Arsip Tag: Menparekraf

Sepakat Bangun Kemandirian Desa, Gajar: Desa di Jateng Bisa Jadi Contoh

Lingkar.co – Dalam upaya pembangunan kemandirian Desa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, sepakat dalam pembangunan tersebut.

Ganjar Pranowo mengatakan, di Jawa Tengah sudah banyak desa yang bisa menjadi acuan untuk desa-desa lain dengan kemajuan UKM yang cukup berhasil.

“Maka sekarang desa-desa yang cukup berhasil, UKM yang cukup berhasil, usaha-usaha lainnya di level lokal yang cukup berhasil itu kita tampilkan agar yang lain tinggal meniru saja,” katanya, dalam rapat TPAKD se-Jateng, di Hotel Gumaya, Semarang, Kamis (27/4/2023).

Ganjar yang juga sebagai Calon Presiden, juga mengatakan saat ini desa tidak perlu berimajinasi terkait model manajerialnya, packaging, hingga marketing.

Sebab saat ini akses fasilitasnya sudah banyak, hanya perlu edukasi dan sosialisasi ditingkatkan.

“Tapi inklusifitasnya cukup tinggi, sudah di atas 80 persen maka ini kita harapkan jadi satu indikator bahwa di usaha kecil menengah terus kemudian desa wisata, atau usaha yang lain sebenarnya bisa digaspol begitu dengan meniru,” bebernya.

Dikesempatan yang sama Menteri Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Manparekraf), Sandiaga Uno, mengatakan, kemandirian desa itu sendiri bisa mendukung percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi lalu.

Ia mencontohkan keberadaan desa wisata yang efektif membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

“Jadi saya ucapkan apresiasi yang tinggi. Mudah-mudahan pemulihan ini terus berlanjut dan memang ada dinamika ekonomi global, tapi saya yakin kalau kita bersinergi dan berkolaborasi maka pemulihan ekonomi ini akan berlanjut dan juga pembangunan kita semakin terakselerasi,” katanya. 

Di Jawa Tengah sendiri, kata Sandiaga, ada banyak desa wisata yang bisa dijadikan percontohan untuk kemandirian desa.

Salah satunya Desa Wisata Lerep, Kabupaten Semarang dan Desa-desa di Magelang tepatnya di sekitar Destinasi Super Prioritas Borobudur.

“Semua desa wisata di sini sudah kami data dan meningkat secara signifikan dan desa wisata ini ternyata memiliki produk-produk ekonomi kreatif yang unggul dan bisa menghasilkan satu percepatan kemandirian ekonomi yang memang menjadi program daripada OJK,” pungkasnya.

Penulis : Alan Henry

Editor: Kharen Puja Risma

Inovasi Kubu Gadang Tembus 75 Desa Wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023

Lingkar.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan, inovasi Desa Kubu Gadang menembus 75 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Sandiaga mengaku kagum terhadap kreativitas masyarakat Desa Kubu Gadang dalam berinovasi menghadirkan atraksi wisata yang unik dan menarik

Hal itu terungkap ketika Menparekraf Sandi berkunjung ke Desa Wisata Kubu Gadang, Sabtu (1/4/2023).

Menurut Menparekraf, masyarakat desa tersebut memiliki kekompakan dalam berinovasi yang berhasil memodifikasi kearifan lokal tradisi Minangkabau.

Antara lain ia sebut kreatifitas membuat paket wisata berupa kesenian, kuliner, hingga permainan dan kesenian tradisional seperti randai, silek lanyah, dan tari-tarian tradisional yang berbalut edukasi

“Kekompakan Kubu Gadang ini menunjukkan bahwa negeri kita ini memiliki kearifan lokal (yaitu) gotong royong. Selain itu atraksi yang ditawarkan juga menarik dan beda dari yang lain,” kata Sandiaga.

Sandiaga menilai, melalui terobosan tersebut, Desa Wisata Kubu Gadang bisa berperan aktif dalam upaya pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat Padang Panjang dan sekitarnya.

“Mudah-mudahan dari Desa Kubu Gadang dan desa wisata lainnya bisa lahir suatu terobosan untuk penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2024,” katanya.

Lebih lanjut Sandiaga mengatakan, salah satu keunggulan Desa wisata yang terletak di Kelurahan Elok Lubuk, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat ini karena ditunjang dari segi aksesibilitas.

Sebab, desa ini memiliki jarak tempuh 58 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari Bandara Internasional Minangkabau.

Sementara, Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kemenparekraf dan dewan juri ADWI 2023 telah memilih Kubu Gadang sebagai salah satu 75 desa terpilih.

“Saya mengikuti sekali perjuangan dari para pengurus desa ini dan semangatnya luar biasa,” kata Fadly

Ikut mendampingi Menparekraf pada kesempatan tersebut antara lain; Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; dan Direktur Standardisasi dan Sertifikasi Usaha Kemenparekraf/Baparekraf, Oni Yulfian.

Turut hadir Wakil Gubenur Sumatra Barat, Audy Joinaldy; Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat, Luhur Budianda; dan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumatra Barat, Sari Lenggogeni (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Sandiaga Uno Batal Berkunjung ke Ponpes Al Itqon Semarang

Lingkar.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, batal mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Itqon Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Sebagaimana diketahui, Sandiaga Uno, dijadwalkan sowan ke Pengasuh Ponpes Al Itqon, KH. A. Haris Sodaqoh, pada hari ini, Rabu (15/3/2023).

Namun, informasi yang diperoleh Lingkar.co, Menparekraf Sandiaga Uno, batal mengunjungi Ponpes Al-Itqon, hari ini.

Terkait alasan batalnya rencana kunjungan tersebut, Sandiaga Uno, enggan memberikan jawaban pasti.

“Nanti bisa koordinasi dengan Yuga (press officer) ya,” jawab Sandiaga, kepada Lingkar.co melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/3/2023) malam.

Menparekaf Sandiaga, pun memberikan nomor kontak Yuga, agar dapat berkoordinasi terkait hal tersebut.

Saat dikonfirmasi, Yuga, memastikan jadwal kegiatan Sandiaga Uno di Kota Semarang pada Rabu (15/3/2023) batal.

“Iya Mas,” kata Yuga, terkait batalnya kunjungan Sandiaga Uno ke Ponpes Al Itqon.

Yuga, mengaku tidak mengetahui pasti alasan kenapa Menparekaf Sandiaga Uno, batal ke Kota Semarang.

“Belum tahu. Kemungkinan ada kegiatan penting,”ucap Yuga.

Yuga, juga mengaku tidak mengetahui apakah pembatalan kunjungan Sandiaga Uno ke Ponpes Al Itqon, karena ada panggilan Presiden Jokowi pada hari yang sama.

“Saya nggak tahu mas,” jawab Yuga.

Selain dijadwalkan mengunjungi Ponpes Al Itqon, Sandiaga Uno, juga punya kegiatan lain di Kota Semarang pada Kamis (16/3/2023).

Menparekraf Sandiaga Uno, dijadwalkan menjadi pembicara dalam Kuliah Umum Aktivis dan Dosen Universitas Sultan Agung, Kota Semarang.

Terkait kehadiran Sandiaga Uno di Universitas Sutan Agung, belum dapat dipastikan. Yuga, mengatakan masih akan mendiskusikannya.

“Sedang didiskusikan,” kata Yuga.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. (ANTARA/LINGKAR.CO)

Ada Dua Agenda

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno, punya dua agenda dalam kunjungannya di Kota Semarang, pada Rabu-Kamis (15-16/3/2023).

Agenda pertama, sowan ke Pengasuh Ponpes Al Itqon, KH A. Haris Sodaqoh, yang juga Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP.

Sandiaga Uno, dijadwalkan sowan ke KH A. Haris Sodaqoh, pada pukul 17.00 WIB, di Aula Hikam PP Al-Itqon.

“Insya Allah,” jawab Sandiaga Uno, melalui pesan WhatsApp kepada Lingkar.co, Selasa (14/3/2023) sore.

Sehari setelahnya, Sandiaga Uno, dijadwalkan menjadi pembicara dalam Kuliah Umum Aktivis dan Dosen Universitas Sultan Agung.

Kegiatan tersebut, bertajuk Kuliah Umum dan Tanya Jawab bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Tampil sebagai narasumber, Sandiaga Uno, akan menyampaikan kuliah umum bertemakan “Peran Kampus dalm Mencetak Generasi Ekonomi Kreatif”.

Kuliah ini dijadwalkan dihadiri mahasiwa dan para dosen serta seluruh civitas akademika Universitas Islam Sultan Agung, Kota Semarang.*

Penulis: M. Rain Daling
Editor: M. Rain Daling

Sandiaga Sebut Tiga dari Lima Destinasi Super Prioritas Ada di Indonesia Timur

Lingkar.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, tiga dari lima destinasi super prioritas ada di Indonesia timur.

“Tiga dari lima destinasi super prioritas Indonesia ada di Indonesia timur dan ada tiga pertumbuhan ekonomi terbesar juga di Indonesia timur,” kata Sandiaga.

Hal itu terungkap saat Sandiaga membuka East Indonesia Tourism and Investment Summit 2023 di Claro Hotel Makassar, Sulawesi Selatan, Jum’at (3/3/2023).

Oleh karena itu, Kepala Badan Pariwisata dan Perekonomian Kreatif (Kabaparekraf) ingin mendorong investor berdatangan di Makassar.

“Jadi, kami ingin mendorong agar lebih banyak investasi untuk menyediakan fasilitas pariwisata dan menyiapkan konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” sambungnya.

Menparekraf menilai, hal itu menjadikan masyarakat sebagai pelaku usaha pariwisata, bukan sebatas penonton.

“Itu harapan kita sehingga nanti masyarakat bisa merasakan sebagai pemain, bukan hanya sebagai penonton,” kata Sandiaga.

Sejalan dengan hal itu, Menparekraf pun mendukung penuh pemerintah daerah yang ada di Sulawesi Selatan dan para investor untuk mengajukan daerah yang ada di Sulawesi Selatan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK).

“Syarat-syaratnya sangat mudah dan insentifnya juga sangat menarik untuk diberikan kepada para investor yang akan menanamkan modalnya di Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur pada umumnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga menyampaikan kegiatan ini merupakan penanda dan babak baru bagi investasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Indonesia timur.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang berasal dari kalangan pengusaha, pemerintahan, investor nusantara, dan investor asing.

Usai membuka East Indonesia Tourism and Investment Summit 2023, Sandiaga menyempatkan diri bercengkrama dengan sejumlah pelaku UMKM.

Mereka memamerkan dan memasarkan produknya dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 3-4 Maret 2023.

Dalam kegiatan ini Sandiaga didampingi Direktur Manajemen Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Zulkifli Harahap; dan Direktur Poltekpar Makassar, M. Arifin. Turut hadir pula Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Sandiaga Upayakan Harga Tiket Pesawat Murah Berlaku di Seluruh Provinsi

Lingkar.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno terus mengupayakan agar harga tiket pesawat murah berlaku di seluruh provinsi di Indonesia.

Hal itu ia lakukan demi mencapai target 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara pada tahun 2023.

Menurutnya, ketentuan tiket murah hanya baru berlaku di sejunlah destinasi wisata, seperti rute Jakarta-Bandung, Jakarta-Sorong, Jakarta-Labuan Bajo, dan Jakarta-Bali. Jadi, belum berlaku di semua provinsi.

“Kedepan dengan bertambahnya jumlah pesawat, dengan meningkatnya ketersediaan kursi, kita harapkan harga tiket akan berangsur turun dan dapat dijangkau di seluruh wilayah nusantara,” kata Sandiaga saat ‘The Weekly Brief With Sandi Uno’ di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (20/2/2023).

“Karena target pergerakan wisatawan dalam negeri itu 1,4 miliar dan ini harus ditopang oleh semua stakeholders,” imbuhnya.

Ia memprediksi, akan terjadi lonjakan permintaaan atau kenaikan demand yang signifikan saat musim libur Hari Raya Idul Fitri 1444 H yang jatuh pada April 2023. Sehingga butuh lebih banyak jumlah pesawat yang beroperasi.

“Kita harus menjaga, jangan sampai ada net outflow dari wisatawan kita yang justru berwisata di luar negeri,” ujarnya.

Tidak hanya terkait tiket pesawat, Menparekraf juga terus mendorong pemulihan industri perhotelan. Mulai dari kemudahan sertifikasi dan perizinan OSS, CHSE Kemenparekraf bekerja sama dengan BSN.

Juga mendorong regulasi penambahan hari libur nasional dan cuti bersama, bahkan, membantu permodalan melalui pasar modal OSS.

Lebih lanjut Sandiaga mengungkapkan, pihaknya juga bekerja sama dengan PHRI, ASITA, dan GIPI untuk mendorong keterisian hunian kamar di seluruh daerah di Indonesia.

“Data PHRI sejak pandemi tahun 2020 hingga tahun 2022 terjadi peningkatan hunian hingga 50 persen. Ini menjadi dasar optimisme, namun kita tidak boleh terlena, kita dorong terus agar industri perhotelan bisa pulih lebih cepat,” pesannya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Menparekraf Sandiaga Sebut Ada Tiga Cara Bangkitkan Ekonomi Daerah

JAKARTA, Lingkar.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, menyebut ada tiga cara yang harus dilakukan untuk membangkitkan ekonomi daerah.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Pelatihan Pelaku Ekonomi Kreatif Pemula dan Peluncuran Calendar of Event Kalbar 2023, bertempat Kantor Gubernur Kalimatan Barat (Kalbar), Kamis (9/2/2023).

Sandiaga pun menyebutkan tiga cara tersebut, yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

“Itulah tiga upaya penting yang perlu diaplikasikan dalam menjalankan usaha dan membangkitkan perekonomian daerah,” ucapnya.

Menteri Menparekraf itupun mengajak pelaku ekonomi kreatif di Pontianak, memperkuat kolaborasi antarpihak.

Kolaborasi itu dibarengi dengan strategi inovasi dan adaptasi sebagai upaya mengembangkan usaha, dalam mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

“Kita bergotong royong bersama dan mari jadikan tahun ini tahun kebangkitan, akselerasi, dan percepatan dari perkembangan ekonomi kita,” kata Sandiaga.

Dalam pelatihan tersebut, banyak pelaku ekraf yang membutuhkan kemudahan akses pembiayaan. Oleh karena itu, Sandiaga, memfasilitasinya dengan berkolaborasi bersama Bank Kalbar.

“Ini adalah bagian dari program KUR (Kredit usaha rakyat), terutama KUR ekonomi kreatif,” katanya.

Sebagai provinsi terbesar di Pulau Kalimantan, Sandiaga, menilai Kalbar punya potensi wisata dan ekonomi kreatif yang kaya.

Beragam potensi tersebt, kata dia, bisa menjadi lokomotif pemulihan dan kebangkitan ekonomi Provinsi Kalbar.

Terlebih, ucap Sandiaga, ada dua event di Kalbar yang masuk dalam Karisma Event Nusantara 2023, yakni Festival Cap Go Meh dan Pesona Khatulistiwa.

“Kita harapkan ini bisa membangkitkan perekonomian dan membuka peluang usaha serta lapangan kerja,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, ikut mendampingi Sandiaga, yakni Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf/Baparekraf, Dessy Ruhati.

Turut hadir pula, Gubernur Kalbar, Sutarmidji, dan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalbar, Windy Prihastari.*

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: M. Rain Daling

Ini Kata Sandiaga Tentang Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang

SEMARANG, Lingkar.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri acara Halaqah Pengasuh Pondok Pesantren dan Pengajian Akbar Mar’ah Sholehah Jawa Tengah di Pondok Pesantren (Ponpes) Fadhlul Fadhlan, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (28/1/2023).

Sandi, sapaan akrab Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi langkah KH. Fadholan Musyafa dalam mengembangkan UMKM ekonomi kreatif (Ekraf) berbasis santri sebagai upaya membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Menurut Sandi, Ponpes Fadhlul Fadhlan tidak hanya mendidik santri menjadi generasi yang berakhlakul karimah atau berakhlak mulia.

Namun lebih dari itu, juga memiliki keunggulan lain berupa kemampuan di sektor ekonomi kreatif.

“Kita melihat simpul-simpul ekonomi kreatif (Ponpes Fadhlul Fadhlan) sudah dibina sedemikian rupa mulai dari kemasan produk sampai penjualannya,” ujar Sandi dalam siaran persnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri acara Halaqah Pengasuh Pondok Pesantren dan Pengajian Akbar Mar'ah Sholehah Jawa Tengah di Pondok Pesantren (Ponpes) Fadhlul Fadhlan, Ngaliyan, Kota Semarang
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno saat memperhatikan produk UMKM Ekraf santri Ponpes Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang (Foto: dokumentasi)

Lebih jauh Sandi menilai, potensi-potensi ekraf yang ada di Ponpes Fadhlul Fadhlan ini bisa dikolaborasikan dengan program Santri Digitalpreneur dari Kemenparekraf/Baparekraf.

Oleh karena itu, ia berkomitmen pihaknya akan memfasilitasi para pelaku UMKM di Ponpes Fadhlul Fadhlan agar bisa bergabung dengan program Santri Digitalpreneur.

“Salah satu program kami, Santri Digitalpreneur akan kami hadirkan di pondok pesantren ini untuk membawa digitalisasi agar UMKM milik santri-santri dan ibu-ibu di sini bisa masuk ke ranah ekonomi digital,” katanya.

Menutup sambutan, Sandi berharap program pengembangan sektor ekraf yang sudah berjalan di Ponpes Fadhlul Fadhlan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi ponpes lain di Indonesia.

“Mudah-mudahan (Ponpes Fadhlul Fadhlan) bisa menghadirkan santri-santri yang justru menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Sandiaga. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Di Tengah Pandemi Naik 30 Persen, Sandi Sebut Desa Wisata Baros Pemenang Pandemi

BANDUNG, Lingkar.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menyebut, Desa Wisata Baros sebagai pemenang pandemi karena perekonomian warganya naik 30 persen di tengah pandemi.

“Di tengah pandemi (Covid-19), desa wisata ini terus bangkit hingga 30 persen. Berarti ini yang disebut pemenang pandemi,” kata Sandiaga.

Sandi, sapaan akrab Sandiaga, mengatakan hal itu ketika menghadiri acara Pelatihan UMKM di Desa Wisata Baros, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/1/2023).

Oleh karena itu, Sandiaga mengapresiasi Kabupaten Bandung yang selalu memiliki komitmen tinggi dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif dari potensi-potensi yang ada termasuk desa-desa wisata di kawasan Bandung Raya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menyebut, Desa Wisata Baros sebagai pemenang pandemi karena perekonomian warganya naik 30 persen di tengah pandemi.
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno ketika menghadiri acara Pelatihan UMKM di Desa Wisata Baros, Kabupaten Bandung (Foto: dokumentasi)

Sandi pun mendorong para pelaku UMKM di Desa Wisata Baros untuk terus menggali dan mengembangkan potensi parekraf yang ada di desanya.

Bahkan, Sandi menyatakan, Kemenparekraf juga siap membantu mendorong pengembangan potensi desa wisata di Kabupaten Bandung, terutama di Desa Wisata Baros. Sehingga peluang usaha dan lapangan kerja semakin terbuka lebar.

“Pariwisata ini terbukti bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sehingga kami akan all out sesuai dengan arahan Presiden untuk merevitalisasi destinasi-destinasi wisata,” ujarnya.

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Konser Semesta Bergoyang Tahun 2023, Ini Harga Tiketnya

JAKARTA, Lingkar.co – Pecinta dangdut Indonesia bakal kembali heboh oleh sebuah pementasan dangdut spektakuler di awal Tahun 2023, Semesta Bergoyang.

Event ini mendapat dukungan dari Menteri Periwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, Jum’at (20/1/2023).

Melansir dari laman kemenparekraf.go.id, Sandi, sapaan akrabnya mengatakan konser akan dilaksanakan pada 25 Februari 2023 di Gambir Expo PRJ Kemayoran, Jakarta.

Semesta Bergoyang merupakan konser musik dangdut yang menghadirkan musisi-musisi lintas genre terkemuka di Indonesia.

“Ini adalah bentuk transformasi di mana sekarang musik dangdut menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Sandi.

Lebih jauh Sandi menerangkan, konser tersebut menargetkan 15 ribu pengunjung dan 100 ribu penonton siaran langsung secara daring (live streaming).

Pecinta dangdut, kata Sandiaga, bisa membeli tiket di aplikasi ITDC Xplorin yang menjadi master ticketing untuk konser Semesta Bergoyang, MotoGP, dan WSBK yakni seharga Rp275 ribu.

Pecinta dangdut Indonesia bakal kembali heboh oleh sebuah pementasan dangdut spektakuler di awal Tahun 2023, Semesta Bergoyang.
Dialog bersama Kemenparekraf (foto, dokumentasi)

Promosi Wisata dan UMKM

Sandi menilai, konser Semesta Bergoyang bisa menjadi salah satu ajang yang tepat untuk mempromosikan destinasi wisata dan ekonomi melalui penampilan berbagai animasi di panggung musik.

Konser dangdut, juga identik dengan adanya para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang akan memasarkan produknya di lokasi acara.

“Jadi kita support Semesta Bergoyang,” tandasnya.

Senada, Ndarboy Genk musisi yang bakal tampil pun berharap, konser Semesta Bergoyang bisa menjadi peluang bangkitnya pelaku UMKM yang memasarkan produknya dalam event tersebut.

“Sambil menunggu artis yang mau tampil, para penonton bisa keliling-keliling dulu di booth terus jajan,” katanya.

Sementara, Program Director Semesta Bergoyang, Indra Buntel menerangkan, ada beberapa pilihan paket tiket dengan harga yang menarik dan terjangkau.

Masyarakat yang ingin menyaksikan konser Semesta Bergoyang bisa memilih sesuai kebutuhan secara hemat.

“Bagi couple hanya Rp500 ribu berdua, untuk yang datang berlima bisa membeli tiket seharga Rp1.150.000. Kemudian untuk grup besar sejumlah 10 tiket itu hanya sebesar Rp2 juta, jadi hanya Rp200 ribu per tiket,” urainya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Pencapaian Wisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2022 Melebihi Target

JAKARTA, Lingkar.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, sepanjang 2022 ada sejumlah pencapaian yang melebih target dalam upaya membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sandi, sapaan akrabnya, menyebutkan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara sepanjang 2022 mencapai angka 5,2 juta kunjungan dari target 3,6 juta, 700 juta pergerakan wisatawan nusantara dari target 600 juta pergerakan.

Selain itu, devisa wisata nusantara mencapai angka 5,2 miliar dolar AS yang melebihi target 1,7 miliar dolar AS, dan nilai tambah sektor parekraf Indonesia menembus angka Rp1.276 triliun.

Bahkan, nilai ekspor parekraf Tanah Air mencapai angka 24,5 miliar dolar AS.

Sementara terkait penciptaan lapangan kerja, Sandiaga menyebutkan ada sekitar 3,7 juta lapangan kerja baru di sektor parekraf.

“Ini semua capaian yang sangat membahagiakan dan patut kita syukuri. Karena pandemi (Covid-19) ini menghantam sektor parekraf dengan sangat dahsyat,” tuturnya.

Sandi mengungkapkan keberhasilan itu dalam diskusi ‘Outlook Ekonomi 2023’ yang digelar oleh Gerakan Ekonomi (Gekraf) Nasional di Warung Saco Betawi Peranakan, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2023).

Atas keberhasilan itu, Sandi pun mendorong agar Gekraf menjadi garda terdepan dalam membangkitkan sektor ekonomi kreatif di Indonesia,.

“Gekraf kita harapkan akan terus menjadikan ekonomi kreatif sebagai lokomotif,” ujarnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, sepanjang 2022 ada sejumlah pencapaian yang melebih target dalam upaya membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Diskusi ‘Outlook Ekonomi 2023’ bersama Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno yang digelar oleh Gerakan Ekonomi (Gekraf) Nasional di Warung Saco Betawi Peranakan, Ragunan, Jakarta Selatan (Foto: dokumentasi

Target Tahun 2023

Sandiaga kemudian menjelaskan target capaian sektor parekraf 2023, yakni target jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai angka 7,4 juta kunjungan,.

Sedangkan target pergerakan wisatawan nusantara mencapai 1,4 miliar pergerakan.

Oleh sebab itu, ia mengajak Gekraf untuk ikut serta berkolaborasi, berinovasi, dan beradaptasi dengan Kemenparekraf dan berbagai pihak terkait untuk mencapai target tersebut.

“Jadi kita harapkan dengan Gekraf ini kita bisa berkolaborasi (mencapai target), terutama di sektor ekonomi kreatif di sektor unggulan kita, seperti kuliner, kriya, dan fesyen,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sandi juga mengungkapkan, pada 2023 akan ada perubahan fundamental di sisi akses pembiayaan.

Ia lantas menjelaskan berlakunya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif.

Dengan demikian, pelaku ekraf bisa mengajukan karya yang telah terdaftar hak kekayaan intelektual sebagai jaminan pinjaman ke instansi keuangan.

“Jadi PP 24 ini memungkinkan kita untuk menjadikan hak kekayaan intelektual sebagai objek pembiayaan,” katanya.

“Jadi saya optimistis Gekraf bisa menjadi motor untuk memanfaatkan peluang-peluang yang ada,” sambungnya menerangkan.

Ikut hadir mendampingi Sandiaga S Uno dalam diskusi tersebut, Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf, Agustini Rahayu.

Turut hadir pula Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf dan Ketua Gekraf, Kawendra Lukistian. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat