Bazar Pangan Murah di Ungaran, Jual Bahan Pokok di Bawah Harga Pasar

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Wigati Sunu, di lokasi Bazar Pangan Murah Ramadan, Kamis (13/4/2023). FOTO: Tangkap layar video
Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Wigati Sunu, di lokasi Bazar Pangan Murah Ramadan, Kamis (13/4/2023). FOTO: Tangkap layar video
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Pemerintah Kabupaten Semarang, melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) setempat, menggelar Bazar Pangan Murah Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Semarang, bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng.

Bazar Pangan Murah Ramadan, berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat (13-14/4/2023), bertempat di halaman Kantor Dispertanikap Kabupaten Semarang.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Dispertanikap juga menggandeng gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan pelaku usaha pertanian swasta untuk berpartisipasi.

Berbagai komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga murah dalam Bazar Pangan Murah Ramadan.

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Wigati Sunu, mengatakan, berbagai kebutuhan pokok dijual relatif lebih murah ketimbang harga pasaran.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia mencontohkan, beras C4 medium dari Gapoktan dan Bulog, dijual Rp9 ribu. Sedangkan harga di pasaran, telah mencapai Rp12 ribu.

Lalu, bawang merah yang harganya mencapai Rp37 ribu di pasar, dijual hanya Rp10 ribu per kilogram.

Ada pula cabai rawit yang dijual Rp 10 ribu per kilogram, jauh di bawah harga pasar Rp62 ribu.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Kemudian, ada telur ayam yang dijual Rp24 ribu, minyak goreng Rp13.200, dan gula pasir Rp13.300.

“Dengan adanya bazar pangan murah ini, tentunya untuk stabilisasi harga kebutuhan pokok dan menahan inflasi daerah,” jelasnya.

Selain itu, kata Sunu, pelaksanaan bazar pangan murah ini bertujuan memasarkan aneka produk hasil UMKM.  

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kami menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok. Selain itu, juga memasarkan aneka produk hasil UMKM,” ucapnya, Kamis (13/4/2023).

“Bahkan, aneka sayur mayur dan buah segar juga diminati, karena bermutu dan harganya murah,” lanjutnya.

Sebelumnya, ia mengatakan, sepanjang 2022, Pemkab Semarang didukung Bapanas, juga telah menggelar lima kali bazar pangan murah.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Sedangkan bazar kali ini, adalah yang ketiga di 2023,” ucap Sunu.

Sunu mengatakan, khusus untuk komoditas beras, telah dilakukan sembilan kali operasi pasar, sepanjang catur wulan pertama tahun ini.

"Pihaknya akan terus berupaya menggelar kegiatan serupa, guna menjamin ketahanan pangan di Kabupaten Semarang," pungkasnya.***

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis: M. Rain Daling

Editor: M. Rain Daling

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Rekomendasi untuk kamu