Arsip Tag: Patroli

Cegah Balap Liar dan Bubarkan Pesta Miras di Pesisir Pantai, Petugas Amankan Pasangan Muda-Mudi

Lingkar.co – Polres Jepara | Suasana sunyi di pesisir Pantai Bandengan, Jepara, terusik oleh aktivitas negatif sekelompok pemuda pada Minggu (19/4/2026) dini hari.

Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara yang tengah menyisir wilayah rawan mendapati sejumlah pasangan muda-mudi tengah asyik berpesta minuman keras (miras) di kawasan wisata tersebut.

​Patroli yang dimulai sejak Sabtu malam ini merupakan komitmen Polres Jepara dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui Patroli Presisi Siraju.

Dipimpin langsung oleh Ipda Hariyono, tim gabungan dari Sat Lantas, Sat Samapta, Sat Reskrim, hingga Sat Intelkam bergerak menyisir titik-titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

​Sekitar pukul 01.30 WIB, petugas yang masuk ke area Pantai Bandengan dikagetkan dengan kerumunan pasangan muda-mudi. Bukannya menikmati angin malam dengan positif, mereka justru kedapatan mengonsumsi minuman keras.

​Alih-alih langsung melakukan tindakan represif, Tim Siraju mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis. Para pemuda tersebut diberikan pemahaman mengenai bahaya miras serta risiko tindak kriminalitas yang kerap bermula dari pengaruh alkohol.

​”Kami berikan edukasi bahwa tindakan mereka tidak hanya merusak diri sendiri, tapi juga berpotensi memicu keributan. Setelah didata dan diberi imbauan kamtibmas, mereka kami perintahkan untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing,” ujar Kepala Tim Patroli Siraju Ipda Hariyono.

​Tak hanya di Pantai Bandengan, sebelumnya pada pukul 00.00 WIB, tim juga membubarkan aksi serupa di Pantai Kartini dan memberikan arahan kepada sejumlah klub motor agar tetap tertib di jalanan.

​Bergerak menuju dini hari, Tim Siraju juga menyambangi kawasan Kali Tekuk untuk mengantisipasi aksi balap liar. Di sana, petugas kembali membubarkan kerumunan pemuda yang disinyalir hendak melakukan adu kecepatan ilegal yang meresahkan warga.

​”Kegiatan ini rutin kami lakukan untuk memastikan masyarakat merasa aman, terutama pada jam-jam rawan di akhir pekan. Kami meminta para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak keluyuran hingga larut malam, apalagi sampai terjerumus ke hal negatif seperti miras,” tutup Ipda Hariyono.

(*)

Patroli Cafe Karaoke di Rembang, Petugas Temukan Pelanggaran Jam Operasional hingga Perizinan

Lingkar.co – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan patroli ke sejumlah cafe karaoke dan warung kopi (warkop) di beberapa kecamatan di Kabupaten Rembang Jumat (14/3/2025) malam.

Patroli yang berlangsung dari pukul 21.00 hingga 23.30 WIB ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan operasional selama bulan Ramadan.

Dalam pemantauan tersebut, petugas mendapati beberapa cafe karaoke yang lampunya menyala, tetapi tidak ada pelanggan, hanya pemilik atau pengelola yang sedang bersantai.

Di salah satu cafe karaoke di Kecamatan Lasem, petugas menemukan dua botol minuman keras (miras) meskipun tidak ada pengunjung. Miras tersebut kemudian disita.

Sementara itu, di sebuah cafe karaoke di Kecamatan Pancur, petugas menemukan pintu terbuka dan lampu menyala, namun hanya ada pemilik dan anaknya yang sedang makan.

Petugas mengingatkan pengelola agar mematuhi Instruksi Bupati yang mewajibkan usaha tersebut tutup selama bulan Ramadan.

Di kawasan bekas Stasiun Rembang, petugas mendatangi warung kopi yang masih beroperasi di atas pukul 21.00 WIB dan memintanya segera tutup.

Sementara di Kecamatan Kaliori, petugas mengecek sebuah warkop yang memiliki fasilitas karaoke dan ruangan khusus di dalamnya.

Petugas juga memeriksa perizinan warkop tersebut dan meminta pemilik segera mengurus izin yang sesuai. Sebagai tindak lanjut, satu cafe karaoke yang ditemukan menjual miras serta dua warkop yang melanggar jam operasional diberikan surat peringatan tertulis.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Rembang, Eko Prasetyo Widjanarko, menegaskan bahwa selain memberikan surat peringatan, pihaknya juga mengedukasi pemilik usaha mengenai aturan operasional selama Ramadan. Jika pelanggaran terus berulang, maka tempat usaha akan disegel.

“Kalau masih mengulangi, akan kami segel. Penegasan ini bukan hanya soal menaati aturan pemerintah, tetapi juga untuk menghormati bulan Ramadan,” ujarnya.

Eko menambahkan bahwa Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) menemukan beberapa warkop dengan fasilitas karaoke yang tidak sesuai dengan izin usaha yang diajukan.

Selain itu, retribusi pajak tidak dapat ditarik karena izin yang diajukan berbeda dengan aktivitas sebenarnya.

“Kami meminta pemilik segera mengurus perubahan izin. Jika tidak, kami akan mengambil tindakan. Apabila izin diperbarui dan pajak dipatuhi, hal ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya. (*)

Penulis: Miftah

Hadapi Nataru, Polresta Pati Siapkan Ribuan Personel dan Dirikan Dua Pospam

Lingkar.co – Polresta Pati memastikan bahwa perayaan Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) berjalan aman, nyaman dan berjalan dengan kondusif. Hal ini dipastikan langsung oleh Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhitama.

“Seluruh stakeholder terkait sudah menyiapkan segala sesuatunya, sehingga nanti pada saat sebelum dan sesudahnya perayaan natal dan tahun baru ini semua tetap dalam keadaan aman, nyaman dan kondusif,” katanya, baru-baru ini.

Untuk menghadapi Nataru kali ini, pihaknya telah menyiapkan sebanyak dua pos pengamanan (pospam) dan beberapa titik pos pantau. Pospam didirikan di Alun-Alun Simpang Lima Pati dan Alun-Alun Juwana. 

Sementara itu, katanya, untuk pos pantau didirikan di pusat-pusat perbelanjaan. 

“Di beberapa titik tertentu kita dirikan pos pantau seperti di pusat-pusat perbelanjaan seperti di swalayan ADA, swalayan Luwes kemudian di pasar dan juga di Gereja yang besar-besar kita dirikan pos pam pantau,” jelasnya.

“Sehingga seluruh rangkaian kegiatan pada saat perayaan natalnya (ibadah natalnya) kemudian nanti di tahun baru dan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan khusus di tempat pembelanjaan tetap dalam keadaan aman dan kondusif,” imbuhnya. 

Di sisi lain, pihaknya juga telah menyiapkan ribuan personel untuk mengamankan perayaan Hari Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Personel yang masuk ke dalam operasi lilin di Pospam itu sekitar 600 personel. Namun, demikian di luar itu seluruh personel khususnya Polresta Pati sebanyak 1.300 personel sudah kita siapkan untuk mendukung kegiatan pengaman mantap dan tahun baru,” ujarnya. (*)

Penulis: Miftah

Bupati dan Forkopimda Cek Posko Pam Lebaran, Kapolres Ingatkan Larangan Konvoi Takbir Keliling Pakai Kendaraan

Lingkar.co – Pastikan pengamanan arus mudik dan balik lebaran berjalan lancar, Bupati Bora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama Forkopimda patroli keliling cek Pos Pelayanan dan Pos Terpadu Operasi Ketupat Candi 2023, Jumat (21/4/2023).

Diawali dari Rumah Dinas Pendopo Bupati, menuju Pos Yan Alun-alun Kota Blora. Kemudian ke Pos Terpadu di Ketapang, Kecamatan Cepu, perbatasan dengan Bojonegoro, Jawa Timur. Tidak ketinggalan juga tinjau Pos Pam Lebaran di Stasiun Besar Cepu.

Dalam pengecekan itu, ikut serta Kapolres Blora, AKBP Fahrurozi, S.I.K., M.M., M.H., Dandim 0721/Blora Letkol. Inf. Andy Soelistyo KP. S.Sos, M.Tr (Han)., Ketua DPRD HM. Dasum, SE., M.MA., dan Danyon 410/Alugoro, Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int.

Selain berinteraksi dengan petugas gabungan yang jaga, Bupati dan rombongan juga memberikan suntikan semangat serta motivasi kepada petugas agar selalu semangat memberikan pelayanan pengamanan selama Operasi Ketupat Candi berlangsung hingga 1 Mei 2023.

Bupati Arief dn rombongan sempatkan untuk menyambut kedatangan kereta api tambahan relasi Surabaya – Jakarta yang menurunkan penumpang di Stasiun Cepu.

“Alhamdulillah berdasarkan pantauan di lapangan tadi arus mudik semuanya berjalan lancar, aman dan kondusif. Maturnuwun Pak Kapolres dan seluruh jajaran, bersama petugas gabungan dari berbagai kesatuan yang turut serta mensukseskan Operasi Ketupat Candi ini. Kami berharap Blora tetap aman dan kondusif,” ucap Bupati.

Larang Konvoi

Sementara itu, Kapolres AKBP Fahrurozi, menerangkan bahwa sampai hari keempat Operasi Ketupat Candi dilaksanakan tidak ada gangguan keamanan yang menonjol.

“Semuanya relatif aman. Untuk nanti malam, sesuai arahan Kementerian Agama tidak diperbolehkan melaksanakan konvoi takbir keliling dengan kendaraan bermotor,” ungkapnya.

“Jika ada yang melakukan masuk ke wilayah Kota, akan kami putar balik agar kembali ke desanya masing-masing. Jika tetap ada konvoi yang mengganggu ketertiban umum maka kendaraannya ditertibkan, akan berlebaran di Polres,” tegas Kapolres.

Terpisah, Kepala Stasiun Cepu, Deni, menyampaikan bahwa puncak mudik yang tiba di Stasiun Cepu terjadi pada Kamis (20/4/2023). Dan diprediksi arus balik puncaknya pada 25 April mendatang.

“Mudiknya sudah mencapai puncak kemarin, sehari ada 2.900 penumpang yang turun. Hari ini juga masih cukup tinggi. Sedangkan arus balik kita prediksi tanggal 25 April nanti,” ungkap Deni.

Ketua DPRD Blora, H. M. Dasum, SE., M.MA., mengapresiasi pengamanan yang dilaksanakan petugas gabungan di beberapa Posko dan fasilitas publik.

“Saya mewakili masyarakat Kabupaten Blora mengucapkan terimakasih kepada seluruh petugas. Alhamdulillah saudara saudara kita yang mudik bisa selamat sampai rumah untuk berbagi dengan keluarga. Semoga kedepan bisa terus ditingkatkan pelayanannya,” ucap nya. (adv)

Penulis: Lilik Yuliantoro

Editor: Ahmad Rifqi Hidayat