Infrastruktur jaringan yang berada di ruang publik membutuhkan pemeliharaan secara berkala agar tetap aman, tertib, dan mampu menunjang keandalan layanan. Hal tersebut dilakukan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melalui penataan dan perapihan jaringan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 27 Agustus 2026.
Penataan dilakukan setelah tim menemukan kondisi kabel jaringan yang tidak tertata pada salah satu ruas jalan di Bantul. Tim PLN Icon Plus kemudian melakukan pengecekan instalasi, merapikan jalur kabel, serta memastikan posisi jaringan kembali sesuai dengan kondisi yang aman dan mendukung kemudahan dalam proses pemeliharaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pemeliharaan infrastruktur jaringan yang dilakukan secara berkelanjutan. Penataan tidak hanya ditujukan untuk menjaga kualitas layanan, tetapi juga menjadi langkah preventif guna mengurangi potensi gangguan serta memastikan keberadaan jaringan telekomunikasi tidak menimbulkan risiko bagi lingkungan sekitar.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan keandalan layanan digital turut ditentukan oleh kondisi infrastruktur yang menopangnya.
“Keandalan layanan tidak hanya ditentukan oleh performa jaringan, tetapi juga oleh bagaimana infrastruktur tersebut dikelola. Karena itu, setiap kondisi di lapangan yang membutuhkan penanganan menjadi perhatian kami. Penataan dan pemeliharaan dilakukan untuk memastikan infrastruktur tetap aman, tertib, dan mampu mendukung layanan secara berkelanjutan,” ujar Chipta Perdana.
Menurut Chipta, pengelolaan jaringan yang berada di ruang publik juga perlu memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Infrastruktur yang tertata diharapkan dapat tetap memberikan dukungan terhadap layanan tanpa mengabaikan kondisi lingkungan di sekitarnya.
Penataan jaringan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengelolaan infrastruktur PLN Icon Plus, mulai dari pemantauan kondisi lapangan, pemeliharaan, perbaikan, hingga penanganan terhadap potensi gangguan.
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menjelaskan penataan dilakukan terhadap kabel jaringan yang membutuhkan penanganan di lapangan.
“Kami melakukan pengecekan dan penataan terhadap kabel jaringan yang kondisinya tidak lagi tertata dengan baik. Setelah ditangani, jalur kabel kami pastikan kembali berada pada posisi yang sesuai sehingga lebih aman, lebih mudah dipantau, dan tidak mengganggu lingkungan sekitar. Ini juga memudahkan proses pemeliharaan apabila ke depan diperlukan penanganan lebih lanjut,” jelas Leandra.
Dalam proses pekerjaan, PLN Icon Plus tetap mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kondisi lingkungan sekitar turut diperhatikan agar proses penataan dapat berlangsung dengan aman bagi personel maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Penataan infrastruktur jaringan di Bantul menjadi salah satu bentuk pemeliharaan untuk memastikan jaringan tetap berfungsi secara optimal. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengelolaan infrastruktur setelah jaringan terpasang, khususnya ketika berada di area yang digunakan masyarakat.
Sebagai subholding PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang solusi konektivitas dan digital, PLN Icon Plus terus melakukan pengelolaan jaringan untuk mendukung kebutuhan konektivitas yang berkembang.
Keandalan layanan tidak hanya dibangun melalui pengembangan jaringan baru, tetapi juga melalui konsistensi dalam merawat, menata, dan memastikan infrastruktur yang telah tersedia tetap aman serta dapat berfungsi secara optimal. ***