Arsip Tag: Kantor Imigrasi

Jemaah Haji Tak Perlu Antre Pemeriksaan Imigrasi di Arab Saudi

Lingkar.co – Direktur Jenderal Pelayanan Haji, Ian Heriyawan, menegaskan proses keimigrasian jemaah haji Indonesia sudah selesai di Tanah Air melalui layanan Mecca Route. Dirinya juga sudah melakukan pengecekan kesiapan layanan Mecca Route di Bandara Adi Soemarmo bersama General Manager bandara.

“Melalui Mecca Route, proses imigrasi Arab Saudi sudah diselesaikan di Indonesia. Artinya, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi antre lama untuk pemeriksaan imigrasi,” ujar Ian, Minggu (12/4/2026).

Ia menekankan, hasil utama dari layanan ini adalah efisiensi waktu dan kenyamanan jemaah saat tiba di Tanah Suci.

“Ini yang ingin kita capai adalah jemaah bisa langsung melanjutkan perjalanan tanpa kelelahan akibat antrean panjang. Jadi mereka bisa lebih fokus mempersiapkan ibadahnya,” jelasnya.

Selain itu, Ian memastikan kesiapan seluruh alur layanan agar manfaat Mecca Route dapat dirasakan secara optimal oleh jemaah.

“Kita pastikan semua proses, mulai dari pemeriksaan dokumen hingga keberangkatan, berjalan mulus sehingga manfaat layanan ini benar-benar dirasakan jemaah,” katanya.

Keesokan harinya, Minggu (12/04/2026), Ian melanjutkan pengecekan kesiapan pelaksanaan ibadah haji di Asrama Haji Embarkasi Solo bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah.

Dalam peninjauan tersebut, ia menyoroti pentingnya kesiapan asrama sebagai bagian dari rangkaian pelayanan yang berdampak langsung pada kenyamanan jemaah.

“Asrama haji ini menjadi titik awal pengalaman jemaah. Kalau di sini sudah nyaman, tertib, dan terlayani dengan baik, maka perjalanan ibadah mereka juga akan dimulai dengan lebih tenang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesiapan layanan di embarkasi harus mendukung kelancaran proses keberangkatan secara menyeluruh.

“Kita ingin memastikan jemaah berangkat dalam kondisi siap, baik secara fisik maupun mental, tanpa kendala teknis yang berarti,” tambahnya.

Ian juga menegaskan bahwa sinergi antar pihak menjadi kunci untuk memastikan seluruh layanan berjalan efektif dan berdampak nyata.

“Hasil yang kita kejar adalah pelayanan yang cepat, efisien, dan nyaman. Itu hanya bisa tercapai jika koordinasi antar semua pihak berjalan dengan baik,” tegasnya.

Melalui optimalisasi layanan Mecca Route dan kesiapan embarkasi, Kemenhaj menargetkan proses keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini dapat berlangsung lebih lancar, efisien, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah sejak dari Tanah Air hingga tiba di Arab Saudi. (*)

Cegah Pemberangkatan Jemaah Haji Ilegal, Kemenhaj Gandeng Keimigrasian

Lingkar.co – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memperkuat sinergi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

Langkah tersebut diambil untuk menguatkan peran strategisnya dalam mencegah praktik haji ilegal pada musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

Pertemuan yang berlangsung di kantor Kemenhaj menjadi langkah penting dalam menyelaraskan strategi pengawasan dan pencegahan, guna memastikan seluruh jemaah Indonesia berangkat melalui prosedur resmi serta terlindungi dari praktik ilegal.

Direktur Pengawasan Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj, Ahmad Abdullah, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Kami di Kemenhaj juga melakukan pengawasan di bandara untuk memastikan tidak ada jemaah yang berangkat secara ilegal,” ujar Abdullah dalam siaran persnya, Jum’at (3/4/2026).

Ia melanjutkan, penguatan pengawasan ini juga diiringi dengan langkah deteksi dini yang dilakukan di berbagai daerah, sebagai bagian dari komitmen Kemenhaj dalam menekan praktik penipuan dan pelanggaran dalam penyelenggaraan haji dan umrah.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Ditjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Achmad Gunawan, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam pertukaran data.

“Kami akan mengikuti tim satgas Kemenko, karena jika bergerak sendiri, kekuatan kami akan lebih terbatas,” kata Gunawan.

Dari sisi koordinasi lintas kementerian, Asisten Deputi Koordinasi Tata Kelola Keimigrasian, Achmad Brahmantyo Machmud, menekankan bahwa sinergi menjadi kunci utama dalam menutup celah keberangkatan jemaah ilegal.

“Jika satu orang jemaah haji ilegal membayar sekitar 100 juta, maka angka tersebut bisa mencapai ratusan milyar jika banyak yang lolos ke Arab Saudi,” ungkap Achmad.

Ia juga mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan visa, termasuk penggunaan visa pekerja untuk kepentingan ibadah haji atau umrah.

“Jemaah yang berangkat ilegal bisa tertangkap dan dijatuhi hukuman berupa denda atau larangan untuk bepergian dalam waktu lama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Achmad menegaskan pentingnya pembentukan tim gabungan lintas kementerian untuk memperkuat langkah preventif secara sistematis, mulai dari tahap persiapan hingga keberangkatan jemaah.

Kemenhaj memandang sinergi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan nasional, sekaligus memastikan penyelenggaraan haji 2026 berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan.

“Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan sistem pengawasan dan pencegahan, serta memastikan seluruh jemaah haji yang berangkat pada 2026 dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman serta secara sah,” tutupnya. (*)

Kinerja Kanimsus Semarang 2024; Paspor Elektronik 100 Persen Hingga Penindakan 27 Orang Asing

Lingkar.co – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Semarang terus menunjukkan dedikasi dan komitmennya dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat sepanjang tahun 2024.

Kepala Kantor Imigrasi Semarang, Guntur Sahat Hamonangan, didampingi Kasi Tikkim, Andi Arieyanto dan Kasubag TU, Kurnia Sadewa memaparkan capaian kinerja yang telah diraih selama satu tahun.

Guntur Sahat Hamonangan menyampaikan bahwa tahun 2024 menjadi momentum penting bagi Kantor Imigrasi Semarang, khususnya dengan implementasi program inovatif, seperti 100 persen Paspor Elektronik yang telah dilaksanakan secara optimal.

“Program ini mendapat respon positif dari Masyarakat,” kata Guntur dalam paparan di Aula Punakawan, Selasa (24/12/2024).

Ia melanjutkan, upaya peningkatan akses layanan keimigrasian diwujudkan dengan pembukaan Unit Layanan Paspor (ULP) di Tentrem Mall Semarang.

‘Unit ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses layanan permohonan paspor di lokasi yang strategis dan nyaman,” jelasnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, sejak diresmikan pada pertengahan tahun 2024, ULP Tentrem Mall menjadi salah satu inisiatif unggulan dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Selain itu, kata dia, keberhasilan dalam pengawasan dan penindakan keimigrasian juga menjadi sorotan.

Guntur lanjut menerangkan, Kantor Imigrasi Semarang telah melakukan banyak operasi pengawasan orang asing di wilayah Kota Semarang, termasuk ke beberapa perusahaan besar, guna memastikan kepatuhan terhadap aturan keimigrasian.