Arsip Tag: Pelantikan ASN

102 Orang Terima SK PNS Jabatan Fungsional Pemkab Brebes

Lingkar.co – Sebanyak 102 Orang nenerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus menduduki jabatan fungsional di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, Jumat (3/4/2026)

Kepala BKPSDMD Brebes, Moh Syamsul Haris menjelaskan, mereka yang mengikuti pengambilan sumpah PNS telah selesai masa percobaan satu tahun, serta pengangkatan kedalam jabatan fungsional.

Dia menjelaskan, kegiatan pengambilan sumpah jabatan bertujuan memberikan kepastian status kepegawaian sekaligus meningkatkan motivasi kerja ASN.

Selain itu, momentum tersebut juga menjadi sarana bagi para ASN untuk menerima arahan langsung dari Bupati sebagai bekal dalam menjalankan tugas.

“Pada hari ini, sebanyak 43 orang diangkat menjadi PNS jabatan pelaksana, 102 orang diangkat sebagai PNS sekaligus dilantik dalam jabatan fungsional, serta 11 orang menjalani pengambilan sumpah/janji PNS,” jelas Haris.

Haris juga menyampaikan, ASN yang dilantik dalam jabatan fungsional menjalani dua sumpah sekaligus, yakni sumpah PNS dan sumpah jabatan fungsional, sedangkan sebagian lainnya merupakan PNS yang diangkat sebelum tahun 2024 dan baru melaksanakan sumpah.

Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma melantik 156 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), pengangkatan dalam jabatan fungsional, serta pengambilan sumpah bagi PNS baru tahun 2024, di Pendopo Kabupaten Brebes.

Paramitha mengatakan, pelantikan ini merupakan momentum penting yang patut disyukuri. Ia menyebut status ASN sebagai bentuk kepercayaan negara yang harus dijawab dengan kinerja, integritas, dan tanggung jawab.

“Pengangkatan menjadi PNS bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Setelah masa percobaan, saudara dituntut bekerja lebih matang, bersikap lebih dewasa, dan memiliki komitmen kuat dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Paramitha juga menekankan pentingnya kontribusi nyata ASN sesuai kompetensi masing-masing. Menurutnya, ASN merupakan instrumen vital pemerintah daerah yang harus mampu menghadirkan pelayanan prima sekaligus berperan aktif dalam mendorong keberhasilan pembangunan di Kabupaten Brebes.

Selain itu, ia mengingatkan ASN baru untuk menjadi duta positif pemerintah dengan menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat kepada masyarakat. ASN juga diminta memegang teguh nilai-nilai Berakhlak serta memahami regulasi agar terhindar dari pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang.

“Untuk para kepala perangkat daerah, saya meminta agar terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kinerja, disiplin, serta loyalitas ASN di lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (*)

Tutup Tahun 2025, Pemkab Cilacap Lantik 261 Pejabat

Lingkar.co – Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman, melantik 261 pejabat administrator, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Cilacap, Selasa (30/12/2025). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang mengalami rotasi maupun promosi tersebut berlangsung di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Cilacap, Jawa Tengah.

Usai melantik, Syamsul menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan dilakukan secara profesional dan bebas dari praktik jual beli jabatan.

“Kami memahami dalam pelantikan ini ada yang promosi, ada yang mutasi. Ada yang sesuai keinginan, ada yang sesuai harapan, dan ada juga yang belum sesuai keinginan. Namun saya tegaskan, tidak ada jual beli jabatan, tidak lewat siapa pun,” kata Syamsul.

Ia melanjutkan, pihaknya melarang segala bentuk gratifikasi pascapelantikan, termasuk acara syukuran yang berpotensi menimbulkan pungutan.

“Saya titipkan kepada BKPSDM, setelah ini tidak ada syukuran. Satu rupiahpun tidak saya perbolehkan dan saya larang,” tegasnya.

Syamsul menekankan bahwa promosi maupun mutasi merupakan hak pegawai, namun bukan sesuatu yang wajib diberikan. Ia meminta pejabat yang mendapatkan jabatan sesuai keinginan agar tidak bersikap sombong, sementara yang belum mendapatkannya diminta tetap optimistis dan meningkatkan kinerja.

Pemerintah Kabupaten Cilacap, lanjutnya, telah menerapkan manajemen talenta berbasis Corporate University (Corpu ASN) dan bahkan memperoleh penghargaan.

Dengan sistem tersebut, proses promosi dan mutasi ke depan dinilai akan lebih mudah dan objektif, termasuk hingga jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), selama memenuhi regulasi yang berlaku.

Selain itu, Bupati juga mendorong ASN agar berperan aktif dalam mendukung masuknya investasi ke daerah. ASN yang mampu memberikan dampak besar, menurutnya, akan mendapatkan penilaian dan reward khusus.

“Kami berkomitmen selama lima tahun ke depan tidak ada jual beli jabatan, baik sebelum maupun sesudah pelantikan. Kami hanya ingin membantu kepala dinas dan kepala badan agar bekerja lebih optimal,” kata Syamsul.

Mengakhiri sambutan, Bupati mengingatkan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan tanggung jawab moral kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga mendorong ASN untuk meningkatkan kesejahteraan dengan cara produktif.

“Kalau ingin mendapatkan tambahan penghasilan, jadilah PNS entrepreneur, kembangkan usaha dari sektor ekonomi kreatif. Yakinlah rezeki telah ditentukan oleh Allah Swt,” pungkasnya. (*)

Pemkab Pati Lantik 45 Pejabat, Bupati Sudewo Buka Ruang Kritik Kebijakan

Lingkar.co – Bupati Pati, Sudewo, memimpin prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan 45 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menduduki jabatan Administrator serta Pengawas di lingkungan Pemkab Pati. Acara berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, pada Senin (15/9/2025) itu dihadiri jajaran DPRD, Pj Sekda, para asisten, kepala OPD, rohaniawan, serta pejabat yang dilantik.

Dari total 45 pejabat yang dilantik, 42 di antaranya berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Pati, sementara tiga pejabat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dilantik melalui SK Menteri Dalam Negeri.

Dalam sambutannya, Bupati Sudewo menegaskan bahwa rotasi jabatan adalah bagian dari evaluasi kinerja yang dilaksanakan sesuai aturan. Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri memberi ruang bagi kepala daerah untuk melakukan evaluasi pejabat sebanyak dua kali dalam tiga bulan.

“Penyegaran jabatan adalah hal yang wajar demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sudewo juga menekankan bahwa pelantikan ini murni demi kepentingan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik, bukan karena kepentingan pribadi.

“Loyalitas yang saya inginkan bukan untuk kultus pribadi saya, tetapi loyalitas kebijakan dan keputusan dalam rangka melakukan perubahan nyata pembangunan Kabupaten Pati,” tegasnya.

Ia menambahkan, setiap kebijakan yang ditempuh selalu berlandaskan regulasi dan aturan perundang-undangan. Untuk itu, ia membuka ruang bagi seluruh jajaran agar berani menyampaikan masukan apabila dalam enam hingga tujuh bulan ke depan kebijakan yang diambil belum menunjukkan hasil signifikan.

Di penghujung sambutannya, Sudewo mengingatkan para pejabat agar menempatkan diri sebagai bagian dari organisasi, menjalankan tugas dengan tanggung jawab, loyalitas, serta semangat ikhlas.

“Terimalah jabatan ini dengan rasa syukur, bekerja dengan penuh dedikasi, serta pandanglah penempatan ini sebagai awal dari perjalanan panjang dalam mengabdi kepada masyarakat,” tuturnya.

Bupati berharap, pelantikan ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja, sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan Kabupaten Pati yang lebih baik. (*)

Bupati Kudus HM Hartopo Lantik 150 ASN

KUDUS, Lingkar.co – Bupati Kudus HM Hartopo melantik 150 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kudus di lapangan tenis indoor Angga Sasana Krida sore ini, Selasa (8/3). Pelantikan tersebut terdiri dari Pejabat Struktural sebanyak 7 orang, Kepala Sekolah 93 orang, Pengawas Sekolah 8 orang, Guru 39 orang, Pengawas LH 1 orang, dan Teknik Tata Bangunan 2 orang.

Hartopo memberikan ucapan selamat pada ASN yang dilantik. Pihaknya berharap dengan pelantikan ini para pegawai bisa amanah dan secepatnya beradaptasi dalam jabatan barunya.

“Selamat bagi panjenengan semua. Saya harap dapat amanah, secepatnya beradaptasi menyesuaikan tugas yang baru dan harus ada peningkatan dalam integritas juga kinerja. Itu sebuah keharusan,” ungkapnya.

Pihaknya juga menekankan pada setiap pegawai untuk memiliki kreativitas dan inovasi dalam pelayanan masyarakat.

Bupati Kudus Tekankan Pentingnya Kedisiplinan bagi ASN

“Jangan monoton, harus tingkatkan kreativitas dan inovasi. Yang terpenting harus memiliki sikap loyal, jujur, disiplin, berkemauan kerja tinggi. Itu yang terpenting sebagai syarat utama pelayanan publik,” tegasnya.

Terakhir, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh ASN agar dapat menjadi pelopor protokol kesehatan dalam lingkungan masing-masing, mengingat saat ini lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus masih terjadi secara fluktuatif.

“Kondisi Covid-19 masih fluktuatif, mengingat kondisi mobilitas di Kudus makin padat. Oleh karena itu, saya harapkan panjenengan semua tetap perketat prokesnya. Jadilah pelopor protokol kesehatan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (Lingkar Network | Lingkar.co)