Arsip Tag: Ketertiban Umum

Penataan Trotoar Tak Boleh Asal, Wali Kota Medan: Sekali Bangun Harus Tahan Lama

Lingkar.co – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan penataan trotoar tidak boleh asal. Ia ingatkan pentingnya perencanaan yang matang, humanis, serta menggunakan pertimbangan estetika dan tahan lama.

“Pembangunan Medan harus mempunyai konsep yang benar. Sekali dibangun harus bertahan lama,” kata Rico Waas dalam siaran persnya, Jumat (3/4/2026).

Lebih lanjut Rico Waas menegaskan desain trotoar tidak boleh dibuat seragam, melainkan harus menyesuaikan kondisi di lapangan dan kebutuhan tiap kawasan.

“Perencanaan itu harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Jangan dipaksakan sama semua, tetapi lihat per blok dan sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing,” ujarnya.

Rico Waas juga menekankan pentingnya peran perencana dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan desain infrastruktur yang akan dibangun. Menurutnya, pembangunan trotoar ke depan harus mengalami peningkatan kualitas.

“Jangan lagi kita bangun trotoar biasa. Skala Kota Medan harus naik, kualitasnya juga harus naik,” tegas Rico Waas.

Selain itu, Wali Kota meminta agar pembangunan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari material, sistem drainase, pencahayaan, hingga akses bagi penyandang disabilitas. Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara jalur pejalan kaki, ruang hijau, dan fasilitas umum lainnya.

“Trotoar itu bukan sekadar jalan kaki, tetapi harus ada ruang hijau, penerangan, dan akses yang baik untuk semua, termasuk penyandang disabilitas,” kata Rico Waas.

Rico Waas juga mengingatkan agar pekerjaan tidak dilakukan terburu-buru tanpa perencanaan yang matang karena dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

“Jangan sampai kita hanya menutup jalan tanpa perencanaan yang baik. Masyarakat jadi tidak nyaman,” ujarnya.

Rico Waas meminta seluruh pihak terkait merancang setiap titik pekerjaan secara detail, termasuk menyesuaikan dengan kondisi jalan yang sempit maupun kebutuhan parkir.

“Semua harus direncanakan secara detail dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Intinya, kita ingin hasil yang terbaik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pernyataan tersebut dikatakan Rico Waas dalam rapat yang dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Plt Kepala Dinas SDABMBK Ferri Ichsan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana, serta Plt Kepala Dinas Perhubungan Suriono.

Adapun ruas jalan yang direncanakan akan dilakukan penataan trotoar, antara lain Jalan HM Yamin, Jalan Zainul Arifin, Jalan Juanda, Jalan Monginsidi, Jalan Setia Budi, Jalan Masjid Raya hingga Jalan Mahkamah, serta Jalan Brigjen Katamso di kawasan Masjid Raya Al Mashun dan Istana Maimun. (*)

Bupati Cirebon Ajak Pemudik Jaga Ketertiban dan Utamakan Keselamatan

Lingkar.co — Bupati Cirebon Imron mengajak para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Cirebon, untuk menjaga ketertiban lalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik Lebaran.

Imron mengatakan hal tersebut saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar oleh Polresta Cirebon di Lapangan Stadion Stadion Ranggajati Sumber, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).

Menurut Imron, apel gelar pasukan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan aparat dalam mengantisipasi arus mudik dan arus balik Lebaran, yang setiap tahun menjadi tradisi masyarakat Indonesia.

“Di Indonesia sudah menjadi budaya, ketika Lebaran banyak masyarakat yang mudik ke kampung halaman. Karena itu, melalui apel gelar pasukan ini, kita mempersiapkan agar arus mudik dan arus balik di Kabupaten Cirebon dapat berjalan dengan baik, aman, nyaman, dan tertib,” ujar Imron.

Ia menambahkan, jajaran kepolisian bersama unsur TNI dan stakeholder terkait telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk pos-pos pelayanan bagi pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, pos-pos tersebut disiapkan untuk membantu pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat maupun layanan kesehatan selama perjalanan.

“Apabila para pemudik merasa lelah atau sakit saat perjalanan, mereka dapat beristirahat di pos-pos yang telah disediakan di jalur Cirebon,” katanya.

Imron juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, baik menggunakan sepeda motor maupun mobil, agar selalu berhati-hati di jalan.

“Jaga ketertiban lalu lintas dan tetap berhati-hati,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama menyampaikan, pihaknya menyiagakan sekitar 1.200 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Personel tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan.

“Kami menurunkan sekitar 1.200 personel gabungan. Mulai malam 13 Maret seluruh personel sudah menempati pos masing-masing,” kata Imara.

Ia menjelaskan, pihaknya menyiapkan total 11 pos yang terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, serta pos terpadu di kilometer 188 yang terintegrasi dengan jajaran Korlantas Polri dan instansi terkait.

Terkait prediksi arus mudik, pihak kepolisian memperkirakan gelombang awal pemudik mulai terjadi pada Sabtu (14/3/2026).

Namun pengaturan lalu lintas, termasuk kemungkinan rekayasa seperti sistem one way di jalan tol, akan menunggu arahan dari Korlantas Polri sesuai kondisi di lapangan.

Selain itu, pihak kepolisian juga menyiapkan langkah antisipasi di jalur arteri dengan kemungkinan penutupan sekitar 30 titik putar balik (U-turn) jika terjadi peningkatan volume kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

Dengan kesiapan tersebut, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 yang melintasi wilayah Kabupaten Cirebon dapat berlangsung lancar, aman, dan kondusif. (*)

Wali Kota Serang Perintahkan Satpol PP Awasi Kawasan Royal Baroe.

Lingkar.co – Kawasan Royal Baroe mulai berkembang menjadi destinasi wisata baru di Kota Serang. Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang untuk menjaga dan mengawasi agar tetap bersih, tertib dan semakin menarik kunjungan masyarakat.

Instruksi tersebut disampaikan saat Wali Kota Serang, Budi Rustandi memimpin apel kesiapsiagaan Satpol PP yang digelar langsung di kawasan Royal Baroe, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Serang, Banten, Selasa (6/1/2026).

“Tentunya perlu evaluasi-evaluasi yang mana ini perlu pengkajian bersama agar Royal Baroe bisa terjaga dengan baik,” ujar Budi.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kota Serang akan melanjutkan pembangunan kawasan hingga terhubung dengan Alun-alun Kota Serang, sehingga Royal Baroe akan menjadi satu kesatuan kawasan wisata perkotaan.

“Karena 2026 ini masih ada tahap pembangunan selanjutnya. Persiapan harus dilakukan agar Royal Baroe tidak sampai tidak terawat. Ke depan kan alun-alun juga terbangun, jadi ini nyambung tempat wisatanya,” jelasnya.

Dalam rangka menjaga ketertiban, Wali Kota menugaskan Satpol PP untuk berjaga di sejumlah titik strategis, terutama di persimpangan jalan dan area trotoar, guna memastikan tidak ada aktivitas berjualan yang melanggar fungsi fasilitas umum.

“Mereka berjaga di setiap titik perempatan dan sisi-sisi trotoar agar tidak ada yang berjualan. Karena ini kan trotoar untuk pejalan kaki,” tegasnya.

Sebanyak 20 personel Satpol PP disiagakan secara bergantian di kawasan Royal Baroe, dengan pengaturan teknis yang ditentukan oleh Kepala Satpol PP.

“Sekitar 20 personel nanti standby dan sif-sifan. Kasatpol yang mengatur petanya,” ujarnya.

Selain itu, Budi juga menegaskan komitmen penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemkot Serang. Ia meminta Kepala Satpol PP untuk melakukan evaluasi tegas terhadap anggota yang tidak menjalankan tugas secara optimal.

“Kalau ada Satpol PP yang malas bekerja karena merasa titipan, silakan diganti,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa setelah peluncuran Manajemen Talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Pemkot Serang memiliki ruang evaluasi yang jelas, termasuk terhadap aparatur PPPK yang tidak menunjukkan kinerja baik.

“BKN sudah memberikan masukan, dan itu bisa langsung dijadikan evaluasi. Bahkan bisa diusulkan pemberhentian jika memang tidak bekerja dengan baik,” tegasnya. (*)