Ini Dia Gejala Varian Omicron, Beda Dengan Varian Lainnya

Ilustrasi Covid-19 Varian Baru/Lingkar.co
Ilustrasi Covid-19 Varian Baru/Lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

SEMARANG, Lingkar.co - Varian Covid-19 B1.1.529, yang kini di sebut varian Omicron pertama kali terlaporkan oleh Ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, dr Angelique Coetzee. Ia menyebut bahwa gejala Covid-19 yang terkait dengan Omicron tidak biasa tetapi ringan.

Coetzee membahas bagaimana ia melihat seorang pasien yang menunjukkan gejala yang tidak biasa, yang berbeda dengan varian Delta.

Melansir Express, Rabu (1/12/2021), gejala yang berkaitan dengan varian Omicron dapat meliputi kelelahan ekstrem, pegal-pegal, demam, sakit kepala, tenggorokan gatal, pilek dan berkeringat di malam hari

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pasien yang menunjukkan gejala Omicron juga batuk terus menerus. Tidak seperti varian delta atau varian-varian lainnya.

Serta tidak kehilangan rasa atau penciuman, seperti gejala yang umumnya terkait dengan varian Covid-19 sebelumnya.

"Adanya perbedaan ketimbang dengan varian Delta bisa jadi karena perubahan cara virus berinteraksi dengan sel kekebalan," ucapnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Coetzee khawatir jika varian baru ini menyerang kelompok lansia. Apalagi jika mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit jantung, atau dengan tingkat keparahan lain

"Yang harus kita khawatirkan sekarang adalah ketika orang yang lebih tua dan tidak divaksinasi terinfeksi dengan varian baru, dan jika mereka tidak divaksinasi, kita akan melihat banyak orang dengan penyakit yang parah," katanya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan akan membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk memahami bagaimana variasi tersebut dapat memengaruhi diagnostik, terapi, dan vaksin.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis : Dian Maharani

Editor : Rezanda Akbar D.

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu