Duet Maora-Naura Bawa MI Pagersari Melaju ke Perempat Final

Inti berita

Duet Ammaora Kalani Putri (Maora) dan Annaora Elysia Putri (Naura) menjadi tumpuan MI Muhammadiyah Pagersari-Patean dalam MilkLife Soccer Challenge (MLSC)…

Duet Maora-Naura Bawa MI Pagersari Melaju ke Perempat Final
Ammaora Kalani Putri dari tim MI Muhammadiyah Pagersari-Patean saat berlaga di MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Semarang Seri 1 musim 2026–2027. (dok MLSC)

Duet Ammaora Kalani Putri (Maora) dan Annaora Elysia Putri (Naura) menjadi tumpuan MI Muhammadiyah Pagersari-Patean dalam MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Semarang Seri 1 musim 2026–2027.

Kekompakan keduanya di lapangan serta latihan intensif membuat tim mereka melangkah hingga babak perempat final.

Maora yang berperan sebagai penyerang utama tampil produktif sepanjang turnamen. Performa tersebut membuatnya kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak atau top scorer.

Catatan gol Maora bahkan telah melampaui target pribadi yang sebelumnya ia tetapkan. Ia mengaku awalnya membidik 56 gol dalam turnamen tersebut.

“Target awal saya 56 gol, dan pertandingan terakhir kemarin menang 13 gol. Ya, nyangka saja bisa sampai di level ini karena kita berdua bekerja keras menopang tim,” ujar Maora seusai pertandingan, Sabtu (5/9/2026).

Performa Maora dan Naura tidak datang secara instan. Keduanya telah mendapatkan pengalaman bermain sepak bola sejak usia dini.
Maora mengaku mulai mengenal sepak bola sejak duduk di kelas 1 SD. Kemampuannya berkembang melalui latihan bersama sang ayah, Pranoto, yang merupakan pelatih SSB Putra Pagersari.

Latihan Intensif Jadi Modal Maora dan Naura

Untuk menjaga kondisi fisik dan performanya, Maora menjalani latihan hampir setiap hari. Program latihan tersebut dilakukan di sela aktivitas sekolah.

“Latihannya tiap hari. Kadang pagi skipping lalu renang, sorenya lanjut latihan setelah pulang sekolah,” imbuhnya.

Kerja keras tersebut menjadi modal penting bagi Maora dan Naura menghadapi fase krusial MLSC Semarang Seri 1. Di babak perempat final, MI Muhammadiyah Pagersari-Patean akan menghadapi tim Klepu.

Naura yang berperan di lini pertahanan menilai Klepu menjadi salah satu lawan terberat yang harus mereka hadapi. Kekuatan fisik dan postur para pemain menjadi perhatian utama.

“Lawan terberat itu Klepu karena ada pemain bernama Shakila, back-nya tinggi-tinggi, dan fisiknya kuat. Tadi saja hampir kebobolan,” ungkap Naura.

Bidik Kemenangan dan Gelar Juara

Meski menghadapi lawan dengan kekuatan fisik yang dinilai tangguh, Maora dan Naura tetap optimistis dapat memberikan hasil terbaik. Keduanya mengandalkan persiapan fisik dan mental untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Keduanya juga memiliki sosok idola dalam sepak bola, yakni Cristiano Ronaldo dan Justin Hubner.

Bagi Maora, laga perempat final bukan sekadar kesempatan untuk membawa tim melaju. Ia juga memiliki target pribadi untuk menambah koleksi gol.

“Harapannya besok bisa nambah gol lagi, menang, dan bisa membawa sekolah jadi juara,” pungkasnya.

Pelatih MI Pagersari-Patean, Pranoto, mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, performa tim merupakan hasil dari latihan intensif yang telah dilakukan selama beberapa bulan.

“MLSC adalah wadah untuk menghangatkan semangat sportivitas dan mengasah skill anak-anak. Turnamen ini membuka kesempatan bagi bibit-bibit muda memperlihatkan performa terbaik mereka, siap menang, siap kalah, dengan tetap menjaga integritas,” kata Pranoto. ***

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu