Lingkar.Co - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan para calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) akan mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) yang digelar di 67 satuan TNI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
"Pelatihan dilakukan selama 45 hari dan dilaksanakan di 67 satuan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Rico di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Menurut Rico, satuan-satuan TNI yang dipilih sebagai lokasi pelatihan telah memiliki kemampuan dan pengalaman dalam menyelenggarakan pendidikan dasar militer bagi masyarakat sipil. Beberapa di antaranya adalah Wingdik 500 TNI AU di Bogor serta Pasmar I TNI AL di Cilandak.
Selama menjalani pendidikan selama 45 hari, peserta akan memperoleh berbagai materi yang berfokus pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan.
"Melalui latsarmil Komcad, peserta dibekali ilmu dan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, integritas, semangat pengabdian, serta etos kerja yang kuat," kata Rico.
Ia menilai pembekalan tersebut penting untuk memperkuat kapasitas para pengelola koperasi dalam menjalankan tugas, sekaligus menanamkan wawasan kebangsaan serta tanggung jawab sosial.
Selain materi dasar kemiliteran, peserta juga akan mendapatkan pelatihan manajerial dan kompetensi teknis yang disusun bersama kementerian dan lembaga terkait sesuai kebutuhan pengelolaan koperasi.
"Peserta juga akan menjalani pelatihan dasar kemiliteran sebagaimana yang diberikan kepada anggota Komcad pada umumnya," ujar Rico.
Kemhan menegaskan seluruh rangkaian pelatihan menjadi bagian dari persyaratan yang harus dipenuhi sebelum para peserta bertugas mengelola KDMP maupun KNMP.
Program ini diikuti oleh 35.476 peserta, yang terdiri atas 30.000 calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih dan 5.476 calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih.
Melalui pelatihan tersebut, pemerintah berharap para pengelola koperasi memiliki kedisiplinan tinggi, semangat pengabdian yang kuat, serta kemampuan manajerial yang memadai guna mendukung pengembangan ekonomi masyarakat desa dan sektor perikanan di berbagai daerah.