Arsip Kategori: Pelayanan

Singgih Januratmoko: Embarkasi Haji Berbasis Hotel di Yogyakarta Lebih Efisien, Layak Jadi Percontohan Nasional

Lingkar.co – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menilai keberangkatan kloter perdana jemaah haji dari Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai tonggak penting dalam transformasi pelayanan haji di Indonesia.

Menurutnya, konsep embarkasi berbasis hotel yang diterapkan di Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan inovasi strategis yang patut dijadikan model nasional.

“Pendekatan ini jauh lebih efisien dan memberikan kenyamanan maksimal bagi jemaah. Tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mengoptimalkan fasilitas yang sudah tersedia,” ujar Singgih dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/04/2026).

Ia menekankan bahwa penggunaan hotel sebagai pusat layanan embarkasi menjadi solusi cerdas dibandingkan pembangunan asrama haji baru yang membutuhkan anggaran besar.

Dengan skema ini, kata dia, pemerintah dapat menghemat biaya sekaligus mengalokasikan anggaran ke sektor prioritas lain seperti pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga melihat dampak ekonomi yang signifikan dari kebijakan ini, khususnya bagi masyarakat di sekitar Kulon Progo. Aktivitas jemaah haji yang terpusat di hotel dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM lokal.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta secara resmi melepas kloter perdana jemaah haji melalui embarkasi YIA. Sebanyak ratusan jemaah diberangkatkan menuju Tanah Suci, menandai dimulainya operasional embarkasi haji berbasis hotel di wilayah tersebut.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan bahwa konsep ini dirancang untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, modern, dan manusiawi bagi jemaah.

Dengan dukungan berbagai pihak, embarkasi YIA diharapkan dapat menjadi percontohan nasional dalam penyelenggaraan ibadah haji yang lebih efisien dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.

Keberangkatan kloter perdana ini sekaligus menjadi catatan sejarah baru bagi DIY dalam penyelenggaraan haji, dengan menghadirkan sistem layanan yang inovatif, terintegrasi, dan berdampak luas bagi masyarakat. (*).

KAI Daop 4 Aktifkan 3 Stasiun di Pantura Mulai 27 April 2026, Akses Masyarakat Makin Mudah

Lingkar.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus mendorong peningkatan layanan transportasi publik di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah.

Upaya ini diwujudkan dengan pengaktifan kembali layanan naik turun penumpang di Stasiun Plabuan dan Stasiun Comal, serta penambahan pemberhentian kereta api di Stasiun Batang yang mulai berlaku pada 27 April 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas akses transportasi berbasis rel, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Batang, Pemalang, dan sekitarnya. Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat diharapkan semakin mudah menjangkau berbagai kota tujuan secara efisien.

Sebelum kembali dioperasikan, ketiga stasiun telah melalui proses ramp check oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM), baik dari sisi keselamatan maupun kenyamanan penumpang.

Berbagai aspek yang diperiksa meliputi kelengkapan alat keselamatan seperti alat pemadam kebakaran, jalur evakuasi, hingga titik kumpul darurat. Selain itu, fasilitas penunjang seperti ruang tunggu, toilet, musala, serta sistem informasi perjalanan juga dipastikan dalam kondisi optimal.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“Pengaktifan kembali layanan di Stasiun Plabuan dan Comal serta penambahan pemberhentian di Stasiun Batang menjadi langkah nyata KAI dalam menghadirkan akses transportasi yang lebih dekat dan efisien bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan kebijakan ini pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan perjalanan ke berbagai kota di Jawa, seperti Semarang, Tegal, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, hingga Solo.

Pada tahap awal, sejumlah kereta api telah dijadwalkan berhenti di masing-masing stasiun. Untuk Stasiun Plabuan dan Comal, layanan yang tersedia antara lain KA Kaligung, KA Kamandaka, serta KA Joglosemarkerto dengan berbagai relasi perjalanan.

Sementara itu, Stasiun Batang akan melayani lebih banyak perjalanan, termasuk KA Argo Muria, KA Tawang Jaya Premium, KA Menoreh, KA Kamandaka, KA Joglosemarkerto, dan KA Kaligung. Penambahan ini diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas dan pilihan transportasi bagi masyarakat.

KAI juga akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap tingkat okupansi dan minat masyarakat. Evaluasi ini menjadi dasar dalam menentukan pengembangan layanan ke depan.

“Langkah ini merupakan tahap awal untuk melihat potensi pengguna jasa di wilayah Pantura. Apabila animo masyarakat tinggi, KAI akan mempertimbangkan penambahan layanan maupun rute perjalanan lainnya,” tambah Luqman Arif.

Untuk mempermudah akses, tiket kereta api dari ketiga stasiun tersebut kini sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, serta kanal penjualan resmi lainnya. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna memastikan ketersediaan tempat duduk.

Melalui penguatan layanan ini, KAI berharap konektivitas antarwilayah di jalur Pantura semakin meningkat. Selain itu, kehadiran layanan yang lebih luas juga diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. ***

Tekan Emisi dari Dalam, Bandara Ahmad Yani Raih ASEAN Energy Awards 2025

Lingkar.co — Di tengah tuntutan efisiensi energi dan pengurangan emisi, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani menunjukkan bahwa bandara tak hanya menjadi simpul transportasi, tetapi juga bagian dari solusi lingkungan.

Upaya tersebut berbuah pengakuan. Bandara Ahmad Yani meraih ASEAN Energy Awards 2025 untuk kategori Green Building (Large Category), penghargaan yang diberikan oleh ASEAN Centre for Energy atas praktik terbaik efisiensi dan konservasi energi di kawasan Asia Tenggara.

General Manager bandara, Sulistyo Yulianto, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari penerapan konsep eco-airport yang konsisten.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen dalam mengedepankan efisiensi energi dan konservasi lingkungan dalam operasional bandara,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai inovasi dilakukan bukan hanya untuk penghematan, tetapi juga untuk menciptakan sistem operasional yang lebih berkelanjutan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 kWp di area gedung administrasi dan Main Power House.

Sulistyo menyebut, sepanjang 2025, PLTS tersebut mampu menghasilkan energi sebesar 132.930 kWh untuk mendukung kebutuhan listrik operasional.

Menurutnya, pemanfaatan energi surya ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional.

Selain PLTS, bandara juga menerapkan berbagai langkah efisiensi lain, seperti penggunaan lampu LED, material ramah lingkungan, serta fitur sleep mode pada lift, eskalator, dan travelator.

Bangunan bandara pun dirancang dengan kaca khusus yang membantu mengoptimalkan penggunaan pendingin ruangan. Langkah-langkah ini mungkin tidak selalu terlihat oleh pengguna jasa, tetapi berdampak signifikan terhadap konsumsi energi secara keseluruhan.

Tak hanya energi, pengelolaan air juga menjadi bagian dari strategi keberlanjutan. Bandara memanfaatkan teknologi Reverse Osmosis (RO) untuk mengolah air hujan dan air payau menjadi air bersih. Sepanjang 2025 Bandara A Yahini berhasil mengolah 1.920 m³ air hujan, 243 m³ air payau dimanfaatkan dan 17.000 m³ air hasil daur ulang digunakan kembali.

“Air tersebut dimanfaatkan untuk flushing toilet dan penyiraman taman,” jelas Sulistyo.

Sulistyo menegaskan, penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan bagian dari proses panjang menuju operasional bandara yang berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen kami. Ke depan, kami akan terus berinovasi tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pengguna jasa,” katanya.

Apa yang dilakukan Bandara Ahmad Yani mencerminkan perubahan yang lebih luas di sektor transportasi udara: efisiensi energi dan keberlanjutan kini menjadi kebutuhan, bukan pilihan.

Penghargaan ASEAN Energy Awards mungkin hanya simbol, tetapi praktik di lapangan menunjukkan bahwa transformasi itu sudah berjalan—bahkan dimulai dari hal sederhana seperti atap parkir hingga pengolahan air hujan. ***

Diresmikan Wakil Wali Kota Semarang, Kantor Baru MWCNU Genuk Strategis di Depan Kecamatan

Lingkar.co – Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin meresmikan gedung baru Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Genuk yang cukup strategis, yakni; di depan kantor Kecamatan Genuk.

Pada momen itu Iswar didampingi Rais Syuriah PWNU Jateng, KH Ubaidillah Shodaqoh, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Semarang, Dr. KH. Anasom serta anggota DPRD dari Fraksi PKB, Sodri, Sabtu (18/4/2026) malam.

Rais Syuriah PWNU Jateng, KH Ubaidillah Shodaqoh menandatangani prasasti peresmian. Turut mendampingi dalan seremonial itu, Dr. KH. Anasom serta anggota DPRD dari Fraksi PKB, Sodri dengan disaksikan oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin.

Ketua MWCNU Genuk, KH. Moh Shohib Ridlwan, mengungkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, yang telah berkontribusi dalam pembangunan kantor tersebut.

Ia menegaskan, keberadaan kantor baru ini bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan bagian dari upaya memperkuat gerakan organisasi.“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik pemerintah, para donatur, maupun warga Nahdliyin yang telah bergotong royong hingga berdirinya kantor ini,” tuturnya.

“Ke depan, kantor ini akan kami maksimalkan sebagai pusat kaderisasi organisasi, penguatan jamaah, serta pelayanan keagamaan yang lebih luas kepada masyarakat,” sambungnya.

Menurutnya, dengan fasilitas yang lebih representatif, MWCNU Genuk dapat mengembangkan program-program pembinaan generasi muda, meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan serta memperluas ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Peresmian kantor baru malam ini, juga dirangkaikan dengan kegiatan shalawat bersama, yang diikuti masyarakat dan para tamu undangan, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat dan inklusif.

Rangkaian acara tersebut, turut dihadiri unsur Forkopimcam Genuk, mulai dari Camat, Danramil, Kapolsek, hingga para lurah. Selain itu, hadir pula pengurus NU dari berbagai tingkatan, para Ketua MWCNU di Kota Semarang, badan otonom serta perwakilan organisasi kemasyarakatan lainnya,

“Hadir pula pengurus Muhammadiyah, LDII dan Aisyiah yang memang kita undang secara khusus,” terangnya.

Diharapkan, hadirnya kantor baru ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan, sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sosial, sekaligus menjadi pusat pemberdayaan umat yang berkelanjutan di tingkat lokal. (*)

KAI Daop 4 Semarang Luncurkan KA Brumbung Cargo, Angkut Hingga 800 Ton

Lingkar.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang resmi mengoperasikan perjalanan perdana KA Brumbung Cargo, kereta api barang berbasis peti kemas dengan relasi Stasiun Pasoso, Tanjung Priok, Jakarta menuju Stasiun Brumbung, Jawa Tengah, Rabu (16/4/2026).

Peresmian dilakukan di Stasiun Brumbung dan dihadiri langsung oleh Ririn Widi Astutik bersama Kepala Daop 4 Semarang Mohamad Arie Fathurrochman beserta jajaran manajemen.

Ririn menyampaikan bahwa pengoperasian KA Brumbung Cargo merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan angkutan barang berbasis rel yang lebih andal dan berkelanjutan.

“KA Brumbung Cargo ini diharapkan dapat menjadi solusi logistik yang kompetitif bagi para pelaku usaha, khususnya dalam mendukung distribusi barang dari dan menuju wilayah Jawa Tengah. KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang tepat waktu, aman, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Perkuat Peran Simpul Logistik Jateng

Sementara itu, Mohamad Arie Fathurrochman menegaskan bahwa kehadiran layanan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Daop 4 Semarang sebagai pusat logistik di Jawa Tengah.

“Melalui pengoperasian KA Brumbung Cargo, kami optimistis dapat meningkatkan kinerja angkutan barang sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Ini juga bagian dari pengembangan ekosistem logistik yang lebih efisien dan berkelanjutan,” jelasnya.

KA Brumbung Cargo hadir dengan kapasitas besar, yakni menggunakan 20 gerbong datar (GD) yang setara dengan 40 TEUs atau sekitar 40 kontainer, dengan total daya angkut mencapai kurang lebih 800 ton dalam satu perjalanan. Layanan ini dirancang untuk mengangkut berbagai komoditas (multikomoditi) dengan frekuensi perjalanan satu kali setiap dua hari.

Dorong Efisiensi dan Kurangi Beban Jalan Raya

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menambahkan bahwa kehadiran KA Brumbung Cargo diharapkan mampu memperkuat konektivitas antara kawasan industri di Jakarta dan Jawa Tengah.

“Pengoperasian KA Brumbung Cargo ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi angkutan barang di wilayah Daop 4 Semarang. Selain meningkatkan kapasitas distribusi logistik, layanan ini juga diharapkan dapat mengurangi beban angkutan jalan raya serta meningkatkan efisiensi rantai pasok,” terangnya.

Dengan beroperasinya KA Brumbung Cargo, KAI menargetkan peningkatan kontribusi terhadap sektor industri dan perdagangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sistem logistik berbasis kereta api yang terintegrasi dan ramah lingkungan. ***

Angka Kecelakaan Naik 30 Persen, Jasa Raharja dan RS Samsoe Hidajat Latih Relawan di Semarang

Lingkar.co – Upaya peningkatan penanganan korban kecelakaan lalu lintas terus diperkuat di Kota Semarang. Salah satunya melalui pelatihan bagi relawan yang digelar dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Jasa Raharja dan RS Samsoe Hidajat.

Direktur Utama RS Samsoe Hidajat, dr. Murti Wandrati, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Jasa Raharja selama ini telah berjalan baik dalam memberikan pelayanan kepada korban kecelakaan, khususnya kecelakaan lalu lintas.

“Kami sudah bekerja sama dengan baik dengan Jasa Raharja untuk melayani masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Kami juga sangat mendukung kegiatan relawan yang mulia ini, namun mereka perlu dibekali pengetahuan yang tepat agar bisa menangani korban di lokasi kejadian,” ujarnya usai kegiatan, Kamis (16/4/2026).

Ia menegaskan, kemampuan awal dalam penanganan korban sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pasien sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit.

“Sehingga mereka bisa menolong dan mengantar korban ke rumah sakit dengan tepat, agar keselamatan korban bisa lebih terjamin,” tambahnya.

Pelatihan ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari relawan, pengemudi ojek online, serta perwakilan korporasi. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman dasar terkait pertolongan pertama pada kecelakaan.

RS Samsoe Hidajat sendiri memiliki fokus layanan pada bidang traumatologi dan ortopedi yang erat kaitannya dengan penanganan korban kecelakaan. Rumah sakit tersebut juga menjadi salah satu mitra aktif Jasa Raharja dalam penanganan kasus kecelakaan di Semarang.

“Kami fokus pada traumatologi dan ortopedi, sehingga banyak menangani kasus kecelakaan. Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti kepolisian, Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Murti.

Ia menambahkan, koordinasi tersebut memungkinkan korban mendapatkan pembiayaan yang sesuai, baik melalui Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, maupun BPJS Ketenagakerjaan, tergantung pada kondisi dan status kecelakaan.

“Kami juga membantu keluarga korban dalam mengurus administrasi, sehingga proses penanganan bisa lebih cepat dan tidak membebani masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Bidang Pelayanan Jasa Raharja Kota Semarang, Ernita Kushanendri, mengungkapkan bahwa pelatihan ini menjadi penting mengingat tingginya angka kecelakaan di Kota Semarang.

“Kami sangat senang dengan kegiatan ini karena tingkat kecelakaan di Kota Semarang naik sekitar 30 persen dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Ia menyebutkan, hingga pertengahan April 2026, jumlah laporan kecelakaan (LP) telah mencapai sekitar 700 kasus.

“Sampai hari ini sudah sekitar 700 kejadian, dan ini belum pertengahan tahun,” jelasnya.

Adapun sejumlah wilayah yang menjadi titik rawan kecelakaan antara lain Kecamatan Pedurungan, Semarang Barat, dan Semarang Selatan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para relawan memiliki kemampuan dasar dalam menangani korban kecelakaan di lapangan, sehingga dapat mempercepat penanganan dan menekan risiko fatalitas. ***

Dapat Izin Khusus, Napi Lapas Semarang Hadiri Pemakaman Orang Tua di Bergota

Lingkar.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang memberikan izin khusus kepada seorang warga binaan berinisial DR untuk keluar sementara guna menghadiri pemakaman ayah kandungnya. Kegiatan tersebut berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota, Kota Semarang, Rabu (15/4/2026).

Pemberian izin tersebut dilakukan melalui prosedur resmi berdasarkan Surat Izin Keluar Nomor WP.13.PAS.1-PK.05.04-1345 tertanggal 15 April 2026. Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menjelaskan bahwa izin diberikan setelah warga binaan memenuhi seluruh persyaratan administratif dan substantif yang berlaku.

Menurutnya, proses pengajuan izin diawali dari permohonan pihak keluarga yang menyampaikan kabar duka kepada pihak lapas. Selanjutnya, warga binaan mengajukan permohonan resmi yang kemudian diverifikasi melalui kelengkapan dokumen.

“Yang bersangkutan diberi kabar duka oleh keluarga dan mengirimkan permohonan izin kepada kami, kemudian kami minta dokumen-dokumen yang dibutuhkan yang selanjutnya dilaksanakan sidang tim pengamat pemasyarakatan (TPP) untuk menentukan apakah warga binaan diizinkan atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, keputusan pemberian izin tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari mekanisme pengawasan internal.

Dikawal Ketat Aparat

Dalam pelaksanaannya, warga binaan tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari petugas lapas serta personel Polrestabes Semarang. Pengawalan dilakukan menggunakan kendaraan dinas lapas guna memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Kalapas menegaskan, setelah prosesi pemakaman selesai, warga binaan langsung dikembalikan ke dalam lapas tanpa penundaan.

Jalani Hukuman 5 Tahun

Diketahui, DR merupakan warga binaan dalam kasus narkotika dengan vonis hukuman selama lima tahun. Saat ini, ia telah menjalani masa pidana kurang lebih dua tahun di Lapas Kelas I Semarang.

Di tengah situasi duka, DR mengaku terkejut atas kabar meninggalnya sang ayah. Ia menyebut peristiwa tersebut menjadi ujian berat selama menjalani masa pembinaan.

“Ya kaget, istilahnya saya di sini sudah dapat ujian, ditambah lagi dengan kabar seperti ini,” ungkapnya.

Meski demikian, DR menyampaikan rasa syukur karena diberikan kesempatan untuk melihat ayahnya untuk terakhir kali.

“Sangat berterima kasih kepada Kalapas Semarang, saya dapat melihat ayah saya untuk terakhir kali,” ujarnya.

Pemberian izin ini menjadi bagian dari pendekatan humanis dalam sistem pemasyarakatan, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan serta prosedur yang ketat. ***

Ribuan Pelamar Serbu Booth KAI di Job Fair Undip, Waspada Modus Penipuan Rekrutmen

Lingkar.co – Antusiasme pencari kerja terlihat membludak pada hari pertama gelaran Campus Job Fair Semarang 2026. Hingga pukul 14.00 WIB, tercatat sekitar 1.200 pelamar memadati booth PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (15/4/2026) hingga Kamis (16/4/2026), bertempat di Gedung Muladi Dome, Universitas Diponegoro.

Sejak pagi, para pelamar tampak rela mengantre untuk memperoleh informasi hingga melakukan pendaftaran langsung di lokasi. Tingginya minat ini mencerminkan besarnya ketertarikan masyarakat untuk berkarier di sektor perkeretaapian.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada di tengah tingginya animo tersebut, khususnya terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap informasi rekrutmen yang tidak resmi. Proses rekrutmen KAI hanya dilakukan melalui website resmi recruitment.kai.id dan tidak dipungut biaya apapun,” tegasnya.

Ia juga menyarankan para pencari kerja yang akan hadir pada hari berikutnya untuk mempersiapkan seluruh persyaratan sejak awal agar proses pendaftaran berjalan lebih cepat. Informasi lengkap terkait rekrutmen dapat diakses melalui kanal resmi perusahaan.

KAI menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan profesional tanpa melibatkan pihak ketiga. Setiap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu dipastikan merupakan bagian dari modus penipuan.

Melalui momentum job fair ini, KAI tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih teliti dalam menyaring informasi, sehingga terhindar dari praktik penipuan berkedok rekrutmen. ***

Keselamatan Meningkat, KAI Daop 4 Semarang Catat Penurunan Kecelakaan di Perlintasan Sebidang

Lingkar.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat tren positif dalam peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang sepanjang Triwulan I 2026.

Jumlah kejadian di perlintasan tercatat sebanyak 6 kasus, menurun dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 8 kejadian dan 2024 sebanyak 10 kejadian di wilayah Daop 4 Semarang.

Penurunan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran serta kedisiplinan masyarakat saat melintas di perlintasan sebidang, sekaligus menjadi indikator efektivitas berbagai upaya sosialisasi keselamatan yang dilakukan secara konsisten.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa pihaknya tetap prihatin karena kecelakaan masih terjadi, meskipun jumlahnya menurun.

“Penurunan jumlah kejadian ini menjadi indikator positif bahwa upaya edukasi dan sosialisasi keselamatan yang dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dari total 6 kejadian pada Triwulan I 2026, tercatat 5 orang meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka berat. Sebagai perbandingan, pada Triwulan I 2025 dengan 8 kejadian terdapat 5 korban meninggal, 1 luka berat, 1 luka ringan, dan 1 selamat. Sementara pada 2024 dengan 10 kejadian, tercatat 5 korban meninggal, 4 luka berat, dan 5 luka ringan.

KAI menegaskan bahwa perlintasan sebidang masih menjadi titik rawan yang membutuhkan kedisiplinan tinggi dari pengguna jalan. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 yang mewajibkan pengguna jalan mendahulukan perjalanan kereta api, serta diperkuat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 296 terkait sanksi pelanggaran.

Sebagai langkah preventif, selama Januari hingga Maret 2026, KAI Daop 4 Semarang telah melaksanakan 113 kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang serta 13 kegiatan edukasi di sekolah.

Kegiatan tersebut dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah daerah, instansi terkait, serta komunitas pecinta kereta api melalui pemasangan spanduk, banner imbauan, hingga pembagian materi edukasi kepada masyarakat.

KAI juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu disiplin dengan berhenti sejenak, melihat kanan dan kiri, serta memastikan kondisi aman sebelum melintasi perlintasan, baik berpalang maupun tidak.

“Langkah sederhana ini perlu menjadi kebiasaan bersama. Kewaspadaan dan kedisiplinan adalah kunci utama dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang,” tambah Luqman.

Ke depan, KAI Daop 4 Semarang akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan lingkungan perlintasan yang lebih aman dan tertib. ***

Trafik Penumpang dan Pesawat Bandara Ahmad Yani Semarang Naik Signifikan di Triwulan I 2026

Lingkar.co – Kinerja operasional Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani menunjukkan tren positif pada Triwulan I 2026, ditandai dengan lonjakan signifikan trafik penumpang dan pergerakan pesawat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani mencatat peningkatan kinerja operasional sepanjang Januari hingga Maret 2026.

General Manager Bandara Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, mengungkapkan bahwa trafik pesawat mengalami kenaikan signifikan sebesar 36 persen, dengan total mencapai 5.917 pergerakan pesawat.

“Hal ini menunjukkan adanya potensi pertumbuhan industri aviasi di wilayah Jawa Tengah, khususnya Semarang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi regional,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah penumpang juga mengalami peningkatan sebesar 15 persen dibandingkan Triwulan I 2025, dengan total mencapai 610.477 penumpang.

Peningkatan tersebut didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat, momentum libur awal tahun, arus mudik Lebaran 2026, serta bertambahnya frekuensi penerbangan dari dan menuju Semarang.

Sulistyo menyebut capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas layanan dan memastikan operasional berjalan optimal.

“Kami bersyukur atas pertumbuhan trafik di Triwulan I ini. Hal ini menjadi indikator positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor aviasi di Semarang,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat konektivitas untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Selain itu, manajemen bandara juga terus berkomitmen menghadirkan inovasi layanan, meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan, serta memastikan standar operasional berjalan optimal.

Pada periode ini, sebanyak 93 persen penumpang yang dilayani masih didominasi oleh penerbangan domestik. Oleh karena itu, pihak bandara akan terus berupaya meningkatkan jumlah penumpang internasional.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan trafik penumpang internasional,” imbuh Sulistyo.

Dengan tren pertumbuhan yang positif tersebut, Bandara Ahmad Yani optimistis dapat mencapai target kinerja tahunan sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. ***