Arsip Tag: Rekomendasi

Audiensi dengan Plt Bupati, PGRI Bekasi Sampaikan Aspirasi dan Rekomendasi Kebijakan Pendidikan

Lingkar.co – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi melakukan audiensi dengan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di ruang kerja Plt Bupati Bekasi, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (06/03/2026).

Ketua PGRI Kabupaten Bekasi, Hamdani mengatakan audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari surat yang sebelumnya disampaikan kepada Plt Bupati Bekasi agar PGRI dapat menyampaikan secara langsung aspirasi dan rekomendasi hasil forum organisasi kepada pemerintah daerah.

“Pada hari ini Jumat 6 Maret 2026, sesuai dengan surat yang kami sampaikan kepada Plt Bupati Bekasi terkait keinginan PGRI Kabupaten Bekasi untuk beraudiensi, akhirnya pengurus PGRI Kabupaten Bekasi yang diwakili oleh pengurus harian dapat bertemu dengan beliau dan kami diterima dengan baik,” ujarnya.

Hamdani menjelaskan, kedatangan PGRI Kabupaten Bekasi bertujuan menyampaikan rekomendasi serta pernyataan sikap yang dihasilkan dalam Konferensi Kerja Kabupaten pertama PGRI yang dilaksanakan di Tajur, Bogor pada 6–7 Februari 2026.

“Ya, kehadiran kami untuk menyampaikan rekomendasi atau pernyataan sikap yang dihasilkan pada saat konferensi kerja kabupaten pertama PGRI Kabupaten Bekasi di Tajur Bogor tanggal 6 sampai 7 Februari 2026,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu poin yang disampaikan kepada Plt Bupati Bekasi adalah permohonan penerbitan surat edaran mengenai penggunaan seragam PGRI setiap tanggal 25 setiap bulan sebagai bentuk penguatan identitas organisasi profesi guru di lingkungan pendidikan.

“Yang pertama kami mohon supaya dibuatkan surat edaran untuk menggunakan seragam PGRI setiap tanggal 25 setiap bulannya. Alhamdulillah Pak Plt Bupati bersedia untuk membuatkan surat edaran tersebut karena PGRI harus memiliki ciri tersendiri,” ungkapnya.

Selain itu, PGRI Kabupaten Bekasi juga mengusulkan agar dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027 terdapat kuota khusus bagi putra-putri guru, mengingat selama ini mereka masih tergabung dalam kuota perpindahan orang tua atau wali murid.

“Kami berharap pada penerimaan murid baru tahun ajaran 2026–2027 nanti ada kuota khusus untuk putra putri guru karena ini merupakan amanat dari Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor 14 Tahun 2005 sehingga guru juga mendapat kemudahan dalam menyekolahkan anak-anaknya,” harapnya.

Ia juga berharap agar organisasi profesi guru dapat dilibatkan dalam proses pengambilan kebijakan pendidikan di daerah, mengingat PGRI memiliki struktur organisasi serta sumber daya manusia yang dinilai mampu memberikan kontribusi dalam perumusan kebijakan pendidikan.

“Kami berharap setiap kali ada kebijakan yang menyangkut masalah pendidikan tidak hanya Dinas Pendidikan saja yang dilibatkan, tetapi juga stakeholder lain termasuk PGRI karena kami memiliki struktur organisasi dan sumber daya manusia yang siap memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan,” tutupnya. (*)

Dewan Pendidikan Kota Semarang Dukung Harapan Guru PPPK Bisa Ditugaskan di Sekolah Asal

Lingkar.co – Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) mendukung harapan Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota se-Indonesia yang mendesak kepada pemerintah agar membolehkan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tetap mengajar di satuan pendidikan (Satpen) asalnya mengajar.

Ketua DPKS Dr Drs Budiyanto SH, M.Hum mengatakan pihaknya mendukung harapan salah satu poin rekomendasi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III Forum Dewan Pendidikan Indonesia (FDPI) yang diikuti pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota se Indonesia di Kota Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel),11-13 September lalu itu.

“Salah satu poin itu adalah agar guru PPPK tidak ditarik ke sekolah negeri, tetapi tetap ditugaskan di sekolah asal. Jika harapan itu dikabulkan maka pemerintah secara langsung membantu sekolah-sekolah swasta, namun jika tidak, maka sekolah swasta asal guru PPPK terjadi kekosongan guru. Ini menambah problem sekolah swasta,” kata Budiyanto dalam siaran persnya, Jum’at (20/9/2024)

Menurut Budiyanto, temuan yang diperoleh Dewan Pendidikan dari berbagai daerah di tanah air menyebutkan guru-guru swasta yang sudah mengajar puluhan tahun dibawah pembinaan yayasan dan memiliki kualitas bagus tiba-tiba pindah ke sekolah negeri karena diterima sebagai guru PPPK.

Terkait dengan regulasi, lanjutnya, semestinya bisa dicarikan jalan keluar, misalnya dengan tetap mengacu pada UU ASN yang menerangkan bahwa seorang guru PPPK dibekali surat tugas atau surat keputusan untuk menjalankan tugas di sekolah swasta. Jadi ASN tetap menjalankan tugas negara meskipun tugasnya itu berada di sekolah swasta.

Wakil Koordinator Steering Committe Rakornas III FDPI, Dr Hediyana Yusuf, M.Si, mengatakan rekomendasi tentang harapan penempatan guru PPPK di sekolah asal, merupakan bagian dari 14 poin rekomendasi yang diputuskan sidang komisi II (tentang rekomendasi).

Rekomendasi lainnya, diantaranya mendesak pemerintah menjalankan kebijakan dalam hal kesejahteraan guru, perlindungan guru, dan pemenuhan kekurangan guru, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK/MA, dan tanpa dikotomi guru negeri dan swasta, termasuk penyesuaian tunjangan profesi guru non ASN disesuaikan dengan ASN.

Mendesak pemerintah menuntaskan dalam seleksi ASN PPPK, pencabutan moratorium dan pembukaan kembali penerimaan CPNS Guru dan tenaga Pendidikan, mempercepat penuntasan permasalahan pelaksanaan pendidikan profesi guru dan percepatan penuntasan guru non sertifikat pendidik di semua jenjang, baik. guru di sekolah negeri maupun guru di sekolah swasta.

Selanjutnya,mengimbau guru Indonesia terus meningkatkan kompetensi pedagogik, kepribadian. sosial dan profesional, sehingga pembelajaran berlangsung secara humanis dan mengembangkan karakter dan Menyerukan pada Pemerintah agar segera membentuk Badan atau Komisi Perlindungan Guru (KPG) yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden yang salah satu tugasnya merumuskan Undang-Undang Perlindungan Guru.

“Seluruh rekomendasi itu bersama keputusan-keputusan rakornas III lainnya akan kami sampaikan kepada pemerintah pusat dan DPR RI secepatnya,” ujarnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Sengketa Pilkada Kendal, Wasekjen PKB Tegaskan Rekomendasi Untuk Dico Gugurkan Benny

Lingkar.co – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB, Zainul Munasichin menegaskan rekomendasi resmi Pilkada Kendal 2024 diberikan kepada Dico M Ganinduto dan Ali Nurudin (Dico – Ali), bukan Dyah Kartika Permana Sari dan Benny Karnadi (Tika – Benny)

Pernyataan tersebut ia katakan saat dirinya menjadi saksi fakta dari pihak pemohon, yakni bakal pasangan calon (Bapaslon) Dico – Ali dalam Musyawarah Terbuka pada hari kedua kasus sengketa Pilkada antara KPU Kendal dengan Dico – Ali

Zainul Munasichin telah memastikan bahwa rekomendasi resmi dari DPP PKB merupakan keputusan yang bersifat mengikat sekaligus menggugurkan rekomendasi yang turun sebelumnya, yakni bapaslon Dyah Kartika Permana Sari – Benny Karnadi.

Menurutnya, surat pencabutan rekomendasi Benny Karnadi sudah sampai di DPC PKB Kendal. Zainul mengklaim, proses pendaftaran Dico – Ali ke KPU masih dalam tahapan masa pendaftaran.

Ia menilai, sebelum waktu penutupan pada kamis (29/8/2024) pukul 23:59 WIB. Oleh karena itu pihaknya meminta KPU Kendal dapat menerima berkas pendaftaran Dico – Ali.

“Partai politik punya hak untuk mengganti bakal calon sebelum pendaftaran ditutup. Sebelum masa pendaftaran Pilkada ditutup atau pukul 00:00 WIB, itu masih dalam ranah partai politik,” ujar Zainul saat dikonfirmasi seusai mengikuti musyawarah terbuka.

Musyawarah dengan agenda sengketa berkas pendaftaran Dico-Ali itu digelar di gedung Gakumdu Bawaslu Kendal dan disiarkan langsung dari YouTube pada Minggu (8/9/2024).

Zainul memastikan dan menegaskan bahwa rekomendasi yang sah adalah Dico – Ali.

“Untuk Benny kita pastikan gugur,” kata Zainul ketika yang hadir sebagai saksi ahli pemohon Dico – Ali pada musyawarah terbuka di Gedung sentra Gakkumdu Bawaslu Kendal.

Perlu diketahui, Benny Karnadi merupakan anggota DPRD Jateng dari PKB. Namun, ia tidak terpilih pada pemilihan legislatif (Pileg) 14 Februari lalu. Benny mendapatkan SK rekomendasi dari DPP PKB pada pada 21 Agustus 2024.

Kendati demikian, Musyawarah Terbuka dalam agenda pembuktian yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal tetap alot, tidak ada kata sepakat.

KPU Kendal tetap teguh dengan pendirian menolak berkas pendaftaran Dico-Ali.

Resmi! PDIP Usung Agustina -Iswar di Pilwalkot Semarang 2024, Berikut Profil Keduanya

Lingkar.co – PDI Perjuangan pada akhirnya memutuskan siapa yang bakal menjadi calon wali kota dan calon wali kota Semarang pada Pilkada 2024. Yakni Agustina Wilujeng sebagai Calon wali kota dan Iswar Aminuddin sebagai Calon Wakil Wali Kota.

Keputusan ini sangat mengejutkan publik, pasalnya Agustina yang sempat dirumorkan bakal menjadi wali kota Semarang tapi tidak masuk dalam pengumuman rekomendasi beberapa waktu lalu. Apalagi Agustina adalah anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah IV, sedangkan Semarang masuk dalam Dapil jaw Tengah I.

Sementara itu, Iswar Aminuddin yang merupakan Sekretaris Daerah 9Sekda) Kota Semarang santer diisukan bakal diusung partai Gerindra, walaupun akhirnya partai yang dipimpin Presiden Prabowo tersebut mengusung Yoyok Sukawi dan Joko Santoso.

Sekretarir DPC PDI Perjuangan kota Semarang Kadarlusman menyatakan, PDI Perjuangan tidak sendirian karena didukung oleh berbagai elemen masyarakat.

Dengan kata lain, ia bilang bahwa pada Pilwakot 2024, PDI Perjuangan berkoalisi dengan masyarakat untuk memenangkan Pilwakot Semarang 2024.

“Mbak Agustin-Pak Iswar benar-benar mewakili sosok yang didambakan Kota Semarang, yang membutuhkan sosok visioner, dekat dengan semua kalangan, hangat, sekaligus memiliki keahlian mendalam,” ujar pria yang akrab disapa Pilus itu saat dikonfirmasi, Rabu (28/8/2024).

Berikut Profil Agustina Wilujeng

Agustina Wilujeng Pramestuti adalah anggota fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang terpilih menjadi anggota DPR-RI melalui daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah IV.

Komisi yang diduduki Agustina adalah komisi IV DPR-RI yang bergerak di bidang Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, dan Pangan.

Komisi ini bekerja sama dengan beberapa instansi negara seperti kementrian pertanian, kementrian kelautan dan perikanan, badan urusan logistik dan dewan maritim nasional.

Besok Daftar ke KPU, Malam ini Gus Yasin Periksa Kesehatan

Lingkar.co – Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dengan KH. Taj Yasin Maimoen akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) besok pagi. Malam ini, Gus Yasin, demikian Taj Yasin karib disapa melakukan pemeriksaan kesehatan

Anggota DPD RI dapil Jateng dengan suara terbanyak ini ditemui istri, Hj. Nawal Nur Arafah, M.Si. , mengikuti serangkaian tes kesehatan di RSUD dr. Adhyatma, MPH (RSUD Tugurejo) Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa (27/08/24) malam.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan Taj Yasin Maimoen sebagai syarat dalam pendaftaran dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur berpasangan dengan Komjen Pol. Ahmad Lutfhi.

Putra ulama kharismatik almarhum KH Maimoen Zubair ini baru mendarat usai melakukan perjalanan dari Jakarta menerima Rekomendasi Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Pemeriksaan Kesehatan di Poli Eksekutif Lily RSUD dr. Adhyatma, MPH (RSUD Tugurejo) Provinsi Jawa Tengah, meliputi pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani dan Tes Bebas Narkoba 6 Parameter.

Dimana, pemeriksaan Kesehatan dilakukan oleh dua orang dokter yakni dr Sari Widyastuti SpPD FINASIM. untuk pemeriksaan fisik dan sedang pemeriksaan kejiwaan dilakukan oleh dr. Ratih Widayati, Sp.KJ.

“Tekanan darah sedikit tinggi. Habis perjalanan dari Jakarta namun secara garis besar di nyatakan sehat jasmani dan rohani.,” ungkap Gus Yasin usai pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan sebagai syarat pendaftaran dilakukan langsung oleh Gus Yasin sesaat setelah mendarat dari Jakarta.

Setelah mengantongi rekomendasi dari KIM Plus, esok hari Rabu (28/08/24) Gus Yasin bersama Komjen Pol.Ahmad Lutfhi akan mendaftarkan diri di kantor KPU Jawa Tengah.

Acara akan berlangsung di Posko Pemenangan Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen Zubair Jl. D.I. Panjaitan No. 80 Kecamatan Semarang Tengah. Kota Semarang tepat Pukul 07.00 pagi. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Pendaftaran Calon Sudah Buka, Tapi Tidak Ada Rekomendasi PDI Perjuangan Untuk Pilwalkot Semarang

Lingkar.co – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan atau PDIP) mengumumkan rekomendasi bakal calon yang diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Namun tidak ada tokoh yang akan diusung pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Semarang dalam rekomendasi tertanggal 25 Agustus 2024.

PDI Perjuangan telah mengumumkan daftar rekomendasi pada hari Senin (26/8/2024) di Kantor DPP PDI Perjuangan JI. P. Diponegoro No. 58, Menteng, Jakarta Pusat.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, saat ini Alamsyah Satyanegara (AS) Sukawijaya alias Yoyok Sukawi dari Partai Demokrat dan Joko Santoso atau Joss dari Partai Gerindra telah remi mendapatkan rekomendasi maju di Pilwalkot Semarang.

Rekomendasi tersebut cukup mengejutkan masyarakat karena Yoyok Sukawi dideklarasikan oleh Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Partai yang telah mendeklarasikan tersebut sejatinya masih berebut untuk mendapatkan wakil dari Yoyok Sukawi. Hingga berita ini turun, belum ada pernyataan resmi dari koalisi sebelum masuknya Partai Gerindra.

Sementara, Bupati Kendal Dico Mahtado Ganinduto yang sudah mendapatkan surat tugas dari DPP Partai Golkar untuk maju dalam Pilwalkot Semarang tidak ada kabar pekembangannya. Bahkan, Dico diisukan mundur dari Pilwalkot Semarang setelah Bahlil Lahadalia terpilih sebagai ketua umum Partai Golkar.

Sedangkan PDI Perjuangan yang semula dikabarkan bakal menjagokan Hevearita Gunaryanti Rahayu sebagai petahana belum menentukan sikap pasca penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Kabar mundurnya Ade Bhakti Ariawan dari bursa pencalonan juga mengerucutkan tokoh yang berebut maju. Dengan demikian, saat ini hanya ada Iswar Aminuddin yang memiliki elektabilitas tinggi untuk posisi calon wali kota, namun belum jelas ada kabar partai politik parlemen dan non parlemen yang akan mengusungnya.

Momen Candaan Hasto ke Hendi Saat Pengumuman Rekomendasi, Makanya Lolos

Lingkar.co – PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi mengumumkan pencalonan Andika Perkasa sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah berpasangan dengan Hendrar Prihadi (Hendi) sebagai calon wakilnya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2024.

Pengumuman ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, pada Senin, 26 Agustus 2024.

Saat Hasto mengatakan, “Provinsi Jawa Tengah Jenderal TNI Purnawirawan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi.” Andika dan Hendi langsung berdiri dan menyapa para hadirin, yang kemudian menyambut mereka dengan riuh tepuk tangan.

Pada kesempatan itu, Hasto juga sempat bergurau dengan Hendi. Saat acara pembukaan, Hendi yang bertugas membacakan teks Dedication of Life dari Soekarno dapat melaksanakan dengan sangat baik.

“Mas Hendrar Prihadi tadi membaca Dedication of Life-nya sempurna, makanya lolos,” canda Hasto.

Setelah pengumuman tersebut, Andika dan Hendi naik ke panggung untuk menerima surat rekomendasi pencalonan langsung dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah petinggi PDIP, termasuk Olly Dondokambey, Prananda Prabowo, dan Pramono Anung.

Sebelumnya, Andika Perkasa sempat menyatakan siap jika ditugaskan oleh PDIP untuk maju dalam Pilgub Jawa Tengah. “Pokoknya kita kan menunggu. Menunggu penugasan, pokoknya ditugaskan di mana saya siap,” ujar Andika

Pada kesempatan yang berbeda, Hasto juga menyatakan bahwa Hendrar Prihadi merupakan kader yang layak dipertimbangkan untuk maju di perhelatan politik Jawa Tengah karena telah sukses dalam memimpin kota Semarang.

Selain pasangan Andika-Hendrar Prihadi untuk Jawa Tengah, PDIP juga mengumumkan lima pasangan calon gubernur dan wakil gubernur lainnya yang akan maju di Pilkada 2024. Pasangan-pasangan ini mencakup provinsi Sulawesi Utara, Banten, Gorontalo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Kalimantan Utara.

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Pilkada Pati, Wahyu-Suharyono Dapat Rekom Demokrat, Joni: Kami Berkoalisi dengan PDIP

Lingkar.co – DPP Partai Demokrat secara resmi memberikan rekomendasi kepada Wahyu Indriyanto sebagai Bakal Calon Bupati Pati dan Suharyono sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Pati untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Surat Keputusan (SK) Rekomendasi diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta. Saat penyerahan Wahyu dan Suharyono didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Pati Joni Kurnianto.

“Alhamdulillah sudah resmi tadi jam 07.00 malam. Pitu (tujuh) artinya pitulungan (pertolongan),” kata Joni, Senin (26/8/2024) malam.

Pemberian rekomendasi, kata Joni, berdasarkan hasil komunikasi dengan jajaran DPC PDIP Kabupaten Pati. Di mana, pihaknya sudah menjalin komunikasi intens, baik untuk Pilkada maupun di DPRD.

“Sudah dipastikan kami berkoalisi dengan PDIP. Insya Allah nanti juga ada Golkar dan PKS,” kata dia.

Ia juga mengatakan bahwa pasangan calon yang mendapat rekomendasi ini atas usulan dan kesepakatan dari PDIP.

“Kami melihat siapa (calon) yang dari PDIP. Awalnya kami berhubungan dengan Pak Ali Badrudin. Kalau beliau sejak awal memang tidak mau maju. Kemudian muncul nama Mas Wahyu, Pak Arifin (Saiful Arifin). Pokoknya kami terima siapa usulan PDIP, lalu kami berembuk bareng. Kalau memang bisa dimasukkan ada wakil bisa masuk ya kami masukkan, yang penting kami tidak egois. Kami pilih yang terbaik,” jelasnya.

Joni menambahkan bahwa Partai Demokrat menjadi partai pertama yang memberi rekomendasi pasangan Wahyu-Suharyono. Hal ini lantaran Ketua DPD Demokrat Jateng Rinto Subekti selalu intens menanyakan tentang progres persiapan Pilkada.

“Pak Rinto Subekti itu sangat intens menanyakan. Hampir setiap hari menanyakan. Wajar kalau kami lebih awal,” ujarnya.

Terkait kapan akan mendaftar ke KPU, ia mengaku masih menunggu rekomendasi dari partai-partai lainnya yang kemungkinan tergabung dalam koalisi.

“Pendaftaran ke KPU nanti kami menunggu rekom-rekom yang lain. Karena dampak putusan MK kemarin, kan, ada perubahan-perubahan. Gejolak di bawah lumayan mengubah rencana partai-partai di Indonesia. Jadi harus dipahami, detik-detik terakhir ini masih banyak yang belum (memberikan rekomendasi). Kami nunggu komplit dulu, baru nanti kami daftarkan,” ujarnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Duetkan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi di Jateng, Berikut Ini Rekomendasi Daftar Calon Kepala Daerah PDI Perjuangan di Pilkada 2024

Lingkar.co – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumumkan Andika Perkasa sebagai calon gubernur berpasangan dengan Hendrar Prihadi sebagai calon wakil gubernur Jawa Tengah.

Pengumuman itu disampaikan bersama dengan turunnya sejumlah rekomendasi nama yang diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlangsung pada hari ini, Senin (26/8/2024) di Kantor DPP PDI Perjuangan JI. P. Diponegoro No. 58, Menteng, Jakarta Pusat.

Berikut Nama-nama Bakal Calon Kepala Daerah dan Wakilnya yang Diberi Rekomendasi oleh PDIP:

  • Sumatera Barat : Epyardi Asda berpasangan dengan Ekos Albar
  • Banten : Airin Rachmi Diany berpasangan dengan ade sumardi
  • Jawa Tengah : Andika Perkasa berpasangan dengan Hendrar Prihadi
  • Gorontalo : Hamzah Isa berpasangan dengan Abdurrahman Abubakar Bahmid
  • Nusa Tenggara Timur (NTT) : Yohanis Fransiskus Lema berpasangan dengan Jane Natalia Suryanto
  • Kalimatan Utara : Andi Sulaiman berpasangan dengan Andri Partonο

Adapun daftar nama nama yang mendapat rekomendasi untuk maju dalam pemilihan walikota dan bupati adalah sebagai berikut:

Sumatera Utara

  • Tapanuli Utara : Satika Simamora berpasangan dengan Sarlandy Hutabarat
  • Kota Tanjung Balai : Eka Hadi Sucipto, S.E
  • Kota Medan : Prof. Ridha Dharmajaya
Para calon kepala daerah yang mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan. Foto: dokumentasi

Riau

  • Kepulauan Meranti : H. Yulian Norwis, S.E., M.M. (Wakil Bupati)
  • Kuantan Singingi : H. Halim
  • Siak : Irving Kahar Arifin M.E.

Bengkulu

  • Mukomuko : Ruslan (Wakil Bupati)

Lampung

  • Lampung Utara : Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si
  • Pringsewu : Laras Tri Handayani (wakil Bupati)
  • Kota Metro : Dr.(C) dr. H. Wahdi, Sp. OG (K), S.H.. M.H.
  • Lampung Tengah – I Komang Koheri, SE (Wakil Bupati)

Sumatera Barat

Resmi, Gerindra Duetkan Ahmad Luthfi Dengan Taj Yasin di Pilgub Jateng 2024

Lingkar.co – Partai Gerindra Duetkan Ahmad Luthfi dengan Taj Yasin Maimoen dalam pertarungan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2024. Mantan Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima surat rekomendasi sebagai calon Gubernur yang dimasukkan di dalam map bergambar logo Partai Gerindra.

Pembawa acara pun mengumumkan bahwa Ahmad Luthfi akan dipasangkan dengan Taj Yasin Maimoen. Namun demikian, Taj Yasin Maimoen yang juga anggota DPD terpilih dari Dapil Jawa Tengah itu terpantau tidak hadir dalam acara penyerahan surat rekomendasi. Hal ini sebagaimana dilansir dari Antara, Jum’at (23/8/2024).
​​
Tidak hanya itu, Partai Gerindra juga mengumumkan beberapa nama calon kepala daerah yang akan bertarung di kota-kota besar. Salah satunya Ridwan Kamil dan Suswono yang akan bertarung dalam Pilgub Jakarta.

Selain itu ada Khofifah Indar Parawansa juga akan dipasangkan dengan Emil Dardak untuk bertarung di Pilkada Jawa Timur.

Sebelumnya, Ahmad Luthfi juga diusung oleh Partai Golkar menjadi Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah. Menyusul setelah Golkar, PSI juga ikut mengusung Ahmad Luthfi untuk maju menjadi calon orang nomor satu di Jawa Tengah.

Namun ketika ditanya siapa bakal calon wakil yang akan diusung untuk mendampingi Ahmad Luthfi, baik pihak PSI dan Golkar pun belum bisa memberikan jawaban yang pasti. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat