Mimpi Jadi Kenyataan, Pelajar Asal Pati Tembus Dua Kampus Bergengsi di Kanada

Inti berita

Lingkar.co – Mimpi Raferty Ratri Clarimond untuk menimba ilmu di luar negeri akhirnya menjadi kenyataan. Siswi SMAN 1 Pati asal Dukuh Sekarkurung, Desa…

Mimpi Jadi Kenyataan, Pelajar Asal Pati Tembus Dua Kampus Bergengsi di Kanada
Raferty Ratri Clarimond. Foto: Dok. Pribadi
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co – Mimpi Raferty Ratri Clarimond untuk menimba ilmu di luar negeri akhirnya menjadi kenyataan. Siswi SMAN 1 Pati asal Dukuh Sekarkurung, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, itu berhasil diterima di dua universitas ternama di Kanada, yakni University of Toronto dan University of British Columbia (UBC).

Prestasi tersebut menjadi buah dari perjuangan panjang Affe, sapaan akrabnya, yang sejak duduk di bangku SMA telah bercita-cita melanjutkan pendidikan di luar negeri.

"Sejak SMA saya ingin ikut program pertukaran pelajar ke Amerika, tetapi belum berhasil. Karena itu saya mencoba melanjutkan mimpi tersebut dengan mendaftar kuliah di Kanada," ujar Affe.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pada tahun 2026, Affe dinyatakan diterima di Program Social Sciences, Faculty of Arts and Sciences, University of Toronto. Tak hanya itu, ia juga lolos di Program Geography, Faculty of Arts and Sciences, University of British Columbia.

Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Affe mengaku harus beradaptasi dengan sistem pendaftaran perguruan tinggi luar negeri yang berbeda dengan di Indonesia. Proses pengajuan dokumen, pengisian data, hingga pemenuhan berbagai persyaratan menjadi tantangan tersendiri baginya.

"Awalnya cukup sulit karena harus memahami sistem pendaftaran kampus luar negeri. Banyak hal yang baru bagi saya, jadi perlu belajar dan menyesuaikan diri," katanya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Meski demikian, usaha tersebut terbayar saat surat penerimaan dari kedua universitas bergengsi itu tiba di emailnya.

"Senang sekali ketika menerima email penerimaan. Rasanya seperti mimpi yang akhirnya terwujud," ungkapnya.

Selain diterima di dua kampus Kanada, Affe sebenarnya juga telah mengamankan satu kursi di Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada Program Studi Geografi Lingkungan.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Namun kesempatan untuk menempuh pendidikan di luar negeri menjadi pengalaman yang ingin ia perjuangkan. Menurutnya, Kanada menawarkan lingkungan belajar yang kaya akan keberagaman budaya, bahasa, dan sudut pandang.

"Saya ingin belajar dari perspektif yang berbeda. Di Kanada banyak keberagaman budaya dan agama sehingga saya bisa mendapatkan pengalaman yang lebih luas," ujarnya.

Di balik pencapaiannya, Affe tidak hanya dikenal sebagai siswa berprestasi. Selama bersekolah di SMAN 1 Pati, ia aktif mengikuti berbagai organisasi, mulai dari Palang Merah Remaja (PMR), Rohani Islam (Rohis), hingga Forum Anak Kabupaten Pati (Foranti).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Dukungan keluarga dan sekolah juga menjadi faktor penting dalam perjalanan Affe meraih kampus impiannya. Pihak sekolah membantu melengkapi berbagai dokumen, mulai dari nilai akademik hingga surat rekomendasi yang dibutuhkan dalam proses pendaftaran.

Kini, Affe tengah mempersiapkan berbagai berkas lanjutan sembari mengikuti seleksi Beasiswa Garuda yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bekerja sama dengan LPDP.

Bagi Affe, keberhasilannya bukan hanya tentang diterima di kampus ternama dunia, tetapi juga bukti bahwa pelajar dari daerah dapat bersaing di tingkat internasional.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia pun berpesan kepada pelajar lain di Kabupaten Pati agar tidak ragu mengejar cita-cita setinggi mungkin.

"Kalau punya mimpi, jangan takut mencoba. Yang penting berusaha dulu. Jangan sampai menyesal karena tidak pernah mencoba," pesannya. (*)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Rekomendasi untuk kamu