PR, OJK, dan BEI Sepakat Perkuat Tata Kelola Bursa untuk Tingkatkan Integritas Pasar Modal

Inti berita

Lingkar.Co - Wwaakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa DPR bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) membahas upaya…

PR, OJK, dan BEI Sepakat Perkuat Tata Kelola Bursa untuk Tingkatkan Integritas Pasar Modal
Foto : Jumpa pers usai pertemuan antara pimpinan DPR, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bursa Efek Indonesia di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/6/2026)/istimewa/lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.Co - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa DPR bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) membahas upaya penguatan tata kelola bursa dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung DPR, Kamis (18/6/2026).

“Kami barusan sudah melakukan koordinasi dan kemudian diskusi yang panjang, bagaimana kemudian OJK yang baru dan direktur Bursa yang baru untuk membenahi tata kelola bursa sehingga lebih baik ke depannya,” kata Dasco dalam konferensi pers usai pertemuan tersebut.

Pertemuan itu dihadiri Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik beserta jajaran. Dari pihak DPR, turut hadir Wakil Ketua DPR Sari Yuliati, Saan Mustopa, serta Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Dasco menuturkan DPR memberikan sejumlah masukan kepada OJK agar pengawasan terhadap tata kelola bursa efek dapat semakin optimal pada masa mendatang.

“Dan beberapa kesepakatan-kesepakatan tadi telah kami dapatkan titik temu, tentunya untuk tata kelola bursa yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Friderica menegaskan pihaknya telah meminta jajaran direksi baru BEI untuk menunjukkan komitmen penuh dalam mendorong kemajuan pasar modal Indonesia.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kita harapkan dan kita minta mereka untuk berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk pengembangan bursa efek ke depan, mengedepankan tata kelola, dan melanjutkan reformasi integritas di pasar modal,” kata dia.

Menurut Friderica, aspek integritas dan tata kelola yang kuat menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan pasar modal nasional.

“Sehingga akan menjadi pasar modal yang semakin maju, semakin berkembang, dan bisa semakin menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ucapnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Di sisi lain, Jeffrey memastikan direksi BEI periode 2026–2030 akan meneruskan berbagai agenda reformasi yang telah berjalan di pasar modal. Ia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat transparansi serta integritas tata kelola.

“Serta terus melakukan pendalaman pasar, baik dari sisi demand maupun dari sisi supply sehingga ke depannya potensi BEI untuk menjadi bursa kelas dunia yang setara dengan bursa-bursa besar di dunia akan dapat kita wujudkan segera,” sambung dia.

Selain itu, BEI akan terus mendorong pengembangan pasar dari sisi permintaan maupun penawaran guna memperluas basis investor dan meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu