Arsip Tag: Royal Baroe Serang

Wali Kota Serang Perintahkan Satpol PP Awasi Kawasan Royal Baroe.

Lingkar.co – Kawasan Royal Baroe mulai berkembang menjadi destinasi wisata baru di Kota Serang. Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang untuk menjaga dan mengawasi agar tetap bersih, tertib dan semakin menarik kunjungan masyarakat.

Instruksi tersebut disampaikan saat Wali Kota Serang, Budi Rustandi memimpin apel kesiapsiagaan Satpol PP yang digelar langsung di kawasan Royal Baroe, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Serang, Banten, Selasa (6/1/2026).

“Tentunya perlu evaluasi-evaluasi yang mana ini perlu pengkajian bersama agar Royal Baroe bisa terjaga dengan baik,” ujar Budi.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kota Serang akan melanjutkan pembangunan kawasan hingga terhubung dengan Alun-alun Kota Serang, sehingga Royal Baroe akan menjadi satu kesatuan kawasan wisata perkotaan.

“Karena 2026 ini masih ada tahap pembangunan selanjutnya. Persiapan harus dilakukan agar Royal Baroe tidak sampai tidak terawat. Ke depan kan alun-alun juga terbangun, jadi ini nyambung tempat wisatanya,” jelasnya.

Dalam rangka menjaga ketertiban, Wali Kota menugaskan Satpol PP untuk berjaga di sejumlah titik strategis, terutama di persimpangan jalan dan area trotoar, guna memastikan tidak ada aktivitas berjualan yang melanggar fungsi fasilitas umum.

“Mereka berjaga di setiap titik perempatan dan sisi-sisi trotoar agar tidak ada yang berjualan. Karena ini kan trotoar untuk pejalan kaki,” tegasnya.

Sebanyak 20 personel Satpol PP disiagakan secara bergantian di kawasan Royal Baroe, dengan pengaturan teknis yang ditentukan oleh Kepala Satpol PP.

“Sekitar 20 personel nanti standby dan sif-sifan. Kasatpol yang mengatur petanya,” ujarnya.

Selain itu, Budi juga menegaskan komitmen penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemkot Serang. Ia meminta Kepala Satpol PP untuk melakukan evaluasi tegas terhadap anggota yang tidak menjalankan tugas secara optimal.

“Kalau ada Satpol PP yang malas bekerja karena merasa titipan, silakan diganti,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa setelah peluncuran Manajemen Talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Pemkot Serang memiliki ruang evaluasi yang jelas, termasuk terhadap aparatur PPPK yang tidak menunjukkan kinerja baik.

“BKN sudah memberikan masukan, dan itu bisa langsung dijadikan evaluasi. Bahkan bisa diusulkan pemberhentian jika memang tidak bekerja dengan baik,” tegasnya. (*)

Fantastis, Peluncuran Royal Baroe Kota Serang Tembus Ratusan Juta Dalam Semalam

Lingkar.co – Peluncuran wajah baru kawasan Royal Baroe Kota Serang mencatatkan capaian ekonomi yang mengesankan. Dampaknya cukup fantastis, dalam waktu satu malam, perputaran uang di kawasan tersebut menembus angka ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMperindag) Kota Serang.Wahyu Nurjamil merilis pencapaian itu. Wahyu bilang, total transaksi pada malam peluncuran mencapai Rp 289.493.000.

“Omzet untuk acara kemarin di Royal Baroe, sektor kuliner saja mencapai Rp 245.650.000. Sedangkan sektor fashion mencatatkan transaksi sebesar Rp 43.843.000,” ujar Wahyu Nurjamil, Senin (29/12/2025).

Wahyu menjelaskan, capaian transaksi tersebut melibatkan 122 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Para pedagang tersebut merupakan pelaku usaha yang sebelumnya direlokasi dari kawasan Royal lama, Jalan Diponegoro, serta Pasar Kepandean.

Ia menyebut, Pemerintah Kota Serang menilai angka transaksi ini sebagai indikator keberhasilan penataan kawasan kota.

Kebijakan relokasi yang sempat dikhawatirkan berdampak pada penurunan pendapatan, justru terbukti mampu meningkatkan omzet pedagang melalui konsep penataan kawasan yang lebih tertib dan representatif.

“Ini bagian dari upaya Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota untuk memberikan peluang ekonomi bagi pedagang yang terdampak,” ujarnya.

“Tujuannya agar pendapatan mereka meningkat, terutama melalui acara-acara strategis seperti ini,” jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, pihak dinas tengah mematangkan konsep acara agar kembali memberikan dampak ekonomi bagi para pedagang.

“Januari nanti akan ada peresmian prasasti oleh Pak Wali Kota. Kami sedang membahas tema acaranya secara simultan supaya momentum ekonomi di Royal Baroe tetap terjaga,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi meresmikan Kawasan Royal Baroe yang terletak di Jalan Tirtayasa, Kota Serang, pada Jumat malam, 26 Desember 2025. Peresmian itu sebagai upaya Pemerintah dalam menjadikan Kota Serang sebagai kota yang modern dan humanis mencapai babak baru.

Peresmian Royal Baroe menandai transformasi signifikan wajah ibu kota Provinsi Banten dari semula hanya dikenal sebagai pusat perniagaan konvensional kini disulap menjadi ruang publik estetis yang diproyeksikan sebagai sentra pertumbuhan industri ekonomi kreatif. (*)