Otoritas Malaysia Tangkap 16 Nelayan Asal Vietnam

Ilustrasi nelayan.(ANTARA/LINGKAR JATENG)
Ilustrasi nelayan.(ANTARA/LINGKAR JATENG)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

KUALA LUMPUR, Lingkar.co – Badan Penegakan Hukum Maritim Malaysia (MMEA) menangkap 16 nelayan Vietnam di lepas pantai negara bagian Terengganu, di pantai timur semenanjung Malaysia, pada Jumat (23/1).

Sebanyak 16 nelayan Vietnam dari dua kapal itu tertangkap karena diduga melanggar batas perairan Malaysia tanpa izin, berdasarkan laporan kantor berita Bernama.

Petugas memeriksa anak buah kapal (ABK) dan nahkoda. Dari pemeriksaan, mereka tidak memiliki identifikasi yang sah atau memiliki izin untuk menangkap ikan di perairan negara itu.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Pemeriksaan pada dua kapal menyebutkan bahwa 16 awak termasuk nakhoda, berusia 18 hingga 62 tahun. Mereka tidak memiliki dokumen," ujar direktur MMEA Terengganu Kapten Muhammad Suffi Mohd Ramli dalam laporan Bernama.

Lanjutnya, petugas juga menyita dua kapal, alat tangkap, hasil tangkapan, dan pasokan solar sebagai barang bukti.

Malaysia dan Vietnam adalah dua negara yang memiliki klaim tumpang tindih atas sebagian Laut China Selatan. Sementara China mengklaim sebagian besar merupakan wilayahnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Para nelayan, yang diduga menggunakan nomor registrasi palsu, dibawa untuk tes usap virus corona baru sebelum ditahan.(ara/lut)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu