Lingkar.co - Daftar harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat pada Sabtu (27/6/2026). Sepanjang Juni 2026, PT Pertamina (Persero) telah melakukan dua kali penyesuaian harga untuk BBM nonsubsidi, sementara harga BBM bersubsidi masih dipertahankan.
Penyesuaian harga tersebut berdampak pada sejumlah produk, mulai dari Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, hingga BBM diesel nonsubsidi.
Pada penyesuaian yang mulai berlaku Rabu (10/6/2026), Pertamina menaikkan harga Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Sebelumnya, pada Senin (1/6/2026), Pertamina juga melakukan penyesuaian harga untuk beberapa produk nonsubsidi lainnya. Di wilayah Jawa Tengah, misalnya, Pertamax Turbo naik dari Rp19.900 menjadi Rp20.750 per liter.
Di sisi lain, dua jenis BBM diesel nonsubsidi justru mengalami penurunan harga. Pertamina Dex turun dari Rp27.900 menjadi Rp24.800 per liter atau berkurang Rp3.100 per liter. Sementara Dexlite turun dari Rp26.000 menjadi Rp23.000 per liter atau lebih rendah Rp3.000 per liter.
Meski terjadi perubahan pada BBM nonsubsidi, harga BBM bersubsidi belum mengalami penyesuaian. Hingga Sabtu (27/6/2026), Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Bio Solar Rp6.800 per liter.
Berikut daftar harga BBM yang berlaku di sejumlah wilayah, antaralain :
Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT
- Pertamax: Rp16.250/liter
- Pertamax Green 95: Rp17.000/liter
- Pertamax Turbo: Rp20.750/liter
- Dexlite: Rp23.000/liter
- Pertamina Dex: Rp24.800/liter
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Bio Solar: Rp6.800/liter
Sementara itu, harga BBM di wilayah lain seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua disesuaikan dengan kebijakan distribusi di masing-masing daerah, sehingga terdapat perbedaan harga untuk sejumlah produk.
Masyarakat dapat mengecek daftar harga BBM terbaru sesuai wilayah melalui laman resmi Pertamina Patra Niaga sebelum melakukan pengisian bahan bakar. ***