Arsip Tag: Perayaan Imlek

Rayakan Imlek 2025, KAI Hadirkan Pertunjungan Musik Tionghoa di Stasiun Tawang Semarang

Lingkar.co – Dalam rangka memperingati perayaan Imlek Tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menghadirkan pertunjukan Music Tionghoa di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pada Rabu (29/1/2025).

Pertunjukkan tersebut dimeriahkan oleh Grup Musik Tradisonal Tionghoa asal Semarang, Herry Dian Music, yang dimulai pada pagi hingga siang hari.

Tak hanya pertunjukkan musik Tionghoa, perayaan Imlek 2025 ini juga dimeriahkan dengan sesi Petik Angpao yang mengajak anak-anak untuk memetik Angpao di Pohon Mei Hua.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan, acara perayaan Imlek merupakan upaya KAI untuk memberikan apresiasi dan menambah pengalaman berkesan bagi para pelanggan dengan menghadirkan hiburan menarik di stasiun.

“Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kami pada para pelanggan kereta api yang berada di stasiun. Selain itu, acara ini ditujukan untuk menambah pengalaman berkesan bagi para pelanggan dengan menghadirkan hiburan menarik pada momen Imlek tahun ini,” ungkapnya.

Untuk menambah kemeriahan perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, KAI Daop 4 Semarang juga mengadakan kegiatan bagi-bagi coklat koin dan kue keranjang kepada para calon penumpang yang melewati Face Recognition boarding gate.

Selain itu, kemeriahan Imlek semakin terasa dengan adanya beragam hiasan dan ornamen khas Imlek yang memenuhi stasiun.

Hiasan dan ornamen tersebut meliputi lampion, ornamen naga, replika gapura Tionghoa dan photobooth bernuansa Tionghoa yang dapat digunakan calon penumpang untuk berswafoto.

Ornamen bernuansa Imlek ini dipasang di empat stasiun wilayah Daop 4 semarang, yaitu Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Pekalongan dan Stasiun Tegal.

“Harapanya, dengan adanya perayaan Imlek ini, KAI dapat lebih mendekatkan diri dengan para pengguna jasa layanan kereta api dan masyarakat umum,” tutup Franoto.

Penulis : Alan Henry

Perayaan Imlek 2576 Kongzili di Semarang Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Lingkar.co – Cuaca mendung dan rintik hujan tidak menghalangi kemeriahan perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili /2025 M bertajuk “Imlek Vaganza 5.0” yang digelar di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Semarang pada Rabu (29/1/2025).

Masyarakat tetap antusias memadati halaman Klenteng Sam Poo Kong untuk menyaksikan atraksi barongsai dan penampilan grup band seperti Merpati Singer, Pagi Boeta, Soul Grove, Yakustik, dan NDX AKA.

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang hadir pada kesempatan itu mengucapkan selamat tahun baru imlek.

“Saya pribadi dan mewakili pemerintah kota Semarang mengucapkan Gong Xi Fa cai, Selamat Tahun Baru Imlek. Moga-moga semua berjalan dengan lancar dan semakin sejahtera,” tutur Mbak Ita, sapaan akrab wali kota.

Dirinya menyampaikan peran besar kebudayaan Tionghoa bagi kemajuan Kota Semarang. Mbak Ita menyebut, Klenteng Sam Poo Kong telah menjadi salah satu ikon pariwisata yang dapat mendongkrak perekonomian Kota Semarang .

“Di Klenteng Sam Poo Kong ini juga ada arak-arakan Cheng Ho yang sudah masuk menjadi agenda rutin tahunan di Kementerian Pariwisata. Matur nuwun, terima kasih kepada Yayasan Klenteng Sam Poo Kong,” terang Mbak Ita.

Selain Klenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang juga memiliki Pasar Semawis yang menjadi jujukan wisata kuliner bernuansa oriental pada akhir pekan.

Mbak Ita berharap, dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat termasuk warga Tionghoa, Kota Semarang tumbuh tidak sekadar sebagai kota perdagangan, atau kota jasa, melainkan juga sebagai kota wisata maupun kota toleransi umat beragama.

“Alhamdulillah setiap tahun saya selalu datang (perayaan Imlek,red) yang mana tahun ini adalah tahun shio ular kayu. Mari kita sambut bersama sebagai momentum perayaan syukur dan perbaikan diri,” tandasnya.

Penulis : Alan henry

Sambangi Perayaan Imlek, Bupati Blora Kenang Perjuangan Gus Dur

Blora, Lingkar.co – Hadiri rangkaian terakhir masa perayaan Imlek di Klenteng Hok Tik Bio Blora, membuat Bupati Kabupaten Blora Arief Rohman mengingat kembali pada sosok K.H. Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Dur.

“Ini mengingatkan kita, terutama saya pribadi terhadap sosok Gus Dur yang memperjuangkan perayaan kebudayaan saudara-saudara kita dari Tionghoa. Sehingga bisa kita rayakan sekarang,” ucapnya.

Gus Arief sapaan akrab bupati Blora yang juga jebolan dari pondok dijawa timur ini, mengaku senang dan bahagia bisa hadir di perayaan Cap Go Meh, pada Minggu (05/02/2023) malam.

“Malam ini saya merasa bahagia karena setelah sekian tahun tidak merayakan Cap Go Meh dengan suasana ramai dan meriah seperti malam hari ini,” ungkapnya.

Bupati Arief Rohman kenang kembali sosok Gus Dur yang memperjuangkan perayaan kebudayaan saudara-saudara kita dari Tionghoa

Lebih lanjut, dirinya berharap kepada pihak Klenteng Hok Tio Bio kedepannya untuk selalu bisa menyelenggarakan event-event rutin.

“Saya berharap di sini sering dibuat event, agar khasanah kita yang luar biasa ini bisa selalu dinikmati setiap generasi dan bisa menjadi destinasi di Blora.

Sementara itu, menurut Ketua TTID Klenteng Hok Tik Bio Blora, Budilistijo Suboko, mengaku ada yang beda di perayaan Cap Go Meh ini dengan yang ada di Cina. Bagaimana tidak, pasalnya perayaan tersebut di naluri dengan adanya makanan khas Lontong Cap Go Meh.

“Perayaan Cap Go Meh disini yang paling khas adalah Lontong Cap Go Meh. Kalau cari di China tidak ada. Itu adalah bukti budaya Tionghoa di Indonesia turut akulturasi budaya Indonesia,” ujarnya.

Sebagai informasi bahwa kehadiran Bupati Arief Rohman di perayaan Imlek tersebut didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, Dandim 0721/Blora, Wakapolres Blora, Danyon 410/Alugoro, Anggota DPRD dan Ketua FKUB Blora.