Arsip Tag: gubernur sumut

Bermodus Tanya Alamat, Pelajar STM Jadi Korban Jambret

SUMUT,Lingkar.co- Salah seorang pelajar Sekolah STM Taman Siswa Kota Pematang Siatar berinisial R (16) menjadi korban Jabret, Jumat 29 Oktober 2021 sekira pukul 07.00 Wib pagi lalu

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Kotanopan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, tepatnya saat korban hendak berangkat ke sekolah.

Pelaku yang berjumlah dua orang dengan mengendarai satu unit sepeda jenis metik tanpa nomor Polisi. Dari penuturan korban, awalnya para pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada korban.

Korban yang terlihat polos dan tidak menaruh curiga apa-apa mencoba menjawab pertanyaan para pelaku.

Namun tidak berselang lama, setelah berbincang sebentar para pelaku langsung menarik satu unit telepon seluler milik korban yang saat itu sedang di genggam.

Melihat hal itu korban spontan berteriak dan sambil mengejar para pelaku namun tidak membuahi hasil.

Aksi Para Pelaku Terekam Kamera CCTV Dan Viral Dimedia Sosial

Aksi kedua jabret tersebut terekam kamera pengintai CCTV milik warga yang terpasang di lokasi.

Video rekaman yang memperlihatkan aksi para pelaku sontak viral di Media Sosial, dikutip dari Channel YouTube Mata Sumut video tersebut telah dibagikan sebanyak puluhan kali dan dilihat ribuan kali oleh warganet.

Dalam video yang berdurasi 16 menit tersebut disana terlihat aksi para pelaku.

Dalam rekaman video para pelaku yang berjumlah dua orang terlihat terlebih dahulu berbincang dengan korban. Setelah beberapa menit kemudian pelaku yang berada di tempat duduk bonceng langsung menarik HP korban.

Sementara pengemudi (Joki) langsung tancap gas sembari meninggalkan pelaku. Tidak Hanya itu beberapa siswa lainnya ikut memperhatikan korban saat mengejar pelaku.

Ditempat terpisah Guru BP STM Taman Siswa Kota Pematang Siatar mengaku mengetahui peristiwa tersebut.

Bahkan, mereka turut mendatangi lokasi bersama korban, yakni untuk melihat detail aksi kedua pelaku tersebut yang sempat terekam CCTV milik rumahnya warga, ujar Rudi Bakaran Minggu 31 Oktober 2021

“Iya, murid di SMP kian. Lanjut ke STM. Alamat rumahnya di Blok 9 Sibatu-batu. Namanya Rizki Sialagan, bapaknya uda tua kali. Itu kejadiannya udah berkali-kali bang. Tapi nggak ada yang mau melapor. Pada pasrah semua, besok kurasa buat laporan orang tuanya,” ujar Rudi

Sementara itu informasi yang didapat wartawan, orang tua korban pun akan berencana melaporkan kejadian ke Mako Polsek Siantar Barat.

Kontributor : Matius Gea

Editor : Muhammad Nurseha

Kepada Kepala Daerah, Gubernur Sumut: Jangan Ragu dan Takut Realisasikan Anggaran!

MEDAN, Lingkar.co – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, meminta kepada seluruh kepala daerah agar tidak ragu merealisasikan anggaran.

Menurutnya, percepatan realisasi anggaran akan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut, usai terhantam pandemi Covid-19.

Hal tersbeut ia katakan dalam Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM dan Penyerapan Anggaran Penanganan Covid-19, se-Sumut, pada salah satu hotel di Medan, Senin (27/9/2021).

“Tahun anggaran ini tersisa kurang lebih tiga bulan lagi, jangan ragu merealisasikan anggaran tetapi tepat dan benar,” tegasnya.

“Di sini kita berdiskusi dengan Kajati, Kapolda, BPK dan BPKP, jadi tidak ada lagi alasan takut,” lanjut Gubernur Edy.

Hadir dalam rakor tersebut, sejumlah kepala daerah se-Sumut, Kapolda Sumut Irjen Pol R.Z Panca Putra, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumut, IBN Wiswantanu.

Kemudian, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut, Eydu Oktain Panjaitan, dan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut Kwinhatmaka.

Gubernur Edy menjelaskan, lambatnya serapan anggaran terjadi karena beberapa factor, seperti Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang mumpuni.

Selain itu, kata dia, takut kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan faktor alam.

Ia pun berharap tidak terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun (SILPA).

“Kelola keuangan yang baik berarti tidak ada SILPA, selain karena faktor alam ya seperti bencana atau yang lainnya sehingga program itu tidak bisa dijalankan,” ucapnya

“Kalau karena SDM dan keragu-raguan itu bisa diatasi, karena itulah kita berkumpul di sini,” terang Gubernur Edy.

Selain APBD, dia juga mengingatkan, realisasi anggaran penanganan Covid-19 harus secepatnya.

Dia mengatakan, per 18 September 2021, anggaran Covid-19, telah terealisasi 50,7 persen atau sekira Rp87,2 miliar.

“Ini yang pengelola anggaran banyak takut dan ragu,” ucap Gubernur Edy.

“Seperti kata Kapolda dan Kejatisu bila tidak ada kesengajaan dan kelalaian dalam menggunakan anggaran ini maka tidak ada yang perlu takut,” sambungnya.

POLDA LAKUKAN PENDAMPINGAN

Sementara itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol. R.Z Panca Putra Simanjuntak, menegaskan, telah memerintahkan jajarannya untuk mendampingi kepala daerah dalam merealisasikan anggaran

Dengan begitu, Kapolda berharap, terhindar dari tindakan korupsi kolusi dan nepotisme.

Dia mengatakan, pihakanya tidak langsung melakukan penangkapan, namun ada tahapan, seperti upaya awal, upaya preventif, memberi warning, evaluasi kemudian penegakan hukum.

“Sudah saya sampaikan kepada bawahan saya jangan menakuti-nakuti, dampingi. Kalau ada yang main-main boleh disampaikan kepada saya,” tegasnya.

“Ini demi kemajuan perekonomian Sumut, demi kesejahteraan rakyat. Kita juga dalam bertindak tidak mungkin langsung tangkap ada upaya-upaya yang dilakukan sebelumnya,” tegasnya lagi.

Pada kesempatan yang sama, Kejati Sumut IBN Wiswantanu, mengatakan upaya pemulihan ekonomi dilakukan dengan tetap menekan penyebaran Covid-19.

Protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi saat ini menjadi senjata utama dalam menekan penyebaran penyakit ini.

“Saat ini kita tidak ada lagi yang level 4, tetapi itu jangan membuat kita lengah karena untuk memulihkan ekonomi kita tetap harus mengendalikan penyebaran covid-19,” jelasnya.

Rakor dihadiri secara fisik kepala daerah se-Sumut bersama dengan unsur Forkopimda.

Selain itu, hadir puka secara virtual Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing Kabupaten/Kota dan juga Lembaga Pemerintah terkait lainnya.*

Kontributor Sumut : Matius Gea

Editor : M. Rain Daling

Gubernur Sumut Persoalkan Ketidakhadiran Kadis Pertanian dan Kadis Koperasi

SIANTAR, Lingkar.co – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, meminta Ketua DPRD Kota Pematang Siantar, Timbul Marganda Lingga, untuk memeriksa Kepala Dinas Pertanian setempat.

Selain Kepala Dinas Pertanian, Gubernur Edy, juga meminta Ketua DPRD memeriksa Kepala Dinas Koperasi Kota Pematang Siantar

Hal itu ia katakan saat kunjungan kerja ke Rumah Dinas Wali Kota Siantar, Selasa (21/9/2021) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Walikota dan Wakil Walikota, Kejari Siantar, Kapolres, Dandim, Para Kadis, Camat dan lurah se-Kota Siantar.

Pada pertengahan acara, Gubernur Edy, memanggil satu per satu kepala dinas, camat dan lurah setempat.

Namun saat itu, Kepala Dinas Pertanian, dan Kepala Dinas Koperasi, tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

“Mana kepala dinas pertanian, akan saya kupas kepalanya tidak datang dia. Kepala dinas koperasi tidak aja juga, ini tidak jelas. Pak ketua DPR persoalkan ini,” tegas Edy

Gubernur Edy, juga menyebut dirinya merupakan perwakilan pemerintah pusat untuk daerah Sumatera Utara.

“Jadi saya punya wewenang ini. Jangan mentang-mentang gubernur, gubernur tidak ada apa-apanya. Nanti capek kau saya buat,” tegas Edy.

Sementara itu, Pj Sekda Kota Pematang Siatar, Jubaidi, saat diwawancarai wartawan menyebut yang bersangkutan telah hadir sejak pagi, ujarnya singkat.*

Kontributor Sumut : Matius Gea

Editor : M. Rain Daling

Gubernur Sumut Izinkan PTM Terbatas di Pematang Siantar

SIANTAR, Lingkar.co – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, mengizinkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di Kota Pematang Siantar.

Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja di Kota Pematang Siatar, Selasa (21/9/2021) .

Menurut Edy, saat ini wilayah Kota Pematang Siatar, mengalami penurunan penyebaran Covid-19, dengan status level 3.

Dengan membaiknya penanganan Covid-19, Edy, mengizinkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas.

“Kota siantar sudah level 3 maka dari situ sudah bisa dilakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas,” ucapnya.

Kendati demikian, Edy, mengingatakan untuk senantiasa menerapkan protokol kesahatan yang ketat.

“Namun demikian apabila nantinya mengalami kenaikan level penularan Covid-19 maka PTM akan dihentikan,” tegas Edy.

Berdasarkan pantauan Lingkar.co, Selasa (21/9/2021), di SMA/SMK Taman Siswa Kota Pematang Siatar, Gubernur Sumut, bersama rombongan memeriksa kesiapan proses PTM.***

Kontributor Sumut : Matius Gea

Editor : M. Rain Daling