Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Surabaya akan Tutup Jembatan Suramadu

Nelayan menambatkan perahunya di sekitar Jembatan Suramadu, Surabaya, belum lama ini. (ANTARA/LINGKAR.CO)
Nelayan menambatkan perahunya di sekitar Jembatan Suramadu, Surabaya, belum lama ini. (ANTARA/LINGKAR.CO)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

SURABAYA, Lingkar.co - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, berencana menutup sementara Jembatan Suramadu pada malam Tahun Baru 2021. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Whisnu menyebut, rencana itu telah disampaikannya ke Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan sudah disetujui. Pemkot Surabaya juga akan membuat posko yang dilengkapi mobil tes usap risiko Covid-29, dan petugas di sekitar Jembatan yang menghubungkan wilayah Surabaya dengan Pulau Madura tersebut.

"Pemkot sudah meminta izin gubernur untuk menutup sementara Suramadu di malam tahun baru. Alhamdulillah diizinkan," kata Whisnu, Sabtu (26/12).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, pihaknya siap mendukung rencana penutupan Suramadu itu.

"Kami akan melakukan pola-pola tertentu agar tidak ada kerumunan di sana [Suramadu], terutama pada saat malam tahun baru ini," kata Ganis.

Sementara itu, jika ada warga tetap ingin melewati Suramadu, atau bergerombol di wilayah itu maka mereka wajib mengikuti tes usap.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Minimal mereka takut kalau di-swab, di-rapid test saja sudah takut. Nanti kami tulisi tes swab gratis. Swab massal, paling tidak supaya tidak ada kerumunan di sana," kata Wishnu.

Tak hanya itu menyambut pergantian tahun nanti, semua kegiatan di Surabaya akan dibatasi jam malam pukul 20.00 WIB.

Ia menuturkan hal itu dilakukan agar angka penyebaran Covid-19 di Surabaya bisa segera ditekan. Ia mengklaim Surabaya kini berstatus zona oranye, ia tak mau jika kotanya kembali jadi zona merah.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Makanya saya keliling ini berkomunikasi untuk sama-sama melakukan pengamanan Surabaya ke depannya," ujar Wishnu. (ara/aji)

Gus Yasin Minta Pembaruan Data Kemiskinan, Galakkan Program Satu Desa Binaan Satu OPD

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu