Arsip Tag: Pemuda

Optimalkan Pemutakhiran Data Kependudukan, Luncurkan Aplikasi PEMUDA

KUDUS, JAWA TENGAH, Lingkar.co– Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Eko Hari Djatmiko meluncurkan aplikasi PEMUDA pada Rabu (19/5/2021). Hadirnya aplikasi yang merupakan inovasi Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Agus Sumarsono itu dalam rangka meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan.

Kepala Dinas Dukcapil Kudus Eko Hari Djatmiko melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Agus Sumarsono mengatakan, aplikasi Pemuda ini merupakan Aplikasi Pemutakhiran Data Kependudukan Kolaborasi/bekerjasama antara Petugas Register Desa/Kelurahan dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Kudus.

Baca Juga:
Begini Cara Urus SIM Gunakan Aplikasi “Si Dora”

Kerjasama itu terkait empat item data kependudukan. Antara lain status perkawinan, kepemilikan akta kelahiran, tingkat pendidikan dan golongan darah. Latar belakang pemutakhiran data ini karena capaian untuk empat item tersebut masih belum maksimal.

“Hal itu terjadi akibat warga pada saat melakukan perubahan dokumen kependudukan. Misalnya pindah penduduk, penambahan anggota keluarga, merubah status perkawinan, merubah status pekerjaan tidak memperhatikan data kependudukan lainnya. Masyarakat hanya memperhatikan hanya yang menjadi kebutuhan saat itu saja,” katanya.

Lanjutnya, aplikasi ini secara online bekerja sama dengan petugas Register Desa/Kelurahan. Dengan aplikasi ini, petugas register Desa/Kelurahan bisa melakukan update data tersebut melalui web browser (goegle chrome/mozilla fire fox) dengan alamat pemuda.kuduskab.go.id.

“Proses input atau update datanya sangat mudah sekali. Bisa kapan dan dimana saja, asalkan ada jaringan internet. Selain itu, yang bisa mengakses aplikasi tersebut adalah petugas Register Desa/Kelurahan. Karena data pribadi penduduk bersifat rahasia dan terlindungi oleh Undang-Undang,” ungkapnya.

Baca Juga:
Gunakan Aplikasi “Setara Daring” untuk metode Pembelajaran

Lebih lanjut, dengan adanya aplikasi ini di Desa/Kelurahan akan lebih mudah melakukan pemutakhiran data kependudukan. Dengan data kependudukan yang lengkap akan dapat membantu dalam proses pelayanan publik, serta perencanaan pembangunan.

“Pelaksanaan aplikasi ini baru di 11 Desa/Kelurahan sebagai pilot project. Masing-masing Kecamatan sudah ada dan akan disosialisasikan/di implementasikan di 132 Desa/Kelurahan secepatnya,” ujarnya.(lut)

Pemuda Jadi Peran Sentral Perkembangan Kesenian di Kabupaten Pati

PATI, Lingkar.co – Pemuda memiliki peran penting dalam mengembangkan kesenian, khususnya di Kabupaten Pati. Terlebih Kabupaten Pati terkenal dan kaya akan berbagai seni tradisionalnya.

Hal inilah yang di sampaikan oleh Erza Dwi Santoso, salah satu pemuda yang bergelut dalam pengembangan seni di Kabupaten Pati. 

Karena kiprahnya di bidang seni membuat pria yang akrab dengan panggilan Erza ini mendapat penghargaan dalam juara 2 pemuda pelopor Pati dalam bidang sosial budaya dan pariwisata tahun 2021.

Baca juga:
Hadirkan Wisata Batik Pati, Kenalkan Batik Kepada Masyarakat Luas

Penghargaan tersebut yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, olahraga dan pariwisata Kabupaten Pati.

Erza mendapatkan penghargaan tersebut setelah melahirkan kesenian baru di Kabupaten Pati bernama Baruno.

Ia merupakan salah satu dari tiga orang yang menginisiasi lahirnya kesenian tersebut. Dalam kesenian Baruno, ia bersama dua orang lainnya mencoba mengkolaborasikan kesenian barongan dan teater.

Baca juga:
Dinporapar Pati Lakukan Pendampingan dan Pembinaan Pengelola Wisata Pantai Cinta

Pria yang berasal dari desa Gajah Matu Kecamatan Pati Kota ini mengawali karir seninya di dunia teater.

“Disana saya belajar bagaimana kesenian muncul dari sebuah kepercayaan (agama) dan ibadah. Saya mulai mengenal dan mempelajarinya,” ujar Erza.

Lanjutnya, “Dan secara tidak sadar saya mulai jatuh cinta kepada kesenian dan mempengaruhi budaya saya juga dalam berprinsip hidup,” ungkapnya.

Baca juga:
Tarik Wisatawan Mancanegara dengan Manfaatkan Jaringan Tenaga Kerja Indonesia

Dorong Anak Muda Berani Memulai Usaha Mandiri

JEPARA, Lingkar.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Agus Sutisna mengajak para pemuda untuk berani membuat usaha mandiri.

Hal ini disampaikannya setelah mengunjungi salah satu entrepreneur muda di Bumi Kartini yakni Muhammad Afandi di Desa Bulungan, Kecamatan Pakis Aji, Kamis (6/5).

Dalam kunjungannya tersebut, Agus melihat bagaimana Fandi menjalankan usahanya. Fandi sendiri merupakan salah seorang pengusaha muda yang telah menggeluti usaha budidaya jamur tiram sekitar delapan tahun.

“Fandi ini hebat, usianya masih muda, tapi kesuksesan usahanya seakan sudah berjalan lama,” ujar Agus.

Baca juga:
Kemenag Kudus Keluarkan Panduan Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Agus pun menceritakan bagaimana Fandi memulai usahanya dari omset yang sangat kecil hingga kini bisa mencapai jutaan.

Fandi sendiri saat ini masih berusian 36 Tahun. Meski demikian, ia sudah menjadi contoh anak muda yang memiliki potensi usaha mandiri di Kabupaten Jepara.

“Fandi ini bisa menjadi contoh anak muda Jepara, bahwa yang omset awalnya sangat kecil, jika dijalani dengan konsisten dan berkomitmen tinggi pasti lama-lama akan besar,” ungkapnya.

Baca juga:
Dua Hari Tiga Bus PO Haryanto Alami Kali Kecelakaan, Pemilik Bungkam

Saat ini untuk mngelola usaha miliknya, Fandi sudah memperkerjakan 15 karyawan dari masyarakat sekitar.

Tempat usaha budidaya jamur milik Fandi kini sudah memiliki kapasitas mencapai sekitar 150 ribu media dan berhasil memproduksi sedikitnya 1200 media setiap harinya.

Ia merincikan, dengan hasil panen rata-rata perhari antara 200 sampai 400 kilogram, jika harga jamur tiram di pasaran yakni Rp12.000 perkilogram.

Baca juga:
Dampak Pandemi, Pedagang Batik Pekalongan Kurangi Karyawan hingga Tutup Toko

Maka omset bruto usaha budidaya jamur tiram milik Fandi mencapai angka Rp 2,4 juta hingga Rp 4,8 juta perhari.

Agus berharap, pemuda di Kabupaten Jepara lainnya bisa belajar dengan pengalaman Fandi dan berani menekuni sebuah usaha mandiri.

“Semoga dengan bantuan Pemerintah Daerah juga bisa membantu para pemuda lebih berkembang lagi,” pungkas Agus. (dik/isa/luh)

Gelar Pelatihan, Ciptakan Wirausahawan Muda Baru

PATI, Lingkar.co – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati gelar pelatihan kewirausahaan di Warung Makan Miber pada Selasa (16/3). Melalui kegiatan tersebut harapannya muncul wirausahawan baru meski saat pandemi seperti ini.

Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda pada Dinporapar Pati Heru Riandani mengatakan, pelatihan itu atas kerjasama dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Permodalan Nasional Madani (PNM) Jateng, dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jateng.

“Harapannya mucul wirausahawan muda baru di Kabupaten Pati. Sehingga mereka dapat menciptakan lapangan kerja baru di wilayahnya masing-masing,” katanya kepada Lingkar.co Selasa (16/3/2021).

Heru Riandani menjelaskan, pelaksanaan program pelatihan tersebut berlangsung di 10 kecamatan. Sedangkan, pelatihan diikuti 50 peserta dari berbagai latar belakang pemuda di Kabupaten Pati.

“Ada dari HKTI, Purna Paskibra, Karang Taruna dan juga para perwakilan tiap kecamatan yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan kewirausahaan di masing-masing kecamatannya,” ucapnya.

Lanjutnya, tak hanya pelatihan, peserta juga mendapat pendampingan dalam merintis usaha. Bahkan, ada pemberian modal hingga mereka bisa benar-benar mandiri menjadi seorang wirausaha.(lam/lut)