Arsip Tag: KAI

Keselamatan Meningkat, KAI Daop 4 Semarang Catat Penurunan Kecelakaan di Perlintasan Sebidang

Lingkar.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat tren positif dalam peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang sepanjang Triwulan I 2026.

Jumlah kejadian di perlintasan tercatat sebanyak 6 kasus, menurun dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 8 kejadian dan 2024 sebanyak 10 kejadian di wilayah Daop 4 Semarang.

Penurunan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran serta kedisiplinan masyarakat saat melintas di perlintasan sebidang, sekaligus menjadi indikator efektivitas berbagai upaya sosialisasi keselamatan yang dilakukan secara konsisten.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa pihaknya tetap prihatin karena kecelakaan masih terjadi, meskipun jumlahnya menurun.

“Penurunan jumlah kejadian ini menjadi indikator positif bahwa upaya edukasi dan sosialisasi keselamatan yang dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dari total 6 kejadian pada Triwulan I 2026, tercatat 5 orang meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka berat. Sebagai perbandingan, pada Triwulan I 2025 dengan 8 kejadian terdapat 5 korban meninggal, 1 luka berat, 1 luka ringan, dan 1 selamat. Sementara pada 2024 dengan 10 kejadian, tercatat 5 korban meninggal, 4 luka berat, dan 5 luka ringan.

KAI menegaskan bahwa perlintasan sebidang masih menjadi titik rawan yang membutuhkan kedisiplinan tinggi dari pengguna jalan. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 yang mewajibkan pengguna jalan mendahulukan perjalanan kereta api, serta diperkuat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 296 terkait sanksi pelanggaran.

Sebagai langkah preventif, selama Januari hingga Maret 2026, KAI Daop 4 Semarang telah melaksanakan 113 kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang serta 13 kegiatan edukasi di sekolah.

Kegiatan tersebut dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah daerah, instansi terkait, serta komunitas pecinta kereta api melalui pemasangan spanduk, banner imbauan, hingga pembagian materi edukasi kepada masyarakat.

KAI juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu disiplin dengan berhenti sejenak, melihat kanan dan kiri, serta memastikan kondisi aman sebelum melintasi perlintasan, baik berpalang maupun tidak.

“Langkah sederhana ini perlu menjadi kebiasaan bersama. Kewaspadaan dan kedisiplinan adalah kunci utama dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang,” tambah Luqman.

Ke depan, KAI Daop 4 Semarang akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan lingkungan perlintasan yang lebih aman dan tertib. ***

KAI Buka Rekrutmen di Job Fair Undip 2026, Lulusan D3-S1 Berkesempatan Bergabung

Lingkar.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali membuka peluang karier bagi lulusan D3 hingga S1 melalui rekrutmen yang digelar dalam Job Fair Universitas Diponegoro Tahun 2026.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan kesempatan kerja bagi pencari kerja melalui kegiatan Job Fair Universitas Diponegoro 2026. Rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung pengembangan bisnis perkeretaapian nasional.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan tanpa biaya.

“Rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apapun. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang, maka itu adalah penipuan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi resmi melalui kanal yang telah ditentukan.

“Informasi detail mengenai posisi, syarat, dan alur pendaftaran dapat diakses langsung pada laman resmi rekrutmen KAI,” tambahnya.

Pelaksanaan pendaftaran rekrutmen yang bersumber dari Job Fair Undip dijadwalkan berlangsung pada 15–16 April 2026 di Gedung Muladi Dome, Semarang. Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Luqman menambahkan, KAI telah menerapkan standar ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan, sehingga seluruh proses seleksi dijalankan secara transparan dan objektif.

“Setiap proses seleksi akan dilakukan secara objektif sesuai kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa KAI tidak bekerja sama dengan pihak manapun dalam proses rekrutmen, termasuk agen perjalanan atau pihak yang menjanjikan penggantian biaya transportasi dan akomodasi.

Selain itu, KAI tidak pernah mengirimkan undangan seleksi melalui pesan pribadi yang tidak terverifikasi, seperti WhatsApp, SMS, atau email tidak resmi.

“Kami berharap masyarakat selalu waspada dan tidak tergiur janji-janji oknum yang mengatasnamakan KAI. Laporkan segera apabila menemukan indikasi penipuan,” tegasnya.

KAI Daop 4 Semarang mengajak para pencari kerja yang memenuhi kualifikasi untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan melakukan pendaftaran secara mandiri sesuai jadwal yang telah ditentukan. ***

Boarding Gate Stasiun Tawang Dipindah Sementara ke Sisi Barat

Lingkar.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang melakukan penyesuaian lokasi boarding gate di Stasiun Semarang Tawang. Selama pekerjaan beautifikasi hall utama berlangsung, seluruh proses boarding penumpang dipusatkan sementara di sisi barat stasiun.

Penyesuaian tersebut mulai diberlakukan sejak Sabtu (10/1/2025), baik untuk boarding gate manual maupun face recognition. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran arus penumpang selama proses penataan interior stasiun.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pemindahan boarding gate bersifat sementara dan dilakukan demi kenyamanan serta keselamatan pelanggan.

“Selama hall utama dilakukan revitalisasi, pelanggan yang akan boarding kami imbau langsung menuju area boarding pass dan face recognition di sisi barat stasiun,” kata Luqman, Selasa (13/1/2025).

Menurutnya, beautifikasi hall utama Stasiun Tawang difokuskan pada optimalisasi ruang, peningkatan pencahayaan, serta ventilasi alami agar stasiun terasa lebih lapang dan nyaman tanpa mengganggu layanan perjalanan kereta api.

“Kami berkomitmen segera memfungsikan kembali hall utama setelah seluruh pekerjaan selesai,” ujarnya.

KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun guna menyesuaikan diri dengan pengaturan alur boarding sementara. Petugas pelayanan disiagakan di sejumlah titik untuk memberikan arahan kepada pelanggan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama proses penataan berlangsung. Petugas kami siap membantu agar layanan tetap berjalan aman dan tertib,” pungkas Luqman. ***

Libur Tahun Baru Masih Panjang, Tiket KA dari Semarang dan Tegal ke Kota Favorit Masih Tersedia

Lingkar.co – Masa libur Tahun Baru 2026 masih berlangsung hingga Sabtu, 4 Januari 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencatat, tiket kereta api keberangkatan dari wilayah Semarang dan Tegal menuju sejumlah kota favorit masih tersedia dalam jumlah cukup banyak.

Kondisi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat yang belum sempat bepergian saat puncak libur akhir tahun atau ingin memanfaatkan sisa masa liburan dengan menggunakan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan ketersediaan tiket masih terbuka hingga 4 Januari 2026, meski jumlah kursi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti permintaan penumpang.

“Kami mengajak masyarakat yang akan bepergian dari Semarang dan Tegal untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, maupun kanal resmi lainnya sebelum kehabisan,” ujarnya, Kamis (1/1/2026).

Berdasarkan data KAI Daop 4 Semarang, tujuan Jakarta masih menjadi rute dengan ketersediaan kursi terbanyak, yakni sekitar 10 ribu tempat duduk. Ibu kota tetap diminati karena menawarkan berbagai destinasi wisata populer, seperti Jakarta Aquarium & Safari, kawasan wisata Pantai Indah Kapuk (PIK), hingga wahana rekreasi keluarga.

Sementara itu, tujuan Surabaya masih menyediakan sekitar 6.500 tempat duduk. Kota Pahlawan dikenal memiliki beragam destinasi wisata favorit, mulai dari Surabaya North Quay, Atlantis Land, Surabaya Zoo, hingga kawasan wisata alam Bamboo Forest.

Untuk penumpang yang ingin menikmati wisata alam dan udara sejuk, tujuan Purwokerto masih tersedia sekitar 2.200 tempat duduk. Kawasan Baturraden, Curug Bayan, hingga destinasi wisata keluarga di Purwokerto masih menjadi daya tarik selama masa liburan.

Adapun tujuan Solo masih memiliki sekitar 1.300 tempat duduk. Kota budaya ini menawarkan berbagai destinasi wisata sejarah dan religi, seperti Keraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, hingga Masjid Raya Sheikh Zayed.

Sedangkan tujuan Bandung masih menyediakan sekitar 900 tempat duduk. Kota Kembang tetap diminati wisatawan dengan pilihan wisata alam di Lembang, Orchid Forest Cikole, The Great Asia Africa, serta wisata belanja dan kuliner di kawasan Braga dan Cihampelas.

Di sisi lain, KAI Daop 4 Semarang juga mencatat volume penumpang pada awal tahun 2026 masih tergolong tinggi. Hingga Kamis (1/1) pukul 09.00 WIB, jumlah penumpang berangkat dari wilayah Daop 4 Semarang mencapai 23.408 orang, sementara penumpang datang tercatat 17.891 orang.

Rinciannya, penumpang berangkat terbanyak berasal dari Stasiun Semarang Tawang dengan 6.962 penumpang, disusul Stasiun Semarang Poncol 5.621 penumpang, Stasiun Tegal 2.727 penumpang, Stasiun Pekalongan 2.347 penumpang, dan Stasiun Pemalang 1.258 penumpang.

KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat untuk terus memantau ketersediaan tiket dan datang lebih awal ke stasiun guna memastikan perjalanan tetap lancar selama periode libur Tahun Baru. ***

Diskon 30 Persen KA Ekonomi Laku Keras Saat Nataru, KAI Daop 4 Semarang Jual 112 Ribu Tiket

Lingkar.co – Program diskon tiket kereta api sebesar 30 persen yang diberikan PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga 22 Desember 2025, tercatat 112.981 tiket diskon telah terjual.

Tingginya penjualan tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian selama libur akhir tahun karena dinilai aman, nyaman, dan andal.

Dalam program ini, KAI Daop 4 Semarang menyediakan 24 kereta api ekonomi komersial yang melayani berbagai rute favorit, baik jarak menengah maupun jarak jauh, guna mendukung kelancaran mobilitas pelanggan selama periode Nataru.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepercayaan yang terus diberikan kepada layanan KAI.

“Penjualan lebih dari 100 ribu tiket diskon hingga saat ini mencerminkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Kami mengimbau pelanggan untuk segera melakukan pemesanan karena kuota diskon terbatas dan cepat habis,” ujar Luqman, Senin (22/12/2025).

Menurutnya, program diskon ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan nilai tambah kepada pelanggan sekaligus menghadirkan layanan transportasi publik yang terjangkau selama periode puncak liburan.

“Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan ekonomis. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dengan harga yang semakin kompetitif,” imbuhnya.

Adapun kereta ekonomi komersial yang mendapatkan diskon 30 persen di wilayah Daop 4 Semarang meliputi KA Gunungjati, Menoreh, Tawang Jaya Premium, Kamandaka, Joglosemarkerto, Tegal Bahari, Kaligung, Ambarawa Ekspress, Banyubiru, Ciremai, Blora Jaya, Harina, Jayabaya, Brantas, Gumarang, Majapahit, Kertajaya, Matarmaja, hingga sejumlah KA tambahan Nataru.

KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pembelian tiket dan segera merencanakan perjalanan. Pemesanan tiket diskon dapat dilakukan melalui seluruh kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, website KAI, serta mitra penjualan resmi lainnya.

Program diskon 30 persen ini berlaku untuk pemesanan mulai 21 November 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan periode keberangkatan 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026, selama kuota masih tersedia.

Dengan berbagai kemudahan layanan dan promo yang ditawarkan, KAI berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan libur akhir tahun yang lebih hemat, nyaman, dan bebas macet bersama kereta api. ***

Antisipasi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru , KAI Daop 4 Semarang Siagakan Alat dan Personel di 20 Titik Rawan

Lingkar.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang meningkatkan kewaspadaan menghadapi masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan menyiagakan personel serta peralatan di sejumlah jalur rawan bencana.

Kepala Daop 4 Semarang, Suharjono, mengatakan terdapat 20 titik daerah pantauan khusus (dapsus) di wilayah Daop 4 Semarang yang memiliki potensi banjir, longsor, hingga pergerakan tanah akibat curah hujan tinggi.

“Langkah antisipasi kami lakukan dengan menyiapkan alat material untuk siaga serta personel khusus di titik-titik rawan agar gangguan perjalanan dapat segera ditangani,” ujar Suharjono usai memimpin Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kamis (18/12/2025).

KAI Daop 4 Semarang menempatkan alat material untuk siaga (AMUS) seperti bantalan rel, batu balas, rel cadangan, karung pasir, hingga Kendaraan Perawatan Jalan Rel (KPJR) di berbagai wilayah operasi, meliputi Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Blora, dan Grobogan.

Selain kesiapan peralatan, KAI juga menambah petugas prasarana ekstra yang bertugas memantau kondisi jalur rel selama 24 jam, terutama pada lintasan yang berdekatan dengan sungai, daerah cekungan, serta wilayah berkontur labil.

Untuk memperkuat mitigasi, KAI Daop 4 Semarang bekerja sama dengan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang dalam pemantauan dan prakiraan cuaca. Informasi cuaca ekstrem akan digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional, termasuk pengaturan kecepatan perjalanan kereta api jika diperlukan.

“Keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan jalur secara intensif selama masa angkutan Nataru,” tegas Suharjono.

Selain itu, KAI juga menggencarkan program Management Safety Walkthrough (MSWT) yang melibatkan jajaran manajemen untuk turun langsung memeriksa lintas operasional dan memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar.

KAI Daop 4 Semarang berharap langkah mitigasi ini mampu memastikan perjalanan kereta api selama libur Natal dan Tahun Baru tetap aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat, meskipun di tengah potensi cuaca ekstrem pada musim hujan. ***

KAI Lakukan Perbaikan Geometri Rel di Kaligawe, Warga Diminta Waspada dan Gunakan Jalur Alternatif

Lingkar.co — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mulai melaksanakan pekerjaan perbaikan geometri rel di kawasan Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang, pada Senin (3/11/2025) malam.

Selama pengerjaan berlangsung, masyarakat diimbau berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang serta memperhatikan jadwal penutupan jalan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa selama proses perbaikan berlangsung akan diterapkan sistem buka-tutup jalan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus kelancaran pekerjaan.

“Kami mengimbau pengendara mengurangi kecepatan saat melintas agar terhindar dari risiko tergelincir, serta mempertimbangkan menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Arteri Utara,” ujar Franoto, Senin (3/11/2025).

Adapun jadwal pelaksanaan pekerjaan ditetapkan sebagai berikut:

  1. 3–4 November 2025 pukul 22.00–05.00: ditutup total
  2. 4 November 2025 pukul 05.01–21.59: dibuka
  3. 4–5 November 2025 pukul 22.00–05.00: ditutup total
  4. 5 November 2025 pukul 05.01–21.59: dibuka
  5. 5 November 2025 pukul 22.00–23.59: ditutup total

Franoto menjelaskan, perbaikan geometri rel bertujuan menjaga kondisi prasarana agar tetap stabil dan aman, terutama di kawasan Kaligawe yang sering terdampak rob.

“Langkah ini penting untuk memastikan jalur tetap nyaman dilalui kereta api dan aman bagi pengguna jalan di perlintasan sebidang,” katanya.

Selama waktu penutupan, KAI berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, dan unsur wilayah untuk mengatur rekayasa lalu lintas agar arus kendaraan tetap terkendali.

Pekerjaan mencakup pembongkaran aspal lama, perataan, pemadatan, penghalusan jalur rel, serta peninggian jalur sekitar 30 sentimeter dari kondisi sebelumnya guna meningkatkan ketahanan konstruksi terhadap genangan air.

Franoto menambahkan, upaya ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan dan meningkatkan kualitas infrastruktur rel.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Namun, perbaikan ini penting untuk memastikan keselamatan bersama dan kelancaran perjalanan kereta api,” tutupnya. ***

KA Harina Tertemper Truk di Kaligawe, KAI Pastikan Tak Ada Korban dan Jalur Segera Dinormalisasi

Lingkar.co – Kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang Jalan Kaligawe, Semarang, Selasa (21/10/2025) sore. Kereta Api (KA) Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi tertemper truk di perlintasan JPL No. 5, antara petak jalan Stasiun Semarang Tawang–Alastua, sekitar pukul 16.37 WIB.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, masinis telah menjalankan prosedur sesuai aturan keselamatan sebelum kereta melintas.

“Sebelum melewati perlintasan, masinis telah membunyikan semboyan (klakson) berkali-kali sesuai prosedur. Namun, kejadian tidak dapat dihindari karena truk masih berada di atas rel,” ujar Franoto.

Akibat insiden itu, lokomotif dan kereta pembangkit KA Harina mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka di pihak penumpang maupun awak kereta.

KAI Daop 4 Semarang segera menurunkan tim tanggap darurat untuk mengevakuasi rangkaian kereta dan menormalkan jalur.
Hingga pukul 17.10 WIB, petugas masih melakukan proses pergantian lokomotif serta kereta pembangkit agar perjalanan KA Harina bisa kembali beroperasi normal.

“Kami memohon maaf kepada para penumpang atas keterlambatan dan gangguan perjalanan akibat kejadian ini. Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama,” tambah Franoto.

KAI kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan di perlintasan sebidang. Pengguna jalan diimbau selalu berhenti sejenak, melihat kanan-kiri, dan memastikan jalur aman sebelum menyeberang.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk lebih disiplin. Jangan menerobos palang pintu atau mengabaikan sinyal peringatan,” tegas Franoto.

KAI Daop 4 Semarang memastikan proses normalisasi lintasan dan perjalanan kereta lainnya berjalan secepat mungkin, agar operasional kembali lancar seperti semula. ***

Menuju Transportasi Terpadu, Stasiun Alastua Siap Jadi Titik Integrasi Baru di Semarang Timur

Lingkar.co – Rencana pengembangan Stasiun Alastua di wilayah timur Kota Semarang dinilai dapat menjadi momentum penting menuju sistem transportasi terpadu di ibu kota Jawa Tengah. Keberadaan stasiun tersebut diharapkan mampu menghubungkan layanan kereta api dengan moda transportasi lain seperti BRT Trans Semarang dan angkutan kota.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Melly Pangestu, mengatakan bahwa pihaknya mendukung langkah pemerintah dan PT KAI untuk memperluas fungsi Stasiun Alastua, asalkan perencanaan dilakukan secara matang dan sesuai regulasi.

“Stasiun Alastua punya posisi strategis di kawasan timur. Kalau dirancang dengan baik, bisa menjadi titik integrasi antar moda transportasi sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur pantura,” ujar Melly, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, kawasan Genuk dan sekitarnya memang membutuhkan fasilitas transportasi publik yang lebih memadai. Dengan adanya stasiun tersebut, masyarakat memiliki alternatif perjalanan yang lebih cepat dan efisien tanpa bergantung pada kendaraan pribadi.

“Kami mendorong Dinas Perhubungan untuk menyiapkan kajian integrasi transportasi. Jangan sampai Stasiun Alastua hanya berfungsi sebagai titik naik-turun penumpang, tapi harus terhubung langsung dengan BRT maupun feeder bus,” tambahnya.

Melly juga menekankan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang, termasuk ketersediaan area parkir, jalur pejalan kaki, serta akses bagi penyandang disabilitas.

“Semua pembangunan transportasi publik harus berorientasi pada pengguna. Jadi, selain soal izin dan teknis, desainnya juga perlu ramah bagi semua kalangan,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan data PT KAI Daop 4 Semarang, lahan Stasiun Alastua memiliki luas lebih dari 9 hektare dan berpotensi dikembangkan menjadi simpul konektivitas baru antara Semarang, Demak, dan Grobogan.

Dengan rencana integrasi sistem transportasi ini, Stasiun Alastua diharapkan mampu menjadi bagian penting dari jaringan transportasi perkotaan yang efisien dan berkelanjutan di Semarang Timur. ***

Kunjungan Wisatawan Asing Naik 19,5 Persen, Kereta Api Jadi Pilihan di Semarang

Lingkar.co – Jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah kerja KAI Daop 4 Semarang terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data periode Januari hingga September 2025, tercatat 34.918 warga negara asing (WNA) bepergian menggunakan layanan kereta api dari dan ke wilayah Daop 4 Semarang. Angka ini meningkat 19,5 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 29.196 penumpang WNA.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyebutkan peningkatan ini menunjukkan bahwa layanan kereta api tetap menjadi pilihan utama wisatawan asing untuk menjelajahi berbagai daerah di Jawa Tengah bagian utara dan tengah, seperti Semarang, Pekalongan, Grobogan, Tegal, Pemalang, hingga Blora.

“Selain nyaman dan tepat waktu, perjalanan menggunakan kereta api juga memberikan pengalaman wisata tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang ingin menikmati keindahan lanskap pedesaan, perkotaan, bahkan pesisir pantai di sepanjang jalur rel,” ujar Franoto, Jumat (17/10/2025).

Ia menambahkan, kereta api menjadi moda transportasi efisien dan ramah lingkungan yang diminati WNA selama berwisata di Indonesia.

“Layanan kereta api KAI menawarkan pengalaman perjalanan berbeda, dengan jaminan kenyamanan, keamanan, serta akses langsung ke berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah,” jelasnya.

Beberapa stasiun di wilayah Daop 4 mencatatkan jumlah wisatawan asing tertinggi. Di antaranya, Stasiun Semarang Tawang dengan 17.941 penumpang WNA, disusul Semarang Poncol (5.328 penumpang), Tegal (3.725), Pekalongan (3.278), dan Weleri (1.645).

Selain stasiun besar, beberapa daerah seperti Grobogan, Pekalongan, dan Blora juga mulai menunjukkan potensi pertumbuhan kunjungan wisatawan asing, terutama berkat situs bersejarah dan jalur wisata yang terhubung dengan layanan kereta api.

Franoto menjelaskan, KAI tidak hanya menyediakan layanan transportasi, tetapi juga berperan dalam mendukung sektor pariwisata serta melestarikan sejarah perkeretaapian nasional.

Salah satu peninggalan bersejarah di wilayah Daop 4 adalah Stasiun Tanggung di Kabupaten Grobogan — salah satu stasiun tertua di Indonesia — yang menjadi titik awal jalur kereta api pertama Tanggung–Semarang yang dibuka pada 1867.

“Kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, keselamatan perjalanan, dan perawatan prasarana agar seluruh lintasan di wilayah Daop 4 andal dan aman dilalui,” terang Franoto.

Ia berharap tren positif kunjungan wisman ini terus berlanjut seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap konsep perjalanan berbasis pengalaman.

“Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata, kami yakin Daop 4 Semarang bisa menjadi gerbang utama bagi wisatawan untuk mengenal potensi Jawa Tengah melalui jalur kereta api,” pungkasnya. ***