Rapat Banggar nanti) membahas yang disampaikan oleh Bupati dan jawaban Bupati mengenai yang belum puas atau bagaimana dari teman-teman DPRD. Jika nanti di Banggar belum selesai, kita bahas di komisi sesuai dengan jadwal,” tambah Ali.

Ali Badrudin Beri Peringatan Anggota Dewan yang Sering Bolos

Di sisi lain, DPRD Pati juga bekerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menaungi untuk mempermudah penyelesaian masalah dalam rapat Banggar.

“Di komisi nanti, teman-teman memanggil OPD mitra kerjanya masing-masing. Misal saja Komisi D memanggil rumah sakit dan Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait pertanggungjawaban yang disampaikan oleh Bupati,” pungkasnya. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkar.co)

Ali Badrudin Bacakan Nama Anggota Dewan yang Bolos Rapat

PATI, Lingkar.co – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin akhirnya membacakan nama-nama anggota dewan yang tidak mengikuti rapat paripurna. Hal tersebut dilakukan oleh Ali sesuai dengan perintah Badan Kehormatan (BK) DPRD Pati perihal tindak lanjut dari rapat paripurna hak angket Pansus yang tidak memenuhi kuorum, beberapa waktu lalu.

“Ini ‘kan akibat dari waktu dulu, rapat paripurna hak angket yang tidak kuorum. Kemudian yang kedua banyak anggota DPRD Pati tidak hadir pada rapat paripurna berikutnya. Ini sudah ditindaklanjuti oleh BK, kemudian BK mengadakan rapat dan memberikan surat bahwasanya yang tidak masuk tolong nanti diabsen dan disampaikan pada rapat paripurna,” kata Ali Badrudin.

Dari 50 anggota dewan, yang hadir sebanyak 38 anggota sedangkan 12 anggota lainnya tidak hadir dengan berbagai alasan. Pengecualian terhadap Noto Subiyanto yang telah meninggal dunia.

Ali Badrudin Usulkan Siti Aisyah Gantikan Kursi Dewan Noto Subiyanto

Kemudian Ali Badrudin menyebutkan nama-nama anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat paripurna, di antaranya Jamari, Dicko, Yeti Kristianti, Muhammadun, Wisnu Wijayanto, Teguh Bandang Waluyo, Muslihan, Riyanto, Wardjono, Maesaroh dan Muntamah. Beberapa dari nama-nama tersebut sudah izin untuk tidak mengikuti rapat paripurna, tetapi anggota yang lain tidak ada keterangan.

“Pak Haji Jamari pergi menunaikan haji, kemudian Dicko dan Yeti menempuh pendidikan, Pak Madun sakit dan yang lain absen tidak ada pemberitahuan,” tambah Ali.

Dirinya berharap dengan dibacakannya nama-nama anggota dewan yang tidak mengikuti rapat paripurna dapat memberikan rasa malu, sekaligus memberikan motivasi untuk hadir pada rapat-rapat selanjutnya.

“Ke depan nanti, ini sebagai motivasi bagi teman-teman untuk introspeksi diri. Paling tidak itu rasa malunya ada ketika tidak hadir saat rapat paripurna. Biar publik mendengar, InsyaAllah nanti akan kita absen terus,” tutupnya. (Lingkar Network | Lingkar.co)

Rapat Paripurna DPRD Pati, Bupati Haryanto Sampaikan Jawaban Soal Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

PATI, Lingkar.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati menggelar rapat paripurna jawaban Bupati Pati atas penyampaian pandangan umum fraksi DPRD Pati terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pati tahun anggaran 2021.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin bersama Wakil Ketua III DPRD Pati, Muhammadun. Turut hadir pula Bupati Pati, Haryanto beserta Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin dan perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pati.

Rapat paripurna ini merupakan rapat lanjutan dari pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pati tahun anggaran 2021 yang telah disampaikan pada rapat sebelumnya, beberapa waktu lalu.

Fraksi Demokrat DPRD Pati Soroti Bidang Keuangan, Infrastruktur dan Sosial Budaya

Dalam sambutannya, Bupati Haryanto mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Pati yang telah menyampaikan pandangan umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pati.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua fraksi-fraksi DPRD atas apresiasi dan ucapan terhadap perolehan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-7 kalinya,” ucap Bupati Haryanto.

Bupati Haryanto kemudian membacakan jawaban atas penyampaian pandangan umum dari masing-masing fraksi. Ia pun menyadari bahwa penggunaan APBD tahun anggaran 2021 masih banyak kekurangan.

Fraksi Partai Golkar DPRD Pati Dukung Raperda Rencana Pembangunan Industri

“Namun, kami menyadari sepenuhnya bahwa, jawaban ini mungkin masih ada kekurangan dan mungkin pula masih belum memberikan kepuasan di hati Bapak dan Ibu anggota dewan yang terhormat,” tutur Bupati Haryanto.

Di akhir jawaban, Bupati Haryanto mengucapkan permohonan maaf dan meminta kepada anggota dewan untuk menindaklanjuti jawabannya pada rapat Badan Anggaran (Banggar) dan rapat-rapat komisi. Seluruh anggota DPRD Pati kemudian menyetujui jawaban Bupati Haryanto untuk dibahas lebih lanjut oleh anggota dewan pada rapat Banggar. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkar.co)

Warga Ingin Dibuatkan Sirkuit Balap, Ini Respons Ketua DPRD Pati

PATI, Lingkar.co – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin mendapat laporan dari masyarakat saat ia melakukan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) V, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Salah satunya adalah aksi balap liar yang dilakukan oleh anak muda di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati.

Aksi balap liar tersebut, dapat mengganggu pengguna jalan dan dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan. Oleh karena itu, masyarakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk membangun sirkuit balap. Ali Badrudin, selaku pimpinan dewan pun menerima aspirasi tersebut.

“Itu nanti menjadi masukan untuk eksekutif karena ini juga aspirasi dari masyarakat. Jadi, kita sampaikan saat paripurna yang mana ini adalah hasil reses DPRD Pati,” ujar Ali saat ditemui pasca sidang paripurna, beberapa waktu lalu.

Ali Badrudin Beri Peringatan Anggota Dewan yang Sering Bolos

Bersama dengan anggota dewan yang lain, pihaknya siap mengawal aspirasi terkait dibangunnya sirkuit balap. Namun, tentu saja perlu memperhatikan banyak faktor, dari APBD Kabupaten Pati hingga lokasi dibangunnya sirkuit balap.

“Nanti kita akan mengawal, tapi juga harus mempertimbangkan APBD tahun 2023 nanti. Hal ini untuk menampung balapan di Pati biar tidak ada balap liar. Nanti kita juga akomodir satu tempat, yang penting kita sama-sama berjuang untuk kebaikan masyarakat Pati. Tapi, kita juga harus melihat kemampuan keuangan kita,” pungkasnya. (Lingkar Network | Lingkar.co)

Ali Badrudin Usulkan Siti Aisyah Gantikan Kursi Dewan Noto Subiyanto

PATI, Lingkar.co – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk rangkaian proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pati.

Pergantian yang dimaksud yakni dengan mengajukan nama Siti Aisyah untuk menggantikan (almarhum) Noto Subiyanto yang meninggal pada Minggu (01/05) lalu. Diketahui, Noto Subiyanto merupakan anggota DPRD yang menjabat sebagai Sekretaris Komisi D DPRD Pati pada masa jabatan 2019-2024 yang meninggal di Rumah Sakit KSH Pati dikarenakan menderita penyakit kelenjar getah bening. 

”Sudah ada, usulan pengganti Pak Noto Subiyanto, kami di Fraksi PDI Perjuangan sudah mengusulkan. Penggantinya itu Bu Siti Aisyah sesuai regulasi dan perolehan suara,” ungkap Ali Badrudin saat ditemui di gedung DPRD Kabupaten Pati, baru-baru ini.

Jelang Akhir Masa Jabatan, Ali Badrudin Apresiasi Kinerja Bupati Pati

Pihaknya mengaku, telah melayangkan surat pada Kamis (09/06) bertepatan dengan 40 hari meninggalnya Noto Subiyanto. Hal tersebut disebabkan, pihaknya masih menjunjung tinggi sikap rasa menghargai dan menjaga perasaan keluarga almarhum yang ditinggalkan, maka dari itu tidak ingin terlalu terburu-buru melaksanakan PAW.

“Kalau di PDI Perjuangan itu ada tenggang rasa atau tata kramanya. Kita, 40 hari setelah meninggalnya baru boleh bersurat ke DPP Partai. DPP Partai baru menerima,” ujar Ali yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Pati.

Lebih lanjut, dia mengatakan, saat ini masih menunggu surat balasan dan persetujuan dari DPP PDI-P mengenai PAW. Apabila telah mendapat persetujuan, maka usulan tersebut nantinya akan dikirimkan ke Gubernur Jawa Tengah untuk digunakan sebagai dasar pemberhentian dan pengangkatan anggota DPRD Kabupaten Pati.

Ali Badrudin Sesalkan Anggotanya Mangkir Rapat Paripurna

Dirinya juga mengaku, saat ini masih menunggu surat balasan dan persetujuan dari DPP PDI-P terkait PAW. Jika sudah dapat persetujuan, usulan itu nantinya dilayangkan ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai dasar untuk menghentikan dan mengangkat anggota DPRD Kabupaten Pati.

”Suratnya sudah kami kirim. Kami menunggu surat dari DPP (PDIP). Nanti partai bersurat kepada Pimpinan DPRD. Pimpinan DPRD menyampakan ke gubernur. Gubernur melakukan penghentian dan melakukan pengangkatan. Lalu kembali ke DPRD dan dijadwalkan Rapat Paripurna PAW,” pungkasnya. (Lingkar Network | Ika Tamara Dewi – Koran Lingkar)

Ali Badrudin Beri Peringatan Anggota Dewan yang Sering Bolos

PATI, Lingkar.co – Belum lama ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin dibuat geram lantaran banyak anggota dewan tak hadir dalam rapat paripurna. Alhasil, pada rapat paripurna saat penyampaian hasil reses anggota DPRD Pati, sebanyak 38 anggota dewan menghadiri rapat. Hal ini menandakan adanya peningkatan signifikan untuk memenuhi kuorum.

Meski begitu, bersama dengan Badan Kehormatan (BK), Ali Badrudin akan tetap menindak tegas anggota dewan yang lebih dari enam kali tidak menghadiri rapat.

“Kami rapat dengan BK untuk memanggil anggota DPRD yang bolos lebih dari 6 kali, atau datang hanya tanda tangan lalu pulang. Itu juga menjadi catatan kami, biar BK bekerja memanggil teman-teman karena itu (adalah) tata acara,” ucap Ali.

Ali Badrudin Sesalkan Anggotanya Mangkir Rapat Paripurna

Sesuai dengan mekanisme, tugas BK untuk mencatat dan memanggil anggota dewan yang sering bolos rapat. Hingga kini, Ali masih menunggu siapa-siapa saja anggota dewan yang sering bolos.

“Tidak mungkin langsung pimpinan, harus melalui BK dulu. Nanti biar BK melaporkan kepada pimpinan, pimpinan baru rapat dan memanggil yang bersangkutan. Ini kita masih menunggu laporan dari BK terkait siapa saja yang bolos lebih dari enam kali. Tentunya nanti yang melakukan penelitian adalah BK,” tambahnya.

Dengan adanya tindakan tegas dari pimpinan, diharapkan dapat menyadarkan anggota dewan akan tugasnya sebagai wakil rakyat. Hal itu pun tampak pada rapat berikutnya, yang dihadiri banyak anggota meski tidak seluruhnya hadir. (Lingkar Network | Lingkar.co)