Arsip Tag: Lawang Sewu

Pemkot Semarang Naikkan Tarif Wisata Saat Lebaran, Cek Daftarnya

Lingkar.co – Pemerintah Kota Semarang menaikkan tarif tiket masuk sejumlah destinasi wisata selama sepekan libur Lebaran 1447 Hijriah/2026.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk penyesuaian layanan untuk menghadapi lonjakan pengunjung selama musim liburan. Penyesuaian tarif ini telah diatur dalam peraturan daerah (Perda) dengan kenaikan yang dinilai tidak terlalu signifikan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, mengatakan salah satu contoh kenaikan tarif terjadi di Taman Lele yang sebelumnya Rp10.000 menjadi Rp13.000.

“Iya, harga tiket masuk wisata ada penyesuaian selama sepekan Lebaran. Destinasi lainnya juga ada penyesuaian tiket masuk,” ujarnya.

Selain penyesuaian tarif, Pemkot Semarang juga mendorong pengelola destinasi wisata untuk menghadirkan atraksi khusus guna menarik minat wisatawan selama libur Lebaran.

Beberapa agenda yang telah disiapkan antara lain Atraksi Mahakarya di Goa Kreo pada 27 Maret 2026 dan Sesaji Rewanda pada 28 Maret 2026.

Disbudpar mencatat kunjungan wisata selama Ramadan mengalami penurunan. Namun, pihaknya optimistis jumlah wisatawan akan meningkat saat libur Lebaran seiring berbagai persiapan yang dilakukan.

Untuk mendukung kenyamanan dan keamanan, Pemkot Semarang juga menggandeng aparat kepolisian serta menyiagakan Dinas Perhubungan Kota Semarang dalam pengaturan arus lalu lintas dan parkir di kawasan wisata.

“Masyarakat dipersilakan berlibur ke tempat wisata, restoran, atau hotel. Namun tetap menjaga kesehatan dan keamanan karena lokasi wisata diperkirakan ramai,” kata Indriyasari.

Daftar Tarif Wisata Semarang Saat Lebaran 2026

Berikut tarif terbaru sejumlah destinasi wisata di Kota Semarang:

  1. Goa Kreo – Rp15.500
  2. Kolam Keceh Sodong – Rp10.500
  3. Taman Lele – Rp13.000
  4. Hutan Wisata Tinjomoyo – Rp6.000
  5. Museum Kota Lama – Rp10.000
  6. Semarang Zoo – Rp30.000
  7. Lawang Sewu – Rp20.000
  8. Pantai Marina – Rp15.000
  9. Klenteng Sam Poo Kong – Rp25.000
  10. Maerakaca – Rp20.000
  11. Menara Masjid Agung Jawa Tengah – Rp10.000
  12. Manunggal Jati – Rp15.000
  13. Jungletoon – Rp45.000

Sementara sejumlah destinasi lain seperti Kota Lama Semarang, Awanncosta, Koetatoea, dan Makam Mbah Depok hanya memberlakukan biaya parkir. (Adv)

Antusias dan Khidmat, Ribuan Umat Muslim Laksanakan Salat Idul Adha di Lawang Sewu

Lingkar.co – Ribuan umat muslim antusias menunaikan Salat Idul adha 1446 Hijriah/2025 Masehi di halaman Museum Lawang Sewu, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (6/6/2025).

Takbir berkumandang sejak pagi, dilanjutkan dengan salat berjemaah dan khotbah yang berlangsung khidmat di bawah langit cerah Ibu Kota Jawa Tengah.

Ibadah dimulai sejak matahari terbit, menghadirkan suasana religius yang berpadu harmonis dengan keindahan arsitektur ikonik bangunan bersejarah peninggalan tahun 1864 itu.

Warga dari berbagai penjuru Kota Semarang tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai.

“Memang salah satu amanah yang diberikan kepada kami adalah pengelolaan Museum Lawang Sewu,” ujar Vice President of Asset Optimization PT KAI Wisata, Anton Poniman.

Anton menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan di Lawang Sewu merupakan bagian dari komitmen PT KAI Wisata dalam pengelolaan aset yang inklusif dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, ini sudah kesekian kali kami bisa berpartisipasi dan memberi manfaat, khususnya bagi masyarakat sekitar dan umumnya warga Kota Semarang,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa bangunan berarsitektur Belanda, yang kini telah berusia 161 tahun dan dirancang oleh Jacob K. Klinkhamer, secara rutin digunakan sebagai tempat berbagai kegiatan keagamaan lintas keyakinan.

Selain Salat Iduladha tahun ini, Lawang Sewu juga kerap menjadi lokasi Salat Idulfitri, peringatan Maulid Nabi, Isra Mikraj, hingga kebaktian Kenaikan Isa Almasih.

Bangunan yang dulunya merupakan kantor pusat Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), perusahaan kereta api swasta Hindia Belanda, kini telah bertransformasi menjadi ruang publik yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat lintas agama untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Silakan gunakan Lawang Sewu sebagai ruang publik yang bisa dimanfaatkan secara terbuka,” ujar Anton.

Ia berharap pelaksanaan Salat Iduladha tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati suasana dan fasilitas cagar budaya yang dimiliki Semarang ini.

“Selain menunaikan kewajiban sebagai umat, kami harap jemaah juga bisa menikmati lingkungan dan fasilitas yang ada di Lawang Sewu,” katanya.

Dengan pendekatan inklusif tersebut, Lawang Sewu tidak hanya menjadi simbol sejarah dan budaya, tetapi juga ruang sosial dan spiritual yang menyatukan masyarakat lintas agama di Kota Semarang.

“Ini baru pertama karena kemarin-kemarin itu mudik. Sekarang tidak mudik, jadi salat di sini saja,” ujar Vivi, salah satu jemaah yang tinggal di belakang Lawang Sewu.

Dara berusia 23 tahun itu mengaku sangat terkesan bisa menjalankan ibadah sekaligus menikmati destinasi bersejarah.

“Sekarang bisa ibadah, terus bisa foto-foto setelah salat. Apalagi gratis ya, biasanya kan ada tiket masuk. Ini mumpung gratis juga, jadi bisa dimanfaatin. Habis ini foto-foto dong,” ujarnya sambil tersenyum.

Libur Nataru, Kunjungi Wisata di Kota Semarang Berikut Ini

Lingkar.co – Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul dan berwisata bersama keluarga. Bagi warga Semarang atau pelancong di ibu kota Jawa Tengah, berikut ini daftar objek wisata yang layak anda kunjungi bersama keluarga:

  1. Taman Wilis
    Oase teduh di jantung kota Semarang, Taman Wilis cocok jadi tempat healing atau bersantai dari ketinggian.

Alamat: Jln. Wilis No. 3, Tegalsari, Candisari, Kota Semarang
Jam Buka: Senin – Minggu, 24 jam
Harga Tiket Masuk: Gratis

  1. Kota Lama Semarang

Mendapatkan julukan The Little Nederland, Kota Lama dulunya merupakan sentra perdagangan Belanda di Jawa Tengah selama abad ke-17 dan ke-18. Meski tidak ada kincir angin namun Anda bisa menikmati nuansa negara Kincir Angin, ada banyak bangunan cagar budaya dengan spot Instagramable di sini, bersiap banjir like!

Alamat: Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang
Jam Buka: Senin – Minggu, 24 jam
Harga Tiket Masuk: Gratis

  1. Lawang Sewu
    Tidak jauh dengan Kota Lama Semarang, tempat bersejarah satu ini pastinya cukup populer bagi pecinta sejarah bangsa. Meski mitos horor melekat pada bangunan ini, namun destinasi wisata yang ada di Semarang ini ternyata bisa juga jadi background cantik buat sesi foto. Tidak sedikit pula yang memanfaatkan untuk mengambil sesi prewedding dengan latar belakang jendela-jendelanya yang unik dan tanggga-tangga megah

Alamat: Jln. Pemuda No. 160, Sekayu, Semarang Tengah, Semarang
Jam Buka: Senin – Minggu, 08.00-20.00
Harga Tiket Masuk:
Dewasa: Rp30.000
Anak-anak: Rp10.000

  1. Museum Ronggolawe

Masih bernuansa sejarah, Museum Ranggawarsita memamerkan beragam koleksi tematik, merentang dari era prasejarah ke pusaka kuno.

Alamat: Jln. Abdulrahman Saleh No. 1, Kalibanteng Kidul, Semarang Barat, Semarang