Arsip Tag: Politik

Tim Hukum Luthfi-Yasin Optimis Menangkan Sidang Gugatan Pilkada Jateng di Mahkamah Konstitusi

Lingkar.co – Hamdan Zoelva and Partner selaku kuasa hukum dari Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maemoen mengaku optimis menang dalam sidang gugatan Pilkada Jateng yang bakal digelar di Mahkamah Konstitusi (MK).

Bahkan Hamdan Zoelva optimis gugatan yang dilayangkan Pasangan Calon Andika Perkasa-Hendrar Prihadi bakal ditolak MK yang dalam agenda hakim panel 1 dipimpin langsung Ketua MK Suhartoyo.

“Kami menyimak betul pokok-pokok permohonan yang diajukan oleh pemohon. Kami juga sudah membaca seluruh materi isi permohonan pemohon,” ujar Hamdan Zoelva dalam keterangannya, Jumat (10/1/2025).

Lebih lanjut Zoelva menegaskan, pihaknya akan menghormati proses pengajuan di MK ini sebagai bagian dari proses pemilihan umum.

“Jadi ini (gugatan sengketa) hal yang biasa saja, karena itu segala apapun yang terjadi nanti akan dinilai, dibuktikan dan diputuskan di Mahkamah Konstitusi,” tandas Zoelva didampingi Tim Kuasa Hukum dari Jawa Tengah yang digawangi Agus Wijayanto.

Secara umum, Pilkada Jawa Tengah ini merupakan provinsi yang selisih perolehan suaranya sangat besar dan sangat tinggi.

“Kalau merujuk pada undang-undang pemilihan kepala daerah Pasal 158, itu di atas ambang batas,” tandasnya.

Pihaknya optimis gugatan pemohon akan ditolak MK. Pasalnya, pemohon juga telah melakukan perbaikan dengan mengubah argumentasi.

“Sepanjang pemahaman kami, pemohon sudah melakukan perbaikan dan mengubah argumentasi. Pemohon juga sudah mencabut bukti terkait keterlibatan Presiden,” ungkapnya. (arh)

Harlah Pertama PPP Tak Lolos Senayan, Gus Rommy Ajak Taubatan Nasuha

Lingkar.co – Ketua Majelis Pertimbangan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy (Gus Rommy) mengajak jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat untuk tobat yang sungguh-sungguh atau taubatan nasuha.

Ia mengatakan, PPP untuk pertama memperingati hari lahir (Harlah) dalam kondisi terpuruk karena tidak memiliki anggota DPR di Senayan hasil pemilu 14 Februari 2024 lali.

“Tentu ini harus menjadi bahan evaluasi total seluruh pengurus dewan pimpinan pusat,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (8/1/2025).

“Untuk itu saya selalu menyerukan untuk melakukan taubatan nasuha sehubungan dengan harlah kali ini,” sambungnya.

Sebab menurutnya, peringatan harlah menjadi momen untuk mensyukuri bahwa partai politik yang didirikan oleh para kiai (ulama) masih bertahan 52 tahun. Namun di lain sisi juga menyedihkan lantaran gagal menjaga eksistensi di parlemen RI.

“Ini juga menyedihkan karena apa yang ditinggalkan para pendahulu kita tidak mampu mempertahankan,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Gus Rommy melanjutkan, hal pertama yang harus dilakukan seluruh kader adalah melakukan penyesalan atas tidak lolosnya PPP untuk pertama kalinya.

“Kedua melakukan introspeksi bagaimana bisa sebuah partai politik yang usianya paling senior dan merupakan partai legend itu bisa tidak masuk ke Senayan dengan hanya terpaut 180.000 berarti hanya terpaut satu kursi, kurang lebih,” kata dia mulai mengurai.

Ketiga, menurut Gus Rommy, para pengurus DPP harus sadar diri agar tidak mengulangi kegagalan pada pemilihan legislatif kemarin.

Bahkan dirinya juga menilai DPP PPP dibawah pimpinan Muhammad Mardiono dan Arwani Thomafi, termasuk dirinya sebagai ketua majelis pertimbangan dan KH Musthofa Aqil Siradj sebagai ketua majelis syariah, serta Prof Mulyono sebagai ketua majelis pakar tidak memiliki landasan moral lagi untuk bisa menjabat kembali sebagai ketua pada muktamar nanti

“Karena semua kepengurusan ini telah terbukti tidak mampu mengantarkan partai ini untuk lolos,” ucapnya.

“Jadi tiga untuk taubat ini yang harus jadi penekanan untuk kader terutama unsur tidak mengulangi kembali dan ini sejalan dengan unsur yang termuat nggaran rumah tangga kita,” tegasnya. (arh)

Gus Rommy Bocorkan 4 Nama Caketum PPP: Ada Sandi, Dudung Eks KASAD, Gus Yasin Juga Gus Ipul

Lingkar.co – Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP M. Romahurmuziy atau Gus Rommy membocorkan ada empat nama yang masuk bursa calon ketua umum (caketum) partai. Dua di antaranya berasal dari luar partai.

Menurut dia, keempat nama itu didapat dari aspirasi internal PPP, serta tak menutup kemungkinan nama-nama caketum bakal bertambah di kemudian hari.

Menurut kabar CNN Indonesia, Rommy menyebut dua kandidat dari internal partai Kakbah ada nama eks Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno dan Wagub Jateng terpilih Taj Yasin Maimoen.

“Dari dalam (PPP) ada Gus Yasin yang kemarin terpilih lagi menjadi wakil gubernur Jawa Tengah, kemudian ada Pak Sandi Uno yang juga pernah menjadi ketua Bapilu kita,” kata Rommy usai pembukaan Mukernas PPP di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (13/12) dikutip Detiknews.

Namun, Rommy menyebut pertainya juga terbuka bagi kandidat ketua umum dari luar PPP. Sementara ini, ada dua nama yang mengemuka. Keduanya adalah Saifullah Yusuf alias Gus Ipul yang merupakan kader PKB. Satu lagi Dudung Abdurachman, esk Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Rommy mengaku menerima telepon dari Gus Ipul untuk mengonfirmasi dirinya masuk bursa caketum PPP.

“Tadi juga beliau langsung menelpon saya menyampaikan, betul nama saya disebut, karena beliau membaca berita. Saya bilang, ya itu yang saya tangkap di pembicaraan WhatsApp grup kader-kader partai dan juga yang kemarin muncul’,” ujarnya.

“Juga nama Pak Dudung Abdurahman yang mantan KSAD dan beliau juga sekarang Wanhatsuspres, setidaknya 4 nama,” imbuh Rommy.

Menurutnya, PPP bisa mengubah Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) terkait caketum selain kader. Perubahan aturan partai demi mencari ketua umum yang mumpuni adalah hal positif.

“Sebagai partai Islam yang nggak boleh diubah itu kan hanya Alquran saja. Kalau cuma AD/ART diubah itu adalah keharusan karena itu bahagian dari adaptasi PPP terhadap kebutuhan, termasuk kebutuhan pemimpin baru,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Ansor Boyolali: Ambil Alih Ansor Jawa Tengah Secara Cacat Norma, Penetapan Tim Caretaker Juga Salahi Aturan

Lingkar.co – Ketua Pimpinan Cabang PC Gerakan Pemuda GP Ansor Kabupaten Boyolali, Ahmad Kurniawan dengan tegas mengatakan bahwa pengambil alihan kepemimpinan (Caretaker) Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jateng dengan cara cacat norma dan menyalahi aturan, terlebih menetapkan tim caretaker menjadi definitif selama 1 tahun.

“Banyak kader dan pengurus Ansor yang merasa janggal dan bertanya-tanya, apa dasar Pimpinan Pusat mengeluarkan SK Caretaker untuk PW Ansor Jawa Tengah,” kata dia saat dikonfirmasi Jum’at (13/12/2024).

Sebab, lanjutnya, PW GP Ansor Jawa Tengah telah menjalankan roda kepengurusan dengan sangat baik, juga banyak prestasi yang dicapai. Namun SK caretaker tersebut muncul disaat serangkaian kegiatan Konferwil sudah berjalan.

“Jika diasumsikan bahwa tidak bisa melaksanakan Konferwil, apa pra Konferwil tidak dianggap? Apalagi ketentuan hari pelaksanaan Konferwil yang menentukan pimpinan pusat,” tukasnya.

Oleh karena itu ia menilai beragam opini yang berkembang di kalangan kader Ansor sangat wajar. “Jadi jangan heran kalau banyak kader yang berasumsi macam-macam,” tegasnya.

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Sholahuddin Aly saat memberikan sambutan kegiatan Pra-Konferwil. Foto: dokumentasi
Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Sholahuddin Aly saat menyampaikan sambutan kegiatan Pra-Konferwil. Foto: dokumentasi

Kurniawan lantas merujuk Peraturan Organisasi (PO) Gerakan Pemuda Ansor, pada Bab VIII dibahas tentang mekanisme pembentukan kepengurusan dalam rangka mengisi kekosongan kepengurusan.

“Mekanisme pembentukan Caretaker dibahas pada bagian pertama, yang secara eksplisit dijelaskan pada Pasal 30,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasar ayat 1 poin (a) Pasal 30, Pembentukan Caretaker dapat dilaksanakan jika terjadi kekosongan kepengurusan, yaitu: ketika masa khidmat kepengurusan atau perpanjangan masa khidmat kepengurusan berakhir tanpa penyelenggaraan konferensi atau rapat anggota sesuai jadwal yang diamanatkan;.

SGN Kota Semarang Gelar Tasyakuran Kemenangan Gus Yasin

Lingkar.co – Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menetapkan pasangan calon nomor 02 Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2024.

Hasil rekapitulasi KPU Jawa Tengah menyebutkan paslon Luthfi-Yasin berhasil mengumpulkan total 11.390.191 suara, unggul atas pasangan calon nomor urut 01 Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang mendapatkan 7.870.084 suara.

Atas keberhasilan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) kembali melenggang sebagai Wakil Gubernur Jateng, Santri Gayeng Nusantara SGN Kota Semarang menggelar Tasyakuran kemenangan di Ponpes Al Qur’an Dzauqal Furqon Krasak Rowosari Tembalang Kota Semarang, Sabtu (7/12/2024).

Ketua SGN Kota Semarang, Kiai Eko Yulianto menuturkan, keberhasilan Gus Yasin merupakan harapan kalangan pesantren. Karena itu ia berharap pesantren di Jawa Tengah bisa ikut merasakan manfaat program yang disusun oleh Luthfi-Yasin.

“Gus Yasin jadi Wagub lagi, semoga berdampak positif bagi para santri, dan syiar Islam di Jateng,” tuturnya.

Kendati demikian, santri yang lulus dari Ponpes Al Anwar Sarang tahun 2000 ini mengakui bahwa Hendrar Prihadi cukup berhasil sebagai wali kota Semarang. Sehingga, suara Luthfi-Yasin kalah di kota Semarang

Pengasuh Ponpes Al Qur'an Dzauqal Furqon, KH Ichsan Turmudi AH saat menyampaikan sambutan dalam tasyakuran kemenangan Taj Yasin Maimoen. Foto: istimewa
Pengasuh Ponpes Al Qur’an Dzauqal Furqon, KH Ichsan Turmudi AH saat menyampaikan sambutan dalam tasyakuran kemenangan Taj Yasin Maimoen. Foto: istimewa

“Meskipun kalah di kota Semarang tapi tetap kita syukuri karena bisa jadi Wagub lagi ini menjadi modal utama bagi perjalanan karir Gus Yasin. Karena itu kami tentunya berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kemenangan Gus Yasin,” ujarnya.

Senada, KH Ichsan Turmudi AH selaku tuan rumah kegiatan tasyakuran mengaku senang dengan kemenangan Luthfi-Yasin pada Pilgub Jateng. Ia juga berterima kasih kepada semua kiai, ustadz, santri serta masyarakat luas yang telah mendukung pemenangan pasangan Luthfi-Yasin di kota Semarang

“Semoga menjadi pemimpin yang adil dan amanah, pemimpin yang mampu memakmurkan warga Jawa Tengah, pemimpin yang mendukung syiar Islam, pemimpin yang menjadi teladan bagi Indonesia, khususnya di Jawa Tengah,” doanya.

Agustina-Iswar Menang Pilwalkot Semarang, Supriyadi: Dana RT Rp 25 Juta Per Tahun Harus Segera Direalisasikan

Lingkar.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menetapkan pasangan nomor urut 1 Agustina Wilujeng Pramestuti-Iswar Aminuddin tampil sebagai pemenang pada Pilwalkot Semarang 2024.

Hasil pleno menyatakan bahwa pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan, Agustina-Iswar unggul dengan perolehan 486.423 atau 57,24 persen. Adapun pasangan nomor urut 02, Yoyok Sukawi-Joko Santoso, memperoleh 363.331 atau 42,76 persen.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Tim Pemenangan Agustina-Iswar, Supriyadi menyampaikan terima kasih kepada pendukung pasangan nomor urut 01.

“Sehingga bisa memenangi kontestasi ini dan harapan kami ke depan bisa lebih amanah paslon kami,” kata Supriyadi dilansir dari Kompas, Jumat (6/12/2024).

Mantan ketua DPRD Kota Semarang itu berharap pasangan Agustina-Iswar dapat menjadi harapan baru bagi warga Kota Semarang, termasuk janji politik yang telah disampaikan oleh pasangan tersebut.

“Yang utama adalah Rp 25 juta per tahun per RT itu harus segera direalisasikan pada tahun 2025,” ucap dia.

Kotak Kosong Kalahkan Petahana di Pilkada Bangka

Lingkar.co – Suara rakyat adalah suara Tuhan. Demikian gaung para aktivis dalam ruang-ruang diskusi politik. Fenomena itu terjadi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati Bangka, kotak kosong mampu mengalahkan petahana.

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Bangka, Mulkan-Ramadian harus mengakui kalah melawan kotak kosong dalam Pilkada Bangka 2024, Jum’at (29/11/2024).

Berdasarkan data sementara dari Sirekap KPU, pasangan ini hanya memperoleh 42,75 persen suara, kalah dari kotak kosong yang berhasil meraih 57,25 persen.

Kepri Post mengabarkan, Mulkan menjabat sebagai Bupati Bangka periode 2018–2023 dan maju kembali dalam Pilkada 2024 dengan dukungan dari 10 partai politik. Di antaranya PAN, PDIP, Perindo, Demokrat, Nasdem, PKS, PKB, Golkar, PPP, dan Gerindra.

Dalam kampanye mereka, Mulkan dan Ramadian mengusung lima visi besar untuk Bangka:

Ilustrasi Pilkada serentak 2024. Lingkar.co
Ilustrasi Pilkada serentak 2024. Lingkar.co
1. Tata kelola pemerintahan yang inovatif dan kolaboratif.
2. Pelayanan dasar dan perlindungan sosial bagi masyarakat.
3. Industrialisasi komoditas unggulan daerah untuk menciptakan sumber ekonomi baru.
4. Penguatan ketahanan sosial, budaya, dan ekologi sebagai modal pembangunan.
5. Pemerataan infrastruktur untuk mendukung kemandirian wilayah.

Biodata Mulkan dan Ramadian
Berikut biodata atau profil Mulkan dan Ramadian, paslon tunggal di Pilkada Bangka
Nama: H. Mulkan, S.H., M.H.
Jenis Kelamin: Laki-laki
Tempat, Tanggal Lahir: Pusuk, 5 April 1974
Agama: Islam
Alamat: Bangka, Kepulauan Bangka Belitung
Pendidikan Terakhir: S2
Pekerjaan: wiraswasta

Melihat Kekuatan Kotak Kosong di Pilkada Jawa Timur

Lingkar.co – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 cukup menarik di Jawa Timur. Pasalnya terdapat lima daerah yang melawan kotak kosong. Namun demikian bukan berarti lima pasangan calon itu mudah untuk menang melawan kotak kosong di daerah tersebut.

Lima daerah itu, antara lain Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Trenggalek.

Berdasarkan data sementara yang dilansir dari JPNN Jawa Timur yang mengambil dari laman resmi KPU, Pasangan Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Aluf di Pilkada Gresik memperoleh suara 59,73 persen.

Meski menang, namun suara kotak kosong juga tak kalah tinggi, yakni mencapai 40,27 persen.

Kemudian, pasangan Eri Cahyadi-Armuji di Pilkada Surabaya mendapatkan suara 81,38 persen, sedangkan kotak kosong hanya 18,62 persen.

Selanjutnya, pasangan Mochammad Nur Arifin (Gus Ipin)-Syah Muhammad Natanegara di Pilkada Trenggalek unggul 80,79 persen, sedangkan kotak kosong 19,21 persen.

Lalu, di Kota Pasuruan pasangan Adi Wibowo-Mokhamad Nawawi juga unggul melawan kotak kosong, mereka mendapat suara 80,59 persen, sedangkan kotak kosong hanya 19,41 persen.

Sedikit berbeda di Kabupaten Ngawi Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko unggul jauh dari kotak kosong yakni 94,08 persen, sedangkan kotak kosong hanya 5,92 persen. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Legawa Akui Kalah Pilwalkot Semarang, Yoyok Sukawi Tetap Bangga Bisa Berjuang Bersama

Lingkar.co – Calon Wali Kota Semarang nomor urut 02, Yoyok Sukawi dengan legawa dan besar hati mengakui keunggulan perolehan suara yang diraih paslon nomor urut 01, Agustina Wilujeng Pramestuti-Iswar Aminuddin dalam kontestasi Pilwalkot Semarang 2024.

Berdasarkan hasil hitung cepat dari Desk Pilkada Pemkot Semarang, perolehan suara Agustina-Iswar sebesar 57,36 persen, sedangkan Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) meraih suara 42,64 persen.

“Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan, untuk seluruh teman-teman seperjuangan yang saya sayangi, mulai dari koalisi partai politik, keluarga besar, sahabat, relawan, simpatisan dan seluruh masyarakat yang telah membantu kami pasangan Yoyok Joko Santoso di Pemilihan Kepala Daerah Kota Semarang, kami mengucapkan terima kasih telah berjuang dari awal hingga akhir,” kata Yoyok Sukawi dalam keterangannya, Jumat (29/11/2024).

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berjuang keras memenangkan Yoyok-Joss. Mulai dari partai pengusung Koalisi Semarang Maju Bermartabat, tim pemenangan, relawan, serta simpatisan.

Terlebih, bagi masyarakat Kota Semarang yang telah memberikan suaranya untuk Yoyok-Joss di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada 27 November 2024 kemarin.

Yoyok Sukawi saat memasukkan kertas suara di TPS 01 RT 06 RW 01 Kelurahan Wonotingal, Candisari, Kota Semarang, Rabu (27/11/2024). Foto: dokumentasi
Yoyok Sukawi saat memasukkan kertas suara di TPS 01 RT 06 RW 01 Kelurahan Wonotingal, Candisari, Kota Semarang, Rabu (27/11/2024). Foto: dokumentasi

Pihaknya tetap merasa bangga dengan kinerja tim pemenangan, relawan, dan dukungan masyarakat yang memiliki visi untuk menjadikan Kota Semarang lebih maju dan bermartabat.

“Kami bangga telah berjuang dan bekerja bersama saudara saudara dan seluruh warga selama ini,” ungkap Yoyok.

Hitung Cepat Luthfi-Yasin Tumbangkan Dominasi PDIP, Gus Yasin Ucapkan Terima Kasih Khusus Untuk Kalangan Pesantren

Lingkar.co – Calon Wakil Gubernur Jateng nomor urut 02, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengapresiasi para pemilih yang mengantarkan dirinya dengan Ahmad Luthf (Luthfi-Yasin) unggul versi quick count pada Pilgub Jateng yang berlangsung serentak pada 27 November 2024.

Berhasil menumbangkan dominasi PDI Perjuangan (PDIP) di Jawa Tengah, dirinya menyebut kemenangan itu berkat peran penting para pamilih, terkhusus kalangan pesantren dari kiai hingga santri.

Selain itu, para aktivis NU di berbagai badan otonom mulai Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor dan sebagainya. Bahkan keberhasilan itu juga tidak lepas pula dari dukungan Muhammadiyah.

“Saya dan Mas Luthfi (Cagub) mengucapkan terima kasih, terkhusus buat para kiai, bu nyai, pondok pesantren, Muslimat NU, Fatayat NU, Banom NU, Banom Muhammadiyah dan lainnya. Berkat panjenengan semua alhamdulilah kami unggul versi quick count,” kata Gus Yasin disela kegiatan di posko pemenangan setelah coblosan, Rabu (27/11/2024) sore.

Doa Bersama Untuk Jawa Tengah di lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang. Foto: Rifqi/Lingkar.co
Doa Bersama Untuk Jawa Tengah di lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang. Foto: Rifqi/Lingkar.co

Calon incumbent ini sadar betul, andil pondok pesantren sangat luar biasa. Itu terlihat dengan banyaknya TPS di masyarakat pesantren palson 02 (Luthfi-Yasin) menang telak. Bahkan ada bebarapa TPS yang perolehan suaranya untuk palson 02 mencapai 100 persen, sementara Paslon 01 Andika-Hendi tidak kebagian suara.

Ini capaian yang sangat langka. Kalau tidak benar-benar dicintai dan disukai, tidak mungkin satu TPS menang 100 persen. Tentunya hal ini tidak lepas dari profil Gus Yasin sebagai putra KH Maimoen Zubair.