Pemerintah Awasi Perusahaan yang Belum Naikkan TBS Kelapa Sawit

Inti berita

Lingkar.Co - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas perkembangan harga tandan…

Prabowo Bahas Harga Sawit dengan Mentan, Pemerintah Awasi Perusahaan yang Belum Naikkan TBS
Foto : Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman/istimewa/lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.Co - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas perkembangan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

"Mungkin pertama, perkiraan saya ya, diskusi masalah TBS yang beberapa hari yang lalu turun," ucap Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Amran menjelaskan harga TBS yang sebelumnya mengalami penurunan kini mulai kembali normal. Meski demikian, masih ada sebagian perusahaan yang belum sepenuhnya menyesuaikan harga sesuai kondisi pasar.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Menurut dia, pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan tindak lanjut terhadap perusahaan-perusahaan yang belum menaikkan harga TBS agar kebijakan tersebut dapat diterapkan secara menyeluruh.

"Kita tindaklanjuti terus sampai dia harus naikkan, mutlak naikkan," ucap dia.

Mentan mengungkapkan bahwa dari total 274 perusahaan yang sebelumnya telah mendapatkan surat peringatan, masih terdapat lebih dari 100 perusahaan yang belum melakukan penyesuaian harga. Ia memperkirakan jumlah perusahaan yang masih belum menaikkan harga TBS berada di kisaran 170 hingga 180 perusahaan.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Selain membahas kondisi harga sawit, Amran menilai pertemuan dengan Presiden juga mencakup evaluasi sektor pangan nasional, termasuk ketersediaan pasokan pangan dan pengembangan program hilirisasi pertanian.

Sebelumnya, Amran menyampaikan bahwa sekitar 80 hingga 90 persen perusahaan kelapa sawit telah menyesuaikan harga TBS sesuai arahan pemerintah. Namun, masih terdapat sekitar 130 perusahaan yang belum mengikuti kebijakan tersebut.

“Sekarang tinggal 130-an perusahaan. Jadi tinggal sedikit dari 1.900 perusahaan,” kata Amran usai rapat koordinasi hilirisasi perkebunan dan produksi benih perkebunan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia menambahkan pemerintah bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan terus melakukan pemantauan terhadap perusahaan yang belum menaikkan harga TBS. Pengawasan juga dilakukan kepada perusahaan yang sudah melakukan penyesuaian agar tidak kembali menurunkan harga di tingkat petani.

“Nah ini tetap diperiksa. Yang lainnya sudah naik, tapi kita monitor jangan sampai naik, turun kembali, tidak. Kita monitor seluruh Indonesia,” ujarnya.

Amran menjelaskan harga TBS sawit memiliki variasi di setiap daerah karena dipengaruhi kondisi pasar dan kebijakan masing-masing perusahaan. Karena itu, pemerintah terus memantau perkembangan harga secara nasional guna memastikan petani memperoleh harga yang wajar dan sesuai dengan kondisi pasar.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu