Arsip Tag: wabub

Video Bagi-bagi Uang Viral di TikTok, Begini Tanggapan Wabub Blora

Lingkar.co – Video wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati sedang bagi-bagi uang viral di tiktok. Tak ayal, warga kota penghasil Jati pun heboh dibuatnya.

Menyikapi beredarnya video tersebut, Wabub Blora pun mengadakan konfrensi pers pada Selasa (10/10/2023) sore.

Dalam konferensi pers tersebut, Mbak Etik sapaan akrab Wabub Blora ini mengakui bahwa perempuan yang ada di dalam video itu memang benar dirinya.

Kendati demikian, dirinya menjelaskan, uang yang ia bagikan merupakan uang hasil iuran internal partainya. Sementara penerima uang adalah calon legislatif (caleg).

Menurutnya, pemberian uang tersebut dimaksudkan untuk operasional kegiatan.

Di lain sisi, Wabup juga menegaskan, saat itu dirinya hadir dalam Rakerda. Dan kapasitas dirinya di dalam Rakerda itu adalah sebagai bendahara DPC, bukan sebagai wakil Bupati.

“Saya sebagai bendahara DPC (Dewan Pimpinan Cabang) membagi uang gotong royong teman-teman untuk digunakan kegiatan komandante. Jadi sekali lagi, uang itu adalah uang partai, bukan uang negara dan bukan uang APBD,” tandasnya.

Ia lantas menjelaskan, kejadian tersebut setelah rapat kerja daerah PDIP Jawa Tengah di kota Semarang.

“Jadi, kejadian Itu acara kami di Semarang, tanggal 4 Oktober 2023 setelah kita Rakerda di DPD (Dewan Pimpinan Daerah). Yang datang saat itu ada 25 orang. Dan saya datang di situ sebagai bendahara DPC. Bukan sebagai wakil Bupati,” ucapnya.

Pihaknya, menegaskan bahwa, uang yang dia bagikan itu adalah bukan uang anggaran negara, melainkan uang partai. Dan, membagikan uang itu sesuai dengan hasil keputusan bersama dan sesuai apa yang disampaikan ketua DPC PDIP Blora.

“Kemudian setelah kita rapat, hasil dari DPD teman-teman sepakat uang itu untuk dibagi kembali. Uang itu uang reward hasil kami, artinya DPD mempunyai penilaian bahwa di Blora secara kinerja kami, partai sesuai dengan target. Kemudian kami juga sudah membuat pos gotong royong caleg-caleg di tiap dapil, dianggap Blora on progres,” terangnya.

“Itu kita mendapatkan reward Rp300 juta. Terus kemudian kita kembalikan ke komandan T bintang dua caleg kami, untuk DPRD kabupaten 22 orang. Satu orangnya 10 juta sesuai dengan kesepakatan,” terangnya kembali.

Sementara untuk uang reward itu, lanjut mbak Etik, sesuai kesepakatan rapat. Apapun itu merupakan hasil keputusan rapat bersama anggota. Kegunaannya antara lain untuk operasional caleg.

“Kemudian, isu yang lagi ramai di Kabupaten Blora adalah terkait dengan kekeringan. Akhirnya sama teman-teman, uang reward itu dibagikan untuk pengadaan air bersih di ampuan wilayah masing-masing. Dan kemarin yang ikut rapat adalah teman-teman dari caleg Blora saja,” ungkapnya.

“Uang reward itu adalah uang gotong royong yang dikumpulkan di DPD, kemudian sebagai salah satu pengembalian rewardnya ke kami. Untuk maksud uang gotong royong itu adalah mulai dari kami DPRD kabupaten, provinsi dan RI,” jelasnya.

Ia, juga menyebut bahwa, uang Rp300 juta tersebut belum tersalurkan semua, melainkan baru tersalurkan Rp220 juta kepada 22 caleg.

“Sisanya kami simpan untuk kegiatan selanjutnya, nanti apa hasilnya rapat,” bebernya.

Disinggung terkait penyebar Video tersebut apakah ada sanksi khusus dari partai, mbak Etik mengatakan, nantinya akan dilakukan rapat partai di DPC.

“Itu nanti akan kami bicarakan di jajaran struktural partai kami di DPC. Apakah itu memang harus kami berikan sanksi ataukah memang itu cukup sebagai pembelajaran pendewasaan sikap kita berpolitik,” jelasnya.

Terkait kerugian secara citra diri akibat ramainya video tersebut di medsos, ia tegaskan sudah selesai dengan adanya klarifikasi hari ini.

“Yang penting hari ini sudah kami lakukan klarifikasi yang benar sesuai apa yang kami lakukan. Dan, yang memvideokan itu calon caleg kami, berisinal ‘OO’,” sebutnya.

“Kalau hari ini sudah terklarifikasi Insya Allah kedepannya kami dari DPC PDIP Blora akan menyampaikan ke kader-kader kami untuk bagaimana membuat berita yang baik, menyampaikan informasi yang baik dan menyampaikan informasi yang benar,” tandasnya. (*)

Penulis: Lilik Yuliantoro
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Beri Pendidikan Politik Bagi Pelajar Blora, Wabub Pesan Jadilah Pemilih Pemula yang Cerdas

Lingkar.co – Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati berpesan kepada para pelajar agar menjadi pemilih pemula yang cerdas dan tidak sekedar ikut-ikutan. Dalam tahap sosialisasi ini, KPU telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT), diantaranya terdapat pelajar yang sudah memiliki hak pilih dalam Pemilu tahun 2024 mendatang.

“Jadilah pemilih pemula yang cerdas! Jangan memilih karena ikut-ikutan. Pahami dulu siapa yang akan dipilih,” kata Wabup.

Tri Yuli menuturkan hal itu dalam acara Ngobrol Bareng Forkopimda dan Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula di aula SMKN 1 Jepon, Blora, Jawa Tengah, Selasa (22/08/2023) pagi.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa siswa kelas X dan XI SMKN 1 Jepon yang merupakan pemilih pemula di Pemilu serentak 2024 mendatang menjadi penentu masa depan bangsa.

Maka dari itu, dirinya berharap para pelajar menggunakan hak pilihnya di pemilu mendatang dengan baik dan benar.

“Hak pilih adik-adik pemilih pemula yang menentukan arah bangsa ini di masa depan. Ayo tingkatkan dan salurkan hak pilih anak-anakku semua!,” ajaknya.

Mbak Etik, sapaan akrab Wabup lantas menerangkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menentukan nasib bangsa Indonesia di masa mendatang melalui politik.

‘’Kalau tidak berpartisipasi dalam politik, maka juga tidak akan memberikan warna untuk pembangunan bangsa ini. Jangan golput,” pintanya.

Lebih lanjut ia mengucapkan bahwa pemilih pada pesta demokrasi 2024 mendatang didominasi oleh Generasi Z.

‘’Para pemilih pemula harus cerdas dan tidak golput. Jangan sekedar ikut-ikutan ya!,’’ tandasnya.

“Kalian ini kan termasuk generasi Z. Yang hampir setiap jam memantau social media. Bisa sosmed untuk melihat calon para pemangku kebijakan mendatang,” urainya.

Ia juga meminta agar para pemilih pemula dapat menentukan pilihannya dengan menggali informasi terkait sosok maupun partai politik pilihan.

“Dengan menggali informasi secara lebih detail, baik kaitannya dengan program, riwayat pengalaman maupun kinerjanya. Termasuk visi dan misi yang diusung calon yang akan dipilih,” paparnya.

“Saya harap anak-anakku dalam menentukan pilihannya nanti bisa dengan mantap dan sudah punya gambaran. Tidak sekedar ikut-ikutan saja. Kalau punya medsos juga harus pandai memilah informasi, apakah itu hoaks atau bukan. Pilihan kalian nanti yang akan menentukan bagaimana bangsa ini kedepan,” pungkasnya.

Tidak lupa, Wabup juga memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan sampai jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sebagai langkah perjuangan menggapai cita-cita. (*)

Penulis: Lilik Yuliantoro
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat